Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    April 16, 2026

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Hamas Buka-bukaan, Ini Alasan Sebenarnya di Balik Menurunnya Anggaran Beasiswa Kaltim
    DPRD Kaltim

    Hamas Buka-bukaan, Ini Alasan Sebenarnya di Balik Menurunnya Anggaran Beasiswa Kaltim

    Adit MustafaBy Adit MustafaMaret 21, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas'ud
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Hasanuddin Mas’ud mengeluarkan pernyataan terkait alokasi Beasiswa Kaltim (BKT) tahun 2024 yang hanya dianggarkan sekitar Rp200 miliar.

    Penurunan ini menimbulkan tanda tanya di masyarakat. Beberapa pihak sangat menyayangkan keputusan tersebut.

    Hamas panggilan akrabnya, menjelaskan bahwa alokasi anggaran BKT telah diputuskan dan ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim.

    Meskipun nominalnya mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, Hamas menegaskan bahwa penurunan tersebut telah melalui proses penganggaran yang sah.

    Ia menjelaskan penurunan anggaran BKT ini berkaitan dengan proses penganggaran antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD untuk tahun 2024 yang telah diselesaikan pada tahun 2023, sebelum Pj Gubernur Kalti, Akmal Malik menjabat.

    Proses ini didasarkan pada Kesepakatan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang disetujui oleh Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Isran Noor-Hadi Mulyadi.

    “Memang terkesan ada penurunan, tapi itu kan anggaran dari pemerintahan yang lalu. Tentu, kami hanya menyesuaikan dengan Badan Pengelola (BP) BKT,” jelasnya, Rabu (20/3/2024).

    “Prinsipnya kami di DPRD mandatory spending (belanja atau pengeluaran negara yang sudah diatur oleh undang-undang) saja yakni 20 persen. Jika berapapun anggaran yang diberikan, itu yang akan kami bahas,” sambung Hamas.

    Meskipun demikian, Hamas menegaskan bahwa anggaran BKT tersebut masih bersifat fleksibel dan masih berpotensi untuk naik jika pemerintah dan pengelola program BKT bersedia menambahkan pada APBD Perubahan.

    “Tugas kami hanya membahas anggaran, jika Pj Gubernur dan BP BKT sepakat untuk menambahkan, kami siap. Dan masih ada waktu hingga APBD Perubahan,” papar pria yang akrab dipanggil Hamas itu.

    Di sisi lain, Hamas juga menegaskan bahwa Pj Gubernur tidak terlibat dalam proses penganggaran beasiswa yang telah ditetapkan sebelumnya.

    Hal ini didasarkan pada usulan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang dibahas pada masa kepemimpinan sebelumnya.

    Program Beasiswa Kaltim sendiri telah berjalan selama lima tahun terakhir dengan anggaran yang bervariasi.

    Pada tahun 2019, anggarannya mencapai Rp165 miliar, kemudian pada tahun 2020 dan 2021 sebesar Rp163 miliar. Pada tahun 2022, anggarannya naik menjadi Rp304 miliar dan pada tahun 2023 mencapai Rp500 miliar.

    APBD BKT Hasanuddin Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026

    Tanggapi Kadinkes dan Sudarno, Andi harun: Polemik JKN Bukan Soal Kemampuan Daerah

    April 11, 2026

    Andi Harun Bantah Pernyataan Kadinkes Kaltim, Sebut Tidak Ada Pembahasan Soal JKN

    April 11, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Revisi Perda Sungai Mahakam, Fokus Tingkatkan PAD dan Tertibkan Penambatan Ilegal

    April 7, 2026

    Polemik Pokir, DPRD Kaltim Nilai 160 Usulan Masih Relevan

    April 6, 2026

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus TJSL, Fokus Sinkronisasi Program Perusahaan dan Pemerintah

    April 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    Andika SaputraApril 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya peningkatan mutu pendidikan terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak, salah satunya…

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,059 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.