Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Labkesda Samarinda Terbaik Se-Indonesia, Puskesmas BLUD Dominasi Layanan Publik

    April 15, 2026

    28 BLUD Kesehatan Terbentuk, Dinkes Samarinda Perkuat Layanan Publik

    April 15, 2026

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Ingin Hasil Panen Berkualitas, DKP3 Berikan Rahasia Gunakan Bahan Alami
    Diskominfo Bontang

    Ingin Hasil Panen Berkualitas, DKP3 Berikan Rahasia Gunakan Bahan Alami

    MartinusBy MartinusNovember 15, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : yuli – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Dalam melakukan cocok tanam, ada beberapa unsur yang harus diperhatikan, untuk mendapatkan hasil panen yang sehat dan berkualitas.

    Tidak banyak para petani yang menggunakan pupuk organik, padahal manfaatnya bagi tanaman sangat luar biasa. Sebagian petani memilih menggunakan pupuk kimia lantaran instan tanpa harus mengolah dan menunggu proses pembuatan seperti pupuk organik.

    Staf Seksi Perlindungan Tanaman DKP3 Bontang, Paestri mengatakan, pertanian organik adalah teknik budidaya pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan-bahan kimia buatan pabrik. Tujuan utama pertanian organik adalah menyediakan produk pertanian, terutama bahan pangan yang aman bagi kesehatan produsen dan konsumen serta tidak merusak lingkungan.

    “Lembaga internasional saja saat ini sudah mengisyaratkan jaminan bahwa produk pertanian harus beratribut aman dikonsumsi, kandungan nutrisi tinggi, dan ramah lingkungan,” terangnya jumat (15/11/2019)

    Paestri memaparkan, ada enam kelompok tumbuhan yang memiliki potensi menjadi bahan pestisida nabati. Yakni kelompok tumbuhan insektisida nabati pengendali hama, seperti bengkoang, serai, sirsak, dan srikaya. Kelompok tumbuhan antraktan bisa menyerupai sex pheormon pada serangga betina dan bertugas menarik serangga jantan khususnya hama lalat buah. Seperti daun kemangi dan selasih.

    Kelompok tumbuhan rodentisida nabati. Jenis tumbuhan ini sering digunakan sebagai penekan kelahiran dan merancuninya. Contohnya seperti gadung racun.

    Kelompok tumbuhan molluskisida nabati. Tumbuhan ini menghasilkan pestisida pengendali hama keong. Contoh tumbuhannya adalah daun sembung dan akar tuba.

    Kelompok tumbuhan fungisida nabati. Merupakan kelompok tumbuhan yang digunakan untuk mengendalikan jamur patogenik. Contoh tanamannya adalah cengkeh, daun sirih, sereh, pinang, dan tembakau.

    Kelompok tumbuhan pestisida nabati serba guna. Kelebihan kelompok ini tak hanya berfungsi untuk satu jenis, misalnya insektisida saja, tetapi berfungsi sebagai fungisida, bakterisida, moluskisida, dan nematisida. Kelompok ini yaitu jambu mente, sirih, tembakau, dan nimba.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Maret 20, 2026

    Hilal Tak Terpantau di 170 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H di Hari Sabtu

    Maret 19, 2026

    Menaker Yassierli Tinjau Posko THR Idulfitri 2026

    Maret 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Labkesda Samarinda Terbaik Se-Indonesia, Puskesmas BLUD Dominasi Layanan Publik

    Ratu ArifanzaApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Capaian sektor kesehatan di Kota Samarinda kembali mencatat prestasi membanggakan. Laboratorium Kesehatan…

    28 BLUD Kesehatan Terbentuk, Dinkes Samarinda Perkuat Layanan Publik

    April 15, 2026

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    April 15, 2026

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,057 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.