Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Andi Harun Terapkan WFH Tiap Jumat, Pantau Kinerja ASN Lewat Dashboard Digital

    April 17, 2026

    Balik Nama Jangan Ditunda, Samsat Samarinda Ungkap Risikonya

    April 17, 2026

    Inovasi Samsat Samarinda, Dari Layanan Digital hingga Samsat Malam

    April 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»28 BLUD Kesehatan Terbentuk, Dinkes Samarinda Perkuat Layanan Publik
    Samarinda

    28 BLUD Kesehatan Terbentuk, Dinkes Samarinda Perkuat Layanan Publik

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 15, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Suasana kegiatan kegiatan Kaji Tiru di Kantor Dinas Kesehatan Samarinda, Rabu, 15 April 2026.(Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan melalui penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di seluruh unit pelayanan. Hingga 2026, tercatat sebanyak 28 BLUD telah terbentuk, mencakup seluruh puskesmas, satu rumah sakit, dan satu laboratorium kesehatan daerah.

    Kepala Dinkes Kota Samarinda Ismed Kusasih menjelaskan, penerapan BLUD dilakukan secara bertahap sejak 2020. Awalnya hanya enam unit, kemudian terus berkembang hingga seluruh puskesmas resmi berstatus BLUD pada awal 2026.

    “Di Samarinda sekarang sudah 28 BLUD. Terakhir ada tujuh puskesmas yang mulai berjalan sebagai BLUD sejak 1 Januari 2026. Jadi seluruh puskesmas sudah BLUD,” ujarnya dalam kegiatan kaji tiru di Kantor Dinkes Samarinda, Rabu, 15 April 2026.

    Menurutnya, status BLUD memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan, namun tetap berada dalam koridor aturan yang ketat. Setiap unit wajib memiliki tata kelola yang jelas, mulai dari penetapan kepala daerah hingga struktur pejabat BLUD yang terdiri dari kepala, pejabat teknis, dan keuangan.

    “Fleksibilitas itu bukan berarti bebas tanpa aturan. Semua tetap diatur, mulai dari SK kepala daerah hingga mekanisme pengelolaan keuangan,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Ismed menekankan tujuan utama BLUD bukanlah mencari keuntungan, melainkan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Meski demikian, peningkatan kinerja pelayanan seringkali berdampak positif terhadap pendapatan.

    Ia menyebut, kontribusi BLUD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda mencapai sekitar 20 persen. Salah satu contoh keberhasilan terlihat pada Laboratorium Kesehatan Daerah yang mampu melampaui target pendapatan.

    “Targetnya sekitar Rp4 miliar per tahun, tapi di 2025 bisa hampir Rp6 miliar. Ini menunjukkan kalau pelayanan meningkat, pendapatan juga ikut naik,” jelasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Ismed juga mengungkapkan bahwa seluruh BLUD di Samarinda telah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), serta menunjukkan kinerja yang baik. Bahkan, pada 2025, lima penghargaan pelayanan publik terbaik diraih oleh unit puskesmas dan rumah sakit.

    Melalui kegiatan kaji tiru ini, Dinkes berharap dapat terus mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas layanan di seluruh fasilitas kesehatan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

    BLUD Dinkes Samarinda Ismed Kusasih
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Andi Harun Terapkan WFH Tiap Jumat, Pantau Kinerja ASN Lewat Dashboard Digital

    April 17, 2026

    Balik Nama Jangan Ditunda, Samsat Samarinda Ungkap Risikonya

    April 17, 2026

    Inovasi Samsat Samarinda, Dari Layanan Digital hingga Samsat Malam

    April 17, 2026

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    April 15, 2026

    Pengalihan 49 Ribu Peserta JKN, Dinkes Samarinda Pastikan Pelayanan Tetap Jalan

    April 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Andi Harun Terapkan WFH Tiap Jumat, Pantau Kinerja ASN Lewat Dashboard Digital

    Ratu ArifanzaApril 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) satu…

    Balik Nama Jangan Ditunda, Samsat Samarinda Ungkap Risikonya

    April 17, 2026

    Inovasi Samsat Samarinda, Dari Layanan Digital hingga Samsat Malam

    April 17, 2026

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    April 16, 2026

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026
    1 2 3 … 3,060 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.