Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kenali 3 Tanaman Indoor yang Berpotensi Menyerap Polutan di Dalam Rumah

    Oktober 18, 2026

    Diet Tanpa Tersiksa, Haruskah Beralih ke Minuman Diet atau Cukup Air Putih?

    Oktober 18, 2026

    Cari Kerja di Samarinda Makin Mudah, Disnaker Luncurkan Sistem Pencocokan Kompetensi

    Oktober 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Iswandi Soroti Ribuan Kios Pasar Pagi Belum Optimal, Ekonomi Pedagang Jadi Perhatian
    DPRD Samarinda

    Iswandi Soroti Ribuan Kios Pasar Pagi Belum Optimal, Ekonomi Pedagang Jadi Perhatian

    Andika SaputraBy Andika SaputraSeptember 1, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II Dprd Kota Samarinda, Iswandi saat berdialog bersama pedagang pasar pagi (Dok/Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemanfaatan kios di Pasar Pagi Samarinda masih menjadi perhatian setelah sejumlah pedagang diketahui memiliki lebih dari satu kios, tetapi tidak seluruhnya dapat dioperasikan.

    Kondisi tersebut dinilai perlu dicarikan solusi agar aktivitas perdagangan di Pasar Pagi semakin optimal. Hal itu disampaikan Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Iswandi.

    Diketahui, dari sekitar 2.500 kios yang tersedia, berdasarkan peninjauan sebelumnya masih terdapat sekitar 1.500 kios yang belum terisi.

    Meski demikian, ia menyebut angka tersebut perlu diperbarui karena informasi terbaru menunjukkan jumlah kios kosong telah berkurang. Untuk memastikan kondisi terkini, pihaknya akan meminta data terbaru kepada pengelola.

    “Kita akan minta data konkretnya. Karena memang ada satu pedagang yang punya dua sampai tiga kios, dan di lantai yang berbeda,” ujar Iswandi, Selasa, 1 September 2026.

    Menurut Iswandi, kepemilikan beberapa kios di lantai berbeda tidak serta-merta membuat seluruhnya dapat dibuka. Pedagang harus mempertimbangkan biaya operasional, termasuk kebutuhan tenaga untuk menjaga setiap kios.

    Terlebih, omzet yang diperoleh di sejumlah lantai belum tentu mampu menutup biaya operasional tersebut. Kondisi itu membuat sebagian pedagang memilih hanya mengaktifkan kios yang dinilai lebih potensial.

    “Yang lantai tiga saja enggak laku, omzet-nya sehari belum tentu laku. Sehari kadang enggak terjual. Kalau dia memaksakan buka yang lain lagi kan ada cost yang harus dikeluarkan, minimal yang jaga kan karyawan,” jelasnya.

    Melihat kondisi tersebut, Iswandi menyebut perlu ada pembahasan mengenai pola pemanfaatan kios. Salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan yakni menggabungkan penggunaan dua kios atau melakukan penataan kembali agar ruang perdagangan yang tersedia lebih efektif.

    Menurutnya, persoalan tersebut tidak semata berkaitan dengan jumlah kios yang kosong, tetapi bagaimana keberadaan kios mampu menunjang keberlangsungan usaha pedagang.

    Ia berharap penataan tersebut dapat membuat aktivitas perdagangan lebih terkonsentrasi dan mendorong peningkatan transaksi di dalam Pasar Pagi.

    “Intinya kita mau bicara ke depan bagaimana Pasar Pagi ini bisa ramai, ekonomi bergerak, pedagang senyum, pembeli juga ramai,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    DPRD Ingatkan Aspirasi Reses Harus Masuk Musrenbang agar Tak Tertolak SIPD

    Oktober 17, 2026

    DPRD Soroti Masalah Lahan Jalan Pelita Merdeka, Administrasi Dinilai Tak Tuntas

    Oktober 16, 2026

    Sri Puji Ungkap Kendala Pendidikan Loa Kumbar, dari MBG hingga Tunjangan Guru

    Oktober 16, 2026

    Lahan Pemkot yang Menganggur Diusulkan Jadi TPU di Samarinda

    Oktober 15, 2026

    DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Pemprov Bersinergi soal Pembangunan RSUD AMS II

    Oktober 15, 2026

    Raperda Penyelamatan Kebakaran Samarinda Rampung Dibahas, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Oktober 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kenali 3 Tanaman Indoor yang Berpotensi Menyerap Polutan di Dalam Rumah

    AminahOktober 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Udara di dalam rumah tidak selalu bersih meski ruangan terlihat rapi dan…

    Diet Tanpa Tersiksa, Haruskah Beralih ke Minuman Diet atau Cukup Air Putih?

    Oktober 18, 2026

    Cari Kerja di Samarinda Makin Mudah, Disnaker Luncurkan Sistem Pencocokan Kompetensi

    Oktober 18, 2026

    Tak Hanya Menang atau Kalah, Andi Harun Soroti Pentingnya Mediasi dalam Penegakan Hukum

    Oktober 18, 2026

    Wawali Saefuddin Dorong Kaltim Bershalawat Rutin Digelar

    Oktober 18, 2026
    1 2 3 … 3,391 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.