Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RTLH Harus Diintervensi Guna Dukung Percepatan Penurunan Stunting

    Juni 10, 2026

    Piala Dunia 2026 Dongkrak Antusiasme Warga, Warkop Siap Jadi Tempat Nobar

    Juni 10, 2026

    Patuh Pada Partai, PAN Klaim Tak Hadiri Sidang Paripurna Hak Angket

    Juni 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Ismed Tegaskan Makan Berlemak Saat Lebaran Aman, Asal Tak Berlebihan
    Kesehatan

    Ismed Tegaskan Makan Berlemak Saat Lebaran Aman, Asal Tak Berlebihan

    RidhoBy RidhoMaret 25, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda, Ismed Kusasih saat memberika imbauan (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda Ismed Kusasih menyebutkan, konsumsi makanan berlemak dan berminyak selama momen Lebaran tidak serta-merta menyebabkan lonjakan signifikan penyakit seperti kolesterol, asam urat, maupun hipertensi.

    Hal ini disampaikan Ismed saat menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait pola makan yang cenderung berlebihan selama libur panjang.

    Menurutnya, potensi peningkatan kasus tetap ada, namun diperkirakan tidak signifikan karena sebagian besar masyarakat, khususnya yang memiliki riwayat penyakit, sudah memahami cara menjaga kondisi kesehatannya.

    “Nanti kita lihat ya. Kalaupun terjadi peningkatan ya mungkin tidak signifikan. Karena mereka sudah tahu, apalagi yang sudah menderita diabetes atau hipertensi, pasti sudah disampaikan dan mereka mengetahui bahwa harus menjaga,” ujar Ismed Rabu, 25 Maret 2026.

    Ia menjelaskan, Dinkes terus memantau perkembangan penyakit melalui sistem surveilans yang mengumpulkan data dari berbagai fasilitas layanan kesehatan, seperti puskesmas dan rumah sakit. Data tersebut menjadi acuan untuk melihat tren peningkatan penyakit pasca libur Lebaran.

    “Makanya di kesehatan itu ada namanya surveilans penyakit. Data itu kita dapatkan dari laporan fasilitas kesehatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Ismed juga membagikan tips sederhana kepada masyarakat untuk mencegah munculnya penyakit setelah libur panjang, yakni dengan tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan maupun minuman.

    “Tips kesehatan yang paling enak itu sebenarnya sederhana, yaitu jangan melampaui batas. Apa pun yang kita konsumsi, termasuk makanan berlemak, jangan berlebihan. Itu yang paling utama,” tegasnya.

    Ia menambahkan setiap jenis makanan memiliki batas konsumsi yang cukup, sebaiknya diperhatikan oleh masyarakat. Dengan menjaga pola makan yang seimbang, risiko munculnya penyakit dapat ditekan.

    Melalui Dinkes Samarinda, ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat pasca Lebaran, termasuk mengontrol asupan makanan, rutin beraktivitas fisik, serta memeriksakan kesehatan secara berkala, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit.

    Dinkes Ismed Kusasih pola makan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Peserta Gratispol Boleh Naik Kelas, tapi Perawatan Diusulkan Tak Lagi Ditanggung APBD

    Juni 10, 2026

    Pasien Tetap Berhak Dijamin BPJS Kesehatan, Meski Menolak Tindakan Medis Tertentu

    Juni 9, 2026

    Perbedaan Susu Pasteurisasi dan Susu UHT yang Perlu Diketahui, Konsumen Jangan Salah Pilih

    Juni 6, 2026

    Kasus TBC dan HIV di Samarinda Terus Meningkat, Penanganan Kesehatan Masih Jadi Tantangan

    Juni 6, 2026

    RSUD IA Moeis Tambah Kapasitas Ruang Isolasi TBC dan HIV dari 6 Menjadi 10 Tempat Tidur

    Juni 5, 2026

    Dokter Favorit Berpotensi Tingkatkan Risiko Kelelahan, Dapat Mempengaruhi Kualitas Layanan

    Juni 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RTLH Harus Diintervensi Guna Dukung Percepatan Penurunan Stunting

    R’syaJuni 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Timur (Kaltim) Sunarto menegaskan perbaikan rumah tidak layak…

    Piala Dunia 2026 Dongkrak Antusiasme Warga, Warkop Siap Jadi Tempat Nobar

    Juni 10, 2026

    Patuh Pada Partai, PAN Klaim Tak Hadiri Sidang Paripurna Hak Angket

    Juni 10, 2026

    Tak Ikut Paripurna Angket, Sarkowi Konsisten Pilih Interpelasi

    Juni 10, 2026

    Peserta Gratispol Boleh Naik Kelas, tapi Perawatan Diusulkan Tak Lagi Ditanggung APBD

    Juni 10, 2026
    1 2 3 … 3,136 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.