Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Patok Baru Ditemukan Usai Karhutla, BPBD Samarinda Soroti Dugaan Pembukaan Lahan

    Oktober 24, 2026

    Penataan Polder Air Hitam Belum Jelas, Kecamatan Usulkan Pengelolaan Sementara

    Oktober 24, 2026

    Perkuat Peran Kader, Puskesmas Mangkupalas Dorong Posyandu Lebih Nyaman dan Berkualitas

    Oktober 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Iswandi Soroti Ribuan Kios Pasar Pagi Belum Optimal, Ekonomi Pedagang Jadi Perhatian
    DPRD Samarinda

    Iswandi Soroti Ribuan Kios Pasar Pagi Belum Optimal, Ekonomi Pedagang Jadi Perhatian

    Andika SaputraBy Andika SaputraSeptember 1, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II Dprd Kota Samarinda, Iswandi saat berdialog bersama pedagang pasar pagi (Dok/Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemanfaatan kios di Pasar Pagi Samarinda masih menjadi perhatian setelah sejumlah pedagang diketahui memiliki lebih dari satu kios, tetapi tidak seluruhnya dapat dioperasikan.

    Kondisi tersebut dinilai perlu dicarikan solusi agar aktivitas perdagangan di Pasar Pagi semakin optimal. Hal itu disampaikan Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Iswandi.

    Diketahui, dari sekitar 2.500 kios yang tersedia, berdasarkan peninjauan sebelumnya masih terdapat sekitar 1.500 kios yang belum terisi.

    Meski demikian, ia menyebut angka tersebut perlu diperbarui karena informasi terbaru menunjukkan jumlah kios kosong telah berkurang. Untuk memastikan kondisi terkini, pihaknya akan meminta data terbaru kepada pengelola.

    “Kita akan minta data konkretnya. Karena memang ada satu pedagang yang punya dua sampai tiga kios, dan di lantai yang berbeda,” ujar Iswandi, Selasa, 1 September 2026.

    Menurut Iswandi, kepemilikan beberapa kios di lantai berbeda tidak serta-merta membuat seluruhnya dapat dibuka. Pedagang harus mempertimbangkan biaya operasional, termasuk kebutuhan tenaga untuk menjaga setiap kios.

    Terlebih, omzet yang diperoleh di sejumlah lantai belum tentu mampu menutup biaya operasional tersebut. Kondisi itu membuat sebagian pedagang memilih hanya mengaktifkan kios yang dinilai lebih potensial.

    “Yang lantai tiga saja enggak laku, omzet-nya sehari belum tentu laku. Sehari kadang enggak terjual. Kalau dia memaksakan buka yang lain lagi kan ada cost yang harus dikeluarkan, minimal yang jaga kan karyawan,” jelasnya.

    Melihat kondisi tersebut, Iswandi menyebut perlu ada pembahasan mengenai pola pemanfaatan kios. Salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan yakni menggabungkan penggunaan dua kios atau melakukan penataan kembali agar ruang perdagangan yang tersedia lebih efektif.

    Menurutnya, persoalan tersebut tidak semata berkaitan dengan jumlah kios yang kosong, tetapi bagaimana keberadaan kios mampu menunjang keberlangsungan usaha pedagang.

    Ia berharap penataan tersebut dapat membuat aktivitas perdagangan lebih terkonsentrasi dan mendorong peningkatan transaksi di dalam Pasar Pagi.

    “Intinya kita mau bicara ke depan bagaimana Pasar Pagi ini bisa ramai, ekonomi bergerak, pedagang senyum, pembeli juga ramai,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Abdul Rohim Usulkan Dana Perbaikan Infrastruktur untuk Atasi Krisis Air Bersih Samarinda

    Oktober 24, 2026

    Perda Pariwisata Samarinda Ditargetkan Rampung Desember 2026

    Oktober 24, 2026

    Keterbatasan Lahan Jadi Tantangan Pembangunan 59 Kopdes di Samarinda

    Oktober 24, 2026

    Pedagang Air Hitam Hampir 200, DPRD Samarinda Dorong Penataan di Bawah Diskumindag

    Oktober 23, 2026

    Dewan Soroti Koperasi Merah Putih yang Belum Berdampak pada Ekonomi Warga

    Oktober 23, 2026

    DPRD Samarinda Awasi Janji Kompensasi Hotel di Samanhudi, Sidak Perizinan Disiapkan

    Oktober 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Patok Baru Ditemukan Usai Karhutla, BPBD Samarinda Soroti Dugaan Pembukaan Lahan

    SintaOktober 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kemunculan patok-patok baru di sejumlah lahan yang terbakar memunculkan pertanyaan mengenai aktivitas…

    Penataan Polder Air Hitam Belum Jelas, Kecamatan Usulkan Pengelolaan Sementara

    Oktober 24, 2026

    Perkuat Peran Kader, Puskesmas Mangkupalas Dorong Posyandu Lebih Nyaman dan Berkualitas

    Oktober 24, 2026

    Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran, Kelurahan Selili Fasilitasi Reviu APIP

    Oktober 24, 2026

    Transfer Pusat Turun 43,38 Persen, Pemkot Samarinda Dituntut Jaga Perputaran Ekonomi Daerah

    Oktober 24, 2026
    1 2 3 … 3,405 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.