Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Seribu Rumah Seribu Harapan, Kaltim Gaspol Perbaiki Hunian Warga di 2026

    Mei 7, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Mahasiswa Lakukan Aksi Simbolik, Pemprov Kaltim Sebut Tak Ada Undangan Resmi

    Mei 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Jalan Samarinda-Bontang Perlu Beton, Bukan Aspal
    DPRD Kaltim

    Jalan Samarinda-Bontang Perlu Beton, Bukan Aspal

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 15, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Subandi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Subandi, menyoroti kondisi jalan poros Samarinda-Bontang yang kembali mengalami kerusakan meski sempat diperbaiki pada tahun lalu.

    Dalam keterangannya di Kantor DPRD Provinsi Kaltim pada Senin, 14 Juli 2025, Subandi mengimbau agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan perencanaan yang lebih matang untuk memperbaiki jalan tersebut agar tahan terhadap beban kendaraan berat.

    “Jalan Samarinda-Bontang itu awalnya rusak parah. Tapi tahun kemarin sudah sempat diperbaiki. Hanya saja, saya melihat perbaikannya menggunakan aspal lagi, dan entah itu kualitasnya atau memang tidak sesuai dengan beban jalan itu sendiri,” kata Subandi.

    Ia menilai bahwa penggunaan aspal untuk jalan yang setiap hari dilintasi kendaraan bertonase besar tidaklah efektif. Akibatnya, jalan cepat kembali rusak dalam waktu singkat.

    “Kita ketahui bahwa jalan ini banyak sekali dilewati kendaraan berat. Kalau cuma diaspal, ya kita saksikan lagi kerusakannya. Baru diperbaiki, rusak lagi. Itu yang terjadi,” ujarnya.

    Subandi juga menyinggung bahwa Gubernur Kaltim sendiri baru saja merasakan langsung kondisi jalan tersebut saat melakukan kunjungan kerja (kunker) dari 12 Juli hingga 14 Juli 2025. Rute perjalanan darat itu dimulai dari Samarinda, melintasi Muara Badak dan Marangkayu di Kabupaten Kutai Kartanegara, menuju Bontang dan Sangatta.

    “Pak Gubernur sendiri sudah menikmati jalan itu.. Begitu jalan baru dikerjakan, kemudian rusak lagi. Harusnya ini jadi perhatian serius,” tegas Subandi.

    Ia menekankan bahwa perbaikan ke depan harus menggunakan pendekatan teknis yang memperhitungkan daya tahan terhadap beban kendaraan berat. Salah satu solusinya, menurutnya, adalah penggunaan beton sebagai material utama, bukan aspal.

    “Saya mengimbau kepada PUPR untuk selanjutnya, kalau harus diperbaiki, dibuat perencanaan yang matang. Jangan sampai diperbaiki, rusak lagi. Kalau memang tidak pakai beton, dan tetap ingin pakai aspal, ya pikirkan jenis aspal yang seperti apa yang mampu menopang beban kendaraan berat,” katanya.

    Menurut Subandi, ketidaktepatan dalam perencanaan teknis bukan hanya menghamburkan anggaran, tapi juga membahayakan pengguna jalan.

    “Saya baru-baru ini ke Kutim, dan jalannya memang banyak lubang lagi. Padahal aspalnya masih tergolong baru. Ini harus jadi evaluasi menyeluruh. Jangan sampai perbaikan jalan malah jadi pekerjaan yang tak ada habisnya,” pungkasnya.

    Subandi berharap agar Dinas PUPR Provinsi Kaltim segera melakukan evaluasi teknis dan memastikan setiap proyek jalan memiliki kualitas serta daya tahan yang sesuai dengan fungsi jalan tersebut sebagai jalur logistik utama di wilayah Kaltim.

    Ia menyarankan agar Dinas PUPR Kaltim bisa memberi catatan masalah ini kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, ruas jalan itu adalah jalan nasional (APBN).

    Dinas PUPR Kaltim Kunker Subandi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    Bankeu Terancam Hilang, DPRD Kaltim Minta Tetap Dipertahankan Demi Aspirasi Daerah

    April 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Seribu Rumah Seribu Harapan, Kaltim Gaspol Perbaiki Hunian Warga di 2026

    Ratu ArifanzaMei 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya memperbaiki kualitas hidup masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) kini masuk ke ruang…

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Mahasiswa Lakukan Aksi Simbolik, Pemprov Kaltim Sebut Tak Ada Undangan Resmi

    Mei 6, 2026

    Dinamika di Balik Rp288,5 Miliar, Gratispol Fokuskan Tepat Sasaran

    Mei 6, 2026

    Dari Samarinda untuk Indonesia, PKN II Angkatan X Targetkan Lahirkan Pemimpin Transformasional

    Mei 6, 2026
    1 2 3 … 3,089 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.