Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Guru Swasta Kaltim Terancam Terima Insentif Rp400 Ribu, Penerima Bakal Dikurangi

    July 28, 2026

    Wagub Kaltim Imbau Santri Buka Suara Jika Ada Pimpinan Ponpes Menyimpang Segera Laporkan

    July 28, 2026

    Kaltim Deklarasikan Gernas RANA, Upaya Pulihkan Kepercayaan Publik terhadap Pesantren

    July 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Insiden Tongkang Cium Jembatan Mahulu, Akibatnya Fender Miring dan Pilar Retak
    Samarinda

    Insiden Tongkang Cium Jembatan Mahulu, Akibatnya Fender Miring dan Pilar Retak

    RidhoBy RidhoJanuary 25, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kabid Bina Marga PUPR Kaltim, Muhran
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda-Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (DPUPR-Pera) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan, adanya kerusakan pada fender jembatan serta pilar Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), setelah insiden tabrakan tongkang batu bara yang terjadi pada Minggu, 25 Januari 2026 pagi.

    Teks: Tongkang yang Menabrak Jembatan Mahulu

    Kepala Bidang Bina Marga DPUPR-Pera Kaltim, Muhammad Muhran, menyampaikan pihaknya melakukan peninjauan lapangan setelah menerima informasi awal yang beredar di media sosial serta laporan dari masyarakat. Sekitar pukul 10.00 WITA, tim PUPR-Pera bersama konsultan teknis turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

    “Setelah memperoleh informasi dari media sosial, kami langsung melaporkannya kepada pimpinan dan segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan kajian lapangan,” ujar Muhran usai peninjauan, Minggu, 25 Januari 2026.

    Menurutnya pada hasil pemeriksaan awal, bahwa Tongkang Marine Power 3066 menabrak salah satu safety fender jembatan dari arah Samarinda menuju Loa Buah. Fender yang terdampak terlihat mengalami kemiringan, retak, serta kerusakan berupa gompal pada beberapa bagian.

    “Dari tiga fender yang berada di sisi Samarinda–Loa Buah, satu fender yang berada di posisi paling depan mengalami benturan. Secara visual terlihat adanya retakan dan bagian yang terkelupas,” jelasnya.

    Tidak hanya fender, struktur pilar jembatan juga dilaporkan mengalami dampak. Pilar nomor 8 dan 9 ditemukan memiliki bekas goresan serta retak akibat benturan tongkang tersebut.

    “Selain fender, pilar 8 dan pilar 9 turut terdampak. Terdapat bekas gesekan dan kerusakan pada bagian pilar,” ungkap Muhran.

    Kemudian saat ini, tim konsultan tengah melakukan pengukuran geometri untuk memastikan kondisi struktur jembatan pascainsiden. Pemeriksaan difokuskan pada kemiringan pilar, keretaan lantai jembatan, kondisi expansion joint, trotoar, serta parapet.

    “Pengukuran geometri masih berlangsung. Pemeriksaan awal dilakukan secara visual untuk memastikan pilar tetap tegak lurus dan elemen lainnya dalam kondisi rata. Hasil pastinya akan diketahui setelah laporan pengukuran selesai,” ujarnya.

    Muhran menambahkan, sebelumnya DPUPR-Pera Kaltim telah melaksanakan uji dinamis terhadap Jembatan Mahulu sekitar satu pekan lalu. Namun, dengan terjadinya insiden tabrakan ketiga ini, hasil uji tersebut akan dievaluasi kembali.

    “Kejadian ini tentu memengaruhi kondisi atau kesehatan jembatan. Hasil uji dinamis sebelumnya sebenarnya hampir rampung, tetapi dengan adanya tabrakan ketiga, kami akan meninjau ulang hasil pengukuran geometri. Hasil akhirnya akan kami sampaikan kepada publik,” katanya.

    Ia juga menyoroti tingginya risiko di sisi Loa Buah, mengingat pilar jembatan di area tersebut saat ini tidak lagi dilengkapi fender pelindung.

    “Di sisi Loa Buah, pilar sudah tidak memiliki fender, sehingga risikonya lebih besar. Sementara di sisi Samarinda masih terdapat tiga fender. Kami berharap kejadian serupa tidak kembali terulang,” tegasnya.

    Terkait lalu lintas di atas jembatan, DPUPR-Pera Kaltim masih memberlakukan pembatasan bagi kendaraan berat. Kendaraan dengan muatan di bawah 8 ton masih diizinkan melintas, sedangkan kendaraan dengan beban di atas 8 ton belum direkomendasikan.

    “Sebagaimana yang telah kami sampaikan sebelumnya, kendaraan dengan muatan di bawah 8 ton masih diperbolehkan melintas. Untuk kendaraan di atas 8 ton, sementara ini belum kami rekomendasikan,” jelas Muhran.

    Ia juga membuka kemungkinan diberlakukannya penutupan total atau rekayasa lalu lintas lanjutan, namun keputusan tersebut masih menunggu hasil koordinasi dengan instansi terkait.

    “Kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan KSOP, Pelindo, serta pihak-pihak terkait lainnya. Keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

    Batu bara DPUPR Mahulu Tabrakan Tongkang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    July 20, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    July 19, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    July 17, 2026

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    July 15, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    July 14, 2026

    Gandeng Distributor Grosir, Bazar Sekolah Samarinda Ulu Permudah Wali Murid Penuhi Kebutuhan Sekolah

    July 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Guru Swasta Kaltim Terancam Terima Insentif Rp400 Ribu, Penerima Bakal Dikurangi

    SittiJuly 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ribuan guru swasta di Kalimantan Timur berpotensi menerima insentif yang lebih kecil…

    Wagub Kaltim Imbau Santri Buka Suara Jika Ada Pimpinan Ponpes Menyimpang Segera Laporkan

    July 28, 2026

    Kaltim Deklarasikan Gernas RANA, Upaya Pulihkan Kepercayaan Publik terhadap Pesantren

    July 28, 2026

    Andi Harun: Samarinda Maju Tak Boleh Kehilangan Identitas Budaya

    July 28, 2026

    Efisiensi Anggaran Jadi Pemicu Pertumbuhan Ekonomi Samarinda Melambat ke 6,22 Persen

    July 27, 2026
    1 2 3 … 3,243 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.