Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Harga Jomplang, Gas Melon Kembali Langka di Samarinda
    DPRD Samarinda

    Harga Jomplang, Gas Melon Kembali Langka di Samarinda

    LarasBy LarasFebruari 6, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Rapat dengar pendapat DPRD Samarinda terkait gas LPG 3 kg
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram (kg) atau yang kerap disebut gas melon terjadi lagi di Kota Samarinda. Banyak warga yang mengeluhkan kesulitan mendapatkan gas melon, bahkan harus mengantre lama untuk mendapat salah satu kebutuhan memasak ini.

    Tak hanya itu, antrean panjang yang terjadi di sejumlah agen di Samarinda semakin memprihatinkan. Ketua Komisi I DPRD Samarinda Samri Shaputra mengungkapkan pernah melihat secara langsung antrean panjang pembeli.

    Tidak menyoroti soal kuota, Samri menilai perbedaan harga antara LPG subsidi dan non-subsidi menjadi akar permasalahan. Harga jomplang yang amat jauh tersebut, tentu membuat masyarakat berpikir untuk mendapat yang lebih murah dengan fungsi yang sama.

    “Jika harga LPG subsidi dan non-subsidi tidak ada perbedaan, maka tidak akan ada antrean. Harganya sangat jomplang, LPG subsidi Rp18 ribu, non-subsidi Rp50 ribu. Keuntungannya sangat besar,” ujar Samri, dalam acara rapat dengar pendapat di DPRD Kota Samarinda, Kamis, 6 Februari 2025.

    Politikus PKS itu menyampaikan bahwa harga LPG 12 kg yang biasa dipakainya untuk kebutuhan rumah tangga, juga melonjak hingga mencapai Rp300 ribu. Lonjakan harga ini juga memengaruhi daya beli masyarakat, terutama yang kurang mampu.

    Sebab apabila terus naik, masyarakat bisa ikut-ikutan membeli gas melon dan menyebabkan kelangkaan bertambah bahkan harganya ikut melonjak lagi. Samri juga mengkritik kebijakan harga subsidi LPG yang justru menyulitkan masyarakat miskin.

    “Selama harga masih tidak seimbang, oknum lainnya bisa memanfaatkan situasi ini,” tegas Samri.

    “Banyak yang menggunakan jatah orang lain, membuat barang langka dan akhirnya masyarakat miskin terpaksa membeli LPG dengan harga mahal,” keluhnya.

    Samri berharap Pertamina dan Dinas Perdagangan mampu mengontrol dengan baik kondisi pendistribusian gas melon di lapangan.

     

    DPRD Samarinda Gas Melon Samri Shaputra
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur

    September 20, 2026

    Sengketa Lahan di Samarinda Seberang, Dokumen Era 1990-an Kembali Dipersoalkan

    September 16, 2026

    Karhutla Samarinda Tembus 273 Hektare, DPRD Dorong Gerak Cepat Hadapi Ancaman El Nino

    September 15, 2026

    Warga Resah Pemadaman Listrik Bergilir Kembali Terjadi di Samarinda

    September 14, 2026

    Masih Terima Pembayaran Usai Pengelolaan Diambil Alih, Komisi II Bentuk Tim Investigasi

    September 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    IraSeptember 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda menyoroti potensi defisit sekitar Rp600 miliar dalam…

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026

    Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

    September 20, 2026

    Air Tanah Jadi Cadangan Saat Kemarau, Ini Temuan Unmul soal Sumur Bor di Kaltim

    September 20, 2026
    1 2 3 … 3,353 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.