Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tangani Siswa Buta Aksara hingga Putus Sekolah, Kini SRT 57 Samarinda Mulai Torehkan Prestasi

    Juni 20, 2026

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Harga Telur Naik Jelang Lebaran, Pedagang di Pasar Baqa Samarinda Keluhkan Penurunan Omzet
    Samarinda

    Harga Telur Naik Jelang Lebaran, Pedagang di Pasar Baqa Samarinda Keluhkan Penurunan Omzet

    Andika SaputraBy Andika SaputraMaret 19, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Telur Dagangan Sukri pedagang daerah Pasar Baqa Samarinda Seberang (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Harga telur ayam di Pasar Baqa, Samarinda Seberang, Kota Samarida mengalami kenaikan signifikan menjelang Hari Raya Idulfitri.

    Kondisi ini dirasakan langsung oleh para pedagang, salah satunya Sukri yang menyebut kenaikan harga tahun ini menjadi yang tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

    Sukri mengatakan saat ini harga telur berada di kisaran Rp65 ribu hingga Rp70 ribu per piring. Angka tersebut mengalami kenaikan dari harga sebelumnya yang masih berada di kisaran Rp60 ribu per piring.

    “Sekarang sampai Rp65 ribu sampai Rp70 ribu per piring. Sebelumnya paling tinggi itu Rp60 ribu,” ujarnya saat ditemui di lapaknya, Kamis, 19 Maret 2026.

    Menurutnya, kenaikan harga telur sudah mulai terjadi sejak awal bulan puasa. Namun tren kenaikan harga menjelang Lebaran memang menjadi hal yang kerap terjadi setiap tahun, meskipun kali ini dinilai lebih tinggi dari biasanya.

    “Awal-awal puasa sudah naik. Memang biasanya mau masuk puasa itu naik, tapi tahun ini paling tinggi sampai Rp70 ribu, dulu tidak pernah sampai segitu,” jelasnya.

    Ia menyebut telur yang dijualnya berasal dari luar daerah, tepatnya dari Sidrap, Sulawesi Selatan. Kondisi pasokan dari daerah asal turut memengaruhi harga di tingkat pedagang.

    “Ambilnya dari Sulawesi, dari Sidrap jadi tergantung dari sana juga, kalau di sana kosong pasti harga naik,” katanya.

    Sukri menambahkan, kemungkinan kenaikan harga masih bisa terjadi setelah Lebaran, terutama jika pasokan dari peternak mengalami penurunan. Kondisi tersebut kerap terjadi setiap tahun usai Hari Raya.

    “Bisa saja naik lagi kalau habis Lebaran kosong di sana, biasanya peternak juga naikkan harga,” ungkapnya.

    Kenaikan harga telur ini turut berdampak pada penurunan daya beli masyarakat. Sukri mengaku omzet penjualannya menurun cukup drastis dibandingkan hari-hari biasa.

    “Omzet turun, biasanya bisa sampai 20 piring, sekarang turun sekitar 50 persen,” ujarnya.

    Sebagai pedagang, ia berharap harga telur dapat kembali normal setelah Lebaran agar tidak memberatkan masyarakat dan pedagang.

    “Harapannya harga bisa turun lagi, normal kembali. Kasihan juga masyarakat, jadi mikir-mikir beli kita juga untungnya sedikit,” pungkasnya.

     

    Harga Telur Menjelang Lebaran Pasar Baqa Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Rute Penerbangan Samarinda-Melak Kembali Dibuka, Jawab Kebutuhan Mobilitas Warga Kubar

    Juni 19, 2026

    Jalur Samarinda Bontang Lumpuh Diterjang Banjir, Truk dan Tronton Terjebak Antrean Panjang

    Juni 18, 2026

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Juni 11, 2026

    Pasca Iduladha, Harga Minyak Goreng dan Bawang Naik, Telur Justru Turun di Pasar Segiri

    Juni 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tangani Siswa Buta Aksara hingga Putus Sekolah, Kini SRT 57 Samarinda Mulai Torehkan Prestasi

    Nur AjijahJuni 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penuh tantangan, tahun pertama penyelenggaraan pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera…

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,156 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.