Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Penataan Lapak Pasar Samarinda Masih Dievaluasi, Pemilik Minta Lokasi Berdekatan

    Oktober 14, 2026

    Vape Terancam Dilarang di Kaltim, Polda Segera Panggil Para Pedagang

    Oktober 14, 2026

    Kaltim Masih Bergantung Sapi dari Luar Daerah, 58 Ekor Disalurkan ke Peternak Samarinda

    Oktober 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Inflasi Samarinda Capai 3,53 Persen, Pemkot Perkuat Pengawasan Pangan dan Distribusi
    Ekonomi

    Inflasi Samarinda Capai 3,53 Persen, Pemkot Perkuat Pengawasan Pangan dan Distribusi

    R’syaBy R’syaJuli 14, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pemkot Samarinda memperketat pengawasan distribusi pangan dan energi setelah inflasi tahunan kota mencapai 3,53 persen (Foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperketat pengawasan distribusi pangan dan energi sebagai respons terhadap inflasi tahunan Kota Samarinda yang mencapai 3,53 persen pada Juni 2026.

    Usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual, Saefuddin langsung mengevaluasi distribusi LPG bersubsidi dan ketersediaan komoditas pangan yang dinilai berpengaruh terhadap stabilitas harga di Kota Samarinda.

    Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah masih terjadinya antrean LPG bersubsidi di sejumlah pangkalan. Padahal, Pertamina memastikan stok LPG di Samarinda dalam kondisi aman dengan ketersediaan sekitar 20 metrik ton di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) serta dukungan pasokan harian dari Depot Balikpapan.

    “Walaupun stok kita lihat cukup, tapi kenapa seperti itu. Alasan barcode hilang atau barcode terblokir, itu kan ada manajemen tersendiri. Saya kira bisa ditanggulangi dengan baik. Ayolah kita sama-sama mengurai permasalahan yang ada,” ujarnya di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Lantai III Balai Kota Samarinda, Senin, 13 Juli 2026.

    Menanggapi hal tersebut, Pertamina menyatakan pengawasan di tingkat pangkalan terus diperkuat melalui petugas lapangan guna memastikan distribusi LPG berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

    Selain distribusi energi, ketersediaan pangan juga menjadi perhatian. Perumda Varia Niaga melaporkan stok komoditas strategis masih aman, termasuk sekitar 23 ribu butir telur ayam ras. Meski biaya distribusi meningkat, pasokan kebutuhan pokok disebut tetap berjalan lancar.

    Namun, kebutuhan telur di Kaltim masih mencapai sekitar empat juta butir per hari, sedangkan produksi lokal baru sekitar 1,9 juta butir. Untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah, akan dilakukan penambahan 5.000 ekor ayam petelur di Kabupaten Penajam Paser Utara mulai Agustus sebagai tahap awal menuju target 100 ribu ekor, disertai pengembangan pakan alternatif.

    Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda Aji Syarifah Zulaiha melaporkan pembinaan kepada petani swadaya terus dilakukan meski belum tersedia anggaran untuk perluasan lahan. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil dengan meningkatnya produktivitas cabai di Makroman dan Tanah Merah yang selama ini menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi.

    Melihat perkembangan tersebut, Saefuddin mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai secara mandiri.

    “Masyarakat diharapkan bisa menanam cabai secara mandiri di pekarangan rumah maupun lingkungan perumahan, sehingga kebutuhan cabai dapat dipenuhi dari lingkungan sendiri,” imbaunya.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda, inflasi tahunan pada Juni 2026 tercatat sebesar 3,53 persen dengan inflasi bulanan sebesar 0,72 persen. Bensin, angkutan udara, bawang merah, bawang putih, beras, ikan layang, daging ayam ras dan minyak goreng menjadi komoditas penyumbang inflasi.

    Menindaklanjuti hasil rakor tersebut, Pemkot Samarinda akan mempercepat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), Operasi Pasar Murah (OPM), pemantauan harga harian, penguatan kerja sama pasokan antardaerah, kajian subsidi distribusi komoditas dari luar daerah, serta pembentukan buffer stock.

    Selain itu, inspeksi mendadak ke sejumlah distributor pangan strategis dijadwalkan pada 17 Juli 2026 dengan melibatkan Bulog, Pertamina, Perumda Varia Niaga, Satgas Pangan, dan perangkat daerah terkait. Sidak tersebut akan difokuskan pada pemeriksaan stok, distribusi dan harga komoditas strategis guna mengantisipasi potensi penimbunan maupun hambatan pasokan di lapangan.

     

    Inflasi Inflasi Samarinda Saefuddin Zuhri Wakil Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Kaltim Masih Bergantung Sapi dari Luar Daerah, 58 Ekor Disalurkan ke Peternak Samarinda

    Oktober 14, 2026

    Harga Cabai di Samarinda Naik, Disdag Sebut Biaya Pengiriman Jadi Pemicu

    Oktober 13, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Karhutla Ancam Pasokan Pangan, Samarinda Cari Alternatif Komoditas dari Banjarmasin

    Oktober 9, 2026

    Beda dengan Pemprov Kaltim, Pemkot Samarinda Tak Wajibkan ASN Menginap di Hotel Pemda

    Oktober 8, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Penataan Lapak Pasar Samarinda Masih Dievaluasi, Pemilik Minta Lokasi Berdekatan

    Ratu ArifanzaOktober 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penataan lapak pedagang di pasar Kota Samarinda masih dalam tahap evaluasi oleh…

    Vape Terancam Dilarang di Kaltim, Polda Segera Panggil Para Pedagang

    Oktober 14, 2026

    Kaltim Masih Bergantung Sapi dari Luar Daerah, 58 Ekor Disalurkan ke Peternak Samarinda

    Oktober 14, 2026

    Deni Minta Pemkot Samarinda Aktif Tangani Kabut Asap dan Cegah Karhutla

    Oktober 14, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Kajian Pipa Bawah Tanah untuk Kurangi Genangan Antasari

    Oktober 14, 2026
    1 2 3 … 3,384 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.