Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harga Cabai di Samarinda Naik, Disdag Sebut Biaya Pengiriman Jadi Pemicu

    Oktober 13, 2026

    Alat Perekaman KTP Samarinda Berusia 15 Tahun, Kamera Rusak Bisa Hentikan Pencetakan

    Oktober 13, 2026

    DLH Kaltim Optimalkan SIHATI untuk Evaluasi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

    Oktober 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Inflasi Kaltim Naik 2,16%, Sekda Sebut Data Sangat Penting Untuk Perkuat Intervensi
    Diskominfo Kaltim

    Inflasi Kaltim Naik 2,16%, Sekda Sebut Data Sangat Penting Untuk Perkuat Intervensi

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaOktober 2, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur mencatat angka inflasi di Kaltim pada September 2024 dari tahun ke tahun (year on year) mencapai kenaikan sebesar 2,16%.

    Secara keseluruhan, BPS mencatat daerah dengan kenaikan inflasi tertinggi di Kaltim adalah Kabupaten Berau dengan kenaikan sebanyak 3,34%.

    Kepala BPS Kalimantan Timur Yusniar menyampaikan hal tersebut dalam rilis berita statistik di Kantor BPS Kaltim di Jalan Kemakmuran Samarinda, Selasa (1/10/2024) yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni.

    Tingkat inflasi tahun ke tahun, kata Yusniar, dipengaruhi berbagai faktor. Termasuk adanya kenaikan harga yang ditunjukkan naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, di antaranya kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 4,67 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,37 persen serta kelompok perumahan air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,34%.

    Tidak hanya itu, kenaikan harga juga ditunjukkan kelompok kesehatan sebesar 5,7 persen, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 1,60%.

    “Sedangkan kelompok pendidikan dan kelompok penyediaan makanan dan minuman masing-masing sebesar 1,71 persen dan 1,48 persen,” sebut Yuniar.

    Di sisi lain, perkembangan ekspor Kaltim di Agustus mengalami kenaikan sebesar 1,18% atau senilai 2.048,06 USD dari bulan sebelumnya.

    Meski ekspor migas tercatat sebesar 119,80 juta USD, mengalami penurunan yang cukup signifikan sebesar 34,07%. Namun di sektor nonmigas terjadi kenaikan sebesar 4,65 persen atau senilai 1.928,26 juta USD.

    “Secara kumulatif nilai ekspor Kaltim Januari-Agustus 2024 tercatat sebesar 16.228,70 juta USD,” papar Yusnita.

    Menanggapi hal tersebut, Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni melihat dengan kacamata lain. Menurutnya kehadiran data inflasi ini tetap memberikan sisi positif bagi perjalanan birokrasi sebagai pengingat untuk memperbaiki kekurangan yang ada.

    “Dengan adanya data BPS ini menjadi penguat, sektor mana yang perlu mendapat perhatian kita,” kata Sri.

    Pada kesempatan itu juga Sekda Sri mengatakan inflasi Kaltim sebesar 2,16 relatif tidak terlalu tinggi. Terlebih ada sejumlah indikator positif di antaranya nilai tukar petani naik, di sektor pariwisata juga tergambar dengan naiknya tingkat hunian kamar hotel.

    “Ini tentu juga kabar yang positif menurut saya, termasuk kinerja ekspor impor kita,” katanya.

    BPS Kaltim Inflasi Sri Wahyuni Yusniar
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Karhutla Ancam Pasokan Pangan, Samarinda Cari Alternatif Komoditas dari Banjarmasin

    Oktober 9, 2026

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda

    Oktober 1, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Kebutuhan Pokok Samarinda 90 persen Masih Dipasok dari Luar, Dorong Inflasi Jadi 3,53 Persen

    Juli 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Harga Cabai di Samarinda Naik, Disdag Sebut Biaya Pengiriman Jadi Pemicu

    Ratu ArifanzaOktober 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Harga sejumlah jenis cabai di Kota Samarinda mengalami kenaikan di tengah kendala…

    Alat Perekaman KTP Samarinda Berusia 15 Tahun, Kamera Rusak Bisa Hentikan Pencetakan

    Oktober 13, 2026

    DLH Kaltim Optimalkan SIHATI untuk Evaluasi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

    Oktober 13, 2026

    Vape Bisa Diisi Etomidate hingga Sabu, Kaltim Siapkan Aturan Pelarangan

    Oktober 13, 2026

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026
    1 2 3 … 3,382 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.