Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Agustus 22, 2026

    Hadapi Kekeringan, Pemkot Maksimalkan Pompa Air hingga Irigasi

    Agustus 21, 2026

    HYROX Makin Diminati Perempuan, Olahraga Beban Tak Lagi Identik dengan Pria

    Agustus 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Jelang Pemilu ASN dan Non-ASN Diminta Netral
    Diskominfo Kaltim

    Jelang Pemilu ASN dan Non-ASN Diminta Netral

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJanuari 30, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni membuka Sosialisasi Netralitas ASN dan Non-ASN pada Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kaltim di Ruang Mandapa, lantai 5 Hotel Fugo Samarinda, Selasa (30/1/2024).

    Sekda Sri Wahyuni mengatakan aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN memiliki hak politik untuk memilih dan dipilih. Namun ketika memutuskan untuk dipilih maka harus bisa mengambil keputusan dan memilih apakah menjadi ASN/non-ASN atau berkarier di politik.

    “Badan Kesbangpol harus terus menyisir ini, jangan sampai ada ASN/non-ASN kita yang bermain dua kaki. Hidup ini pilihan, berani mengambil keputusan menjadi calon legislatif, harus berani memilih. Harus konsisten, memilih untuk menjadi ASN/non-ASN atau terlibat dalam kegiatan politik praktis,” tegas Sri Wahyuni.

    Sekda Sri meminta kepada peserta sosialisasi ini untuk benar-benar menyimak dan memahami apa yang disampaikan narasumber, sehingga bisa memastikan apa sih yang namanya netral itu.

    “Seorang ASN/non-ASN harus benar-benar tidak melakukan keberpihakan kepada salah satu pasangan calon. Terlebih di media sosial. Fokuslah pada pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita. Itu sudah kita lakukan dalam dua bulan terakhir di semua kanal media sosial. Kita harus menghindari gestur dan gimik terkait dengan simbol partai politik atau salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden. Hindari ini untuk tidak menjadi masalah di kemudian hari,” urai Sri.

    Sri Wahyuni berpesan agar ASN/non-ASN di lingkup Pemprov Kaltim yang jumlahnya sekitar 18 ribu, terdiri dari ASN (10 ribu) dan non-ASN (8 ribu) menjelang pemilihan umum pada 14 Februari 2024 mendatang untuk tetap menjaga sikap dan netralitas.

    “14 hari ke depan kita sudah akan memilih. Saya berharap ASN dan non-ASN menjadi contoh yang baik dalam pelaksanaan Pemilu 2024. Menahan diri untuk tidak aktif, misalkan dalam kondisi bertemu dengan salah satu caleg atau pasangan calon presiden dan wakil presiden di bandara, untuk tidak berswafoto atau apapun. Pengendalian diri yang kita perlukan. Sampaikan kepada teman-teman kita di lingkungan pekerjaan untuk tetap menjaga netralitas,” pesannya.

    Sebelumnya, Sekretaris Badan Kesbangpol Ahmad Firdaus Kurniawan mengungkapkan sosialisasi ini diharapkan menjadi solusi dari masalah krusial yang selalu muncul dalam setiap pelaksanaan pemilu, yaitu netralitas ASN/non-ASN. Dimana peserta diharapkan dapat memahami berbagai regulasi terkait ASN/non-ASN dalam pelaksanaan pemilu dengan tujuan utama setiap ASN/non-ASN dapat melaksanakan tata kelola pemerintahan yang bersih, netral dan bebas intervensi dari politik praktis.

    Tampak hadir, Kepala Badan Kesbangpol Kaltim Sufian Agus, Ketua Bawaslu Kaltim Hari Darmanto, Budiman (Fisip Unmul) dan Sutarwo (BKD Kaltim) yang bertindak selaku narasumber. Peserta sosialisasi terdiri dari perwakilan seluruh OPD lingkup Pemprov Kaltim, OPD yang menangani bidang kepegawaian dan Badan Kesbangpol kabupaten/kota se-Kaltim.

    ASN/NON ASN Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Beban Pertahankan Juara Umum, 57 Kafilah Kaltim Jalani TC Sebulan di Jakarta

    Agustus 9, 2026

    Pemprov Hidupkan Kembali Mal Lembuswana, Siapkan Revitalisasi dan Buka Peluang Investor

    Agustus 7, 2026

    Fiskal Tertekan, Belanja Prioritas Daerah Terancam Dikurangi

    Agustus 6, 2026

    Pemerintah Pusat Nunggak Kurang Salur Dana Transfer sekitar Rp2 Triliun, Pemprov Kaltim Siapkan Audiensi ke Kemenkeu

    Agustus 3, 2026

    Kuota Program Umrah Gratis Pemprov Kaltim Turun dari 880 Menjadi 14 Orang

    Juli 13, 2026

    Sekda Kaltim Saring Belanja OPD di Atas Rp10 Juta, Prioritaskan Anggaran Mendesak

    Juli 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Nur AjijahAgustus 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda sekaligus Ketua Fraksi PKS Arif Kurniawan…

    Hadapi Kekeringan, Pemkot Maksimalkan Pompa Air hingga Irigasi

    Agustus 21, 2026

    HYROX Makin Diminati Perempuan, Olahraga Beban Tak Lagi Identik dengan Pria

    Agustus 21, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026

    BMKG Prediksi Kemarau Masih Berlangsung hingga September, Samarinda Susun Rencana 30 Hari

    Agustus 21, 2026
    1 2 3 … 3,290 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.