Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027
    DPRD Samarinda

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaOktober 9, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah saat memberikan keterangan kepada awak media. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kebutuhan infrastruktur masih menjadi salah satu aspirasi utama masyarakat di kawasan Gunung Pinang, Jalan Perjuangan, Kota Samarinda. Sejumlah usulan warga mencakup perbaikan jalan, drainase hingga penerangan dan kebutuhan air bersih.

    Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah mengatakan, aspirasi masyarakat yang diterima di kawasan tersebut cukup beragam. Namun, kebutuhan infrastruktur menjadi salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan warga.

    “Rata-rata aspirasinya infrastruktur, semenisasi, drainase, kemudian penerangan lampu jalan, kemudian air bersih, PDAM, sumur bor,” ujar Helmi saat ditemui di Hotel Five Premiere Samarinda, Rabu, 7 Oktober 2026.

    Selain kebutuhan infrastruktur dasar, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait bantuan sosial dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM).

    Menurut Helmi, berbagai aspirasi tersebut tidak dapat seluruhnya direalisasikan secara bersamaan. Pemerintah perlu melakukan pemetaan dan menentukan prioritas sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan anggaran daerah.

    Ia mengatakan aspirasi masyarakat akan dimasukkan dalam pembahasan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk perencanaan tahun berikutnya.

    “Yang jelas itu akan kita masukkan dalam usulan Musrenbang nanti untuk tahun 2027 untuk direalisasikan di 2028,” katanya.

    Dengan mekanisme tersebut, usulan masyarakat diharapkan dapat masuk dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Namun, realisasi setiap usulan tetap akan melalui tahapan pembahasan dan penentuan prioritas.

    Helmi menyebut kebutuhan seperti semenisasi dan drainase merupakan bagian dari infrastruktur dasar yang berhubungan langsung dengan aktivitas masyarakat sehari-hari. Begitu pula penerangan jalan dan akses air bersih yang dinilai berkaitan dengan kebutuhan dasar warga.

    Selain itu, keberadaan PDAM maupun sumur bor juga menjadi perhatian masyarakat di wilayah tersebut. Ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah dalam pembangunan kawasan permukiman.

    Sementara itu, aspirasi terkait bantuan sosial dan UKM menunjukkan kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik. Dukungan sosial dan ekonomi juga menjadi bagian dari persoalan yang disampaikan warga kepada wakil rakyat.

    Helmi memastikan berbagai aspirasi tersebut akan ditampung dan diintegrasikan dalam proses perencanaan pembangunan.

    Menurutnya, penyampaian aspirasi menjadi salah satu bahan bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk melihat kebutuhan masyarakat secara langsung. Namun, proses realisasi tetap membutuhkan tahapan sesuai mekanisme perencanaan dan penganggaran.

    Dengan masuknya usulan tersebut dalam Musrenbang 2027, masyarakat di kawasan Gunung Pinang diharapkan dapat memperoleh kepastian mengenai tindak lanjut kebutuhan pembangunan yang mereka sampaikan.

     

    DPRD Samarinda Helmi Abdullah Hunting Pinang infrastruktur
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Karhutla Masih Terjadi, DPRD Samarinda Imbau Warga Tak Bakar Lahan Sembarangan

    Oktober 8, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 7, 2026

    Kontribusi Hotel Samarinda Menurun, DPRD Soroti Efisiensi Pemerintah

    Oktober 7, 2026

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026

    Dukungan APBN 2027 untuk Transportasi Massal Samarinda Masuk Finalisasi

    Oktober 1, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    AminahOktober 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di Samarinda pada 2027 dipastikan tetap…

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026

    Karhutla Ancam Pasokan Pangan, Samarinda Cari Alternatif Komoditas dari Banjarmasin

    Oktober 9, 2026

    Anggaran 21 Ribu Rumah RTLH di Samarinda Masih Menunggu Verifikasi

    Oktober 8, 2026
    1 2 3 … 3,378 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.