Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Harga Beras Melonjak di Bontang, Sumaryono Desak Pemkot Gelar Operasi Pasar
    DPRD Bontang

    Harga Beras Melonjak di Bontang, Sumaryono Desak Pemkot Gelar Operasi Pasar

    RamadhanBy RamadhanDesember 1, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Bontang, Sumaryon (.ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Harga beras di Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) melonjak drastis dalam beberapa hari terakhir. Harga beras premium yang sebelumnya berkisar Rp12.000 per kilogram (kg) kini mencapai Rp15.000 per kg.

    Kenaikan harga beras ini membuat warga Bontang, khususnya yang berpenghasilan menengah ke bawah, khawatir akan beban tambahan dalam kehidupan sehari-hari mereka.

    “Harga beras sekarang sudah terlalu mahal. Kami harus memutar otak untuk bisa memenuhi kebutuhan pokok keluarga,” ujar Nurani, seorang ibu rumah tangga di Bontang.

    Nurani mengaku harus mengurangi jatah makan keluarganya untuk menghemat pengeluaran. Ia juga harus mengurangi pembelian bahan pokok lainnya, seperti daging dan telur.

    “Kami juga harus mengurangi pengeluaran untuk hal-hal lain, seperti hiburan dan transportasi,” ujarnya.

    Kenaikan harga beras ini juga menjadi perhatian Anggota Komisi II DPRD Bontang Sumaryono. Ia mendesak Pemerintah Kota Bontang untuk segera melakukan operasi pasar sebagai upaya untuk meredakan dampak kenaikan harga beras.

    “Saya minta Pemkot Bontang untuk segera melakukan operasi pasar. Cadangan beras kita masih banyak di Bulog Samarinda,” ungkap Sumaryono beberapa waktu lalu.

    Menurut Sumaryono, kenaikan harga bahan pokok seperti beras dapat berdampak serius pada perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah perlu bertindak cepat untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan pangan di Bontang aman.

    Dalam situasi darurat, ia juga menyarankan penggunaan dana darurat yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Bontang.

    “Jangan sampai rakyat menengah ke bawah menjerit dengan kenaikan harga beras ini,” ujarnya.

    Sumaryono juga meminta agar Pemerintah Kota Samarinda segera menggelar operasi pasar murah tidak hanya untuk beras tetapi juga untuk bahan pokok lainnya. Ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki cadangan stok di Bulog yang harus segera dimanfaatkan.

    “Tidak hanya beras, bisa juga 9 bahan pokok lainnya,” terang politikus PPP ini.

    Meskipun Presiden Jokowi akan memberikan bantuan sosial berupa beras dalam waktu dekat, Sumaryono menekankan pentingnya inisiatif dari Pemerintah Kota Bontang untuk merespons situasi ini dengan cepat.

    Ia bersiap agar operasi pasar diadakan sesering mungkin untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dan mengurangi tekanan ekonomi yang mereka hadapi.

    “Inilah saatnya Pemerintah Kota Bontang bertindak. Jangan biarkan masyarakat berteriak akibat harga beras yang melambung tinggi,” tegasnya.

    “Kita harus memastikan persatuan dalam menghadapi tantangan ini dan kesejahteraan masyarakat kita tetap terjaga,” pungkasnya.

    DPRD Bontang Kenaikan Harga Beras Sumaryono
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ramadhan

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024

    Tutup Liga Bocah U12, Yassier Arafat Sebut Berbas Pantai Punya Potensi Besar

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    Ratu ArifanzaApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kebijakan Work From Home (WFH) akan mulai…

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.