Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kenali 3 Tanaman Indoor yang Berpotensi Menyerap Polutan di Dalam Rumah

    Oktober 18, 2026

    Diet Tanpa Tersiksa, Haruskah Beralih ke Minuman Diet atau Cukup Air Putih?

    Oktober 18, 2026

    Cari Kerja di Samarinda Makin Mudah, Disnaker Luncurkan Sistem Pencocokan Kompetensi

    Oktober 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Diet Tanpa Tersiksa, Haruskah Beralih ke Minuman Diet atau Cukup Air Putih?
    Lifestyle

    Diet Tanpa Tersiksa, Haruskah Beralih ke Minuman Diet atau Cukup Air Putih?

    AminahBy AminahOktober 18, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi minuman diet dan air putih yang kerap menjadi pilihan saat seseorang berupaya menurunkan berat badan. (Foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Mengurangi minuman manis sering menjadi langkah awal bagi orang yang ingin menurunkan berat badan. Namun, saat dihadapkan pada pilihan air putih atau minuman diet berlabel rendah kalori, sebagian orang masih bertanya-tanya, mana yang lebih efektif?

    Penelitian selama dua tahun terhadap 493 orang dewasa dengan kelebihan berat badan atau obesitas menunjukkan bahwa mengganti minuman dengan air putih maupun minuman diet sama-sama dapat dilakukan dalam program penurunan berat badan. Namun, penelitian tersebut tidak menemukan bukti statistik yang cukup kuat bahwa salah satunya lebih unggul.

    Dalam uji coba SWITCH, peserta dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok mengonsumsi air putih, sedangkan kelompok lainnya mengonsumsi minuman diet yang menggunakan pemanis nonnutritif, seperti aspartam, asesulfam-K, atau sukralosa.

    Setelah 104 minggu, berat badan peserta yang mengonsumsi minuman diet turun rata-rata 4,8 kilogram. Adapun peserta yang mengonsumsi air putih mengalami penurunan rata-rata 3,7 kilogram.

    Selisih hasil tersebut tidak signifikan secara statistik. Karena itu, angka penurunan berat badan yang lebih besar pada kelompok minuman diet tidak bisa dijadikan dasar untuk menyatakan bahwa minuman tersebut lebih ampuh.

    Temuan ini memberi gambaran bahwa orang yang sedang mengurangi konsumsi gula tidak selalu harus langsung menghindari semua minuman berperisa. Minuman diet bisa menjadi alternatif bagi sebagian orang, terutama untuk membantu mengurangi asupan gula dari minuman sehari-hari.

    Namun, pilihan tersebut tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan pola makan secara keseluruhan.

    Minuman rendah kalori tidak otomatis membuat berat badan turun. Jika asupan kalori dari makanan tetap berlebihan dan aktivitas fisik minim, mengganti minuman saja belum tentu menghasilkan perubahan yang diharapkan.

    Sebaliknya, air putih tidak mengandung kalori sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tanpa menambah asupan energi dari minuman.

    Penelitian itu juga mencatat perbaikan pada sejumlah indikator kesehatan di kedua kelompok, termasuk lingkar pinggang dan pinggul, komposisi tubuh, tekanan darah, serta kolesterol.

    Profesor Joanne Harrold dari Universitas Liverpool menilai hasil penelitian tersebut tidak mendukung anggapan bahwa pemanis nonnutritif secara otomatis memicu peningkatan berat badan atau mengganggu pengaturan nafsu makan.

    Meski demikian, temuan ini tidak menjawab seluruh pertanyaan tentang dampak konsumsi pemanis buatan dalam jangka panjang. Penelitian tersebut tidak dirancang untuk menilai semua kemungkinan pengaruhnya terhadap kesehatan hati, mikrobioma usus, maupun risiko penyakit kardiovaskular.

    Sumber pendanaan penelitian juga perlu diperhatikan. Uji coba SWITCH menerima dukungan dari American Beverage Association. Informasi ini menjadi bagian dari transparansi penelitian, meski tidak serta-merta membuktikan bahwa hasilnya tidak dapat dipercaya.

    Selain itu, peserta menjalani program pengelolaan berat badan terstruktur. Hasilnya karena itu tidak bisa langsung disamakan dengan kondisi masyarakat yang hanya mengganti minuman tanpa mengubah kebiasaan lainnya.

    Bagi masyarakat yang sedang menjalani diet, keputusan memilih air putih atau minuman diet sebaiknya tidak hanya didasarkan pada klaim penurunan berat badan.

    Air putih dapat menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan sehari-hari. Sementara itu, minuman diet bisa dipertimbangkan sebagai alternatif untuk mengurangi konsumsi gula tambahan, dengan tetap memperhatikan komposisi produk dan jumlah konsumsinya.

    Hal yang tidak kalah penting adalah menjaga pola makan seimbang, rutin beraktivitas fisik, dan membangun kebiasaan yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

    Alih-alih mencari satu jenis minuman yang dianggap paling ampuh, keberhasilan menurunkan berat badan lebih bergantung pada keseluruhan pola hidup yang dijalankan secara konsisten.

     

    Air Putih Artikel Diet
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Kenali 3 Tanaman Indoor yang Berpotensi Menyerap Polutan di Dalam Rumah

    Oktober 18, 2026

    BIFF 2026 Jadi Panggung Regenerasi Desainer Muda dan Penggerak Ekonomi Kreatif Kaltim

    Oktober 5, 2026

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    September 27, 2026

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Mager dan Sembelit: Mengapa Aktivitas Fisik Sangat Menentukan Kelancaran Pencernaan?

    September 20, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kenali 3 Tanaman Indoor yang Berpotensi Menyerap Polutan di Dalam Rumah

    AminahOktober 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Udara di dalam rumah tidak selalu bersih meski ruangan terlihat rapi dan…

    Diet Tanpa Tersiksa, Haruskah Beralih ke Minuman Diet atau Cukup Air Putih?

    Oktober 18, 2026

    Cari Kerja di Samarinda Makin Mudah, Disnaker Luncurkan Sistem Pencocokan Kompetensi

    Oktober 18, 2026

    Tak Hanya Menang atau Kalah, Andi Harun Soroti Pentingnya Mediasi dalam Penegakan Hukum

    Oktober 18, 2026

    Wawali Saefuddin Dorong Kaltim Bershalawat Rutin Digelar

    Oktober 18, 2026
    1 2 3 … 3,391 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.