Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dinkes Kaltim Larang Limbah Kurban Dibuang ke Sungai, Bisa Sebabkan Diare dan Penyakit Menular

    Mei 20, 2026

    Bantuan Seragam Gratispol Tuai Banyak Pujian, Siswa Nyaman Orang Tua Bahagia

    Mei 20, 2026

    Konflik Lahan Bendungan Marangkayu Mulai Temui Titik Terang, Ganti Rugi Segera Diproses

    Mei 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Andi Harun Bantah Pernyataan Kadinkes Kaltim, Sebut Tidak Ada Pembahasan Soal JKN
    Samarinda

    Andi Harun Bantah Pernyataan Kadinkes Kaltim, Sebut Tidak Ada Pembahasan Soal JKN

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 11, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat menanggapi Kadinkes Kaltim (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun membantah pernyataan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) yang menyebut kebijakan terkait Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bukan merupakan keputusan sepihak, dan telah melalui proses Koordinasi.

    Menurut Andi Harun, klaim tersebut tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Ia menegaskan tidak pernah ada pembahasan bersama, antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota terkait kebijakan tersebut.

    “Itu tidak benar, yang terjadi hanya pada bulan Februari melalui zoom meeting. Itu pun hanya pemberitahuan sepihak, bukan pembahasan,” tegasnya, Sabtu 11 April 2026.

    Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinkes telah memberikan masukan dan peringatan, namun tidak ada ruang diskusi yang substansial.

    “Itu hanya menyampaikan rencana, bukan forum pembahasan. Kalau disebut pembahasan, harusnya ada dialog dua arah dan kesepakatan bersama,” ujarnya.

    Andi Harun juga menyoroti waktu penyampaian kebijakan yang dinilai tidak tepat, mengingat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) telah ditetapkan pada akhir tahun sebelumnya.

    “APBD itu ditutup pada November atau paling lambat Desember. Sementara penyampaian baru dilakukan Februari. Ini jelas tidak sinkron,” katanya.

    Lanjutnya, ia meminta agar polemik yang berkembang tidak bergeser dari substansi utama, yakni pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga miskin di Samarinda.

    “Fokus kita ini pelayanan publik pelayanan kesehatan bagi sekitar 49.742 warga. Jangan digeser ke isu lain seperti mampu atau tidak mampu, atau tudingan hoaks,” tegasnya.

    Ia juga menantang pihak terkait untuk membuka forum bersama, guna membahas persoalan tersebut secara transparan.

    “Kalau memang ingin membuktikan, mari kita buka forum. Saya siap mempertanggungjawabkan pernyataan saya. Kalau salah, saya akan akui salah,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu Andi Harun turut menyampaikan keyakinannya bahwa Gubernur Kaltim tidak mengetahui secara detail kebijakan tersebut.

    “Saya tidak yakin Gubernur mengetahui ini. Tidak mungkin beliau mengambil langkah seperti ini, karena komitmennya jelas pro-rakyat,” ungkapnya.

    Persoalan ini bukan menyangkut individu, melainkan kepentingan masyarakat luas yang harus disikapi secara objektif.

    “Ini bukan soal pribadi atau jabatan. Ini menyangkut rakyat banyak. Kita harus menempatkan kepentingan publik di atas segalanya,” tutupnya.

    Andi Harun APBD Dinkes Kaltim JKN
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Dinkes Kaltim Larang Limbah Kurban Dibuang ke Sungai, Bisa Sebabkan Diare dan Penyakit Menular

    Mei 20, 2026

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Mei 16, 2026

    Pelantikan PDKT Kaltim 2026–2031, DPRD Samarinda Soroti Penguatan Peran Masyarakat Adat

    Mei 16, 2026

    Samarinda Tuan Rumah Judo Kapolri Cup 2026, Wali Kota Tekankan Sportivitas

    Mei 16, 2026

    Festival Samarinda Naik Kelas, Andi Harun Dorong Payung Hukum Perda untuk Agenda Budaya

    Mei 14, 2026

    Belum Ditemukan Pencemaran Lingkungan Akibat Limbah Beracun

    Mei 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dinkes Kaltim Larang Limbah Kurban Dibuang ke Sungai, Bisa Sebabkan Diare dan Penyakit Menular

    SittiMei 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim mengingatkan masyarakat…

    Bantuan Seragam Gratispol Tuai Banyak Pujian, Siswa Nyaman Orang Tua Bahagia

    Mei 20, 2026

    Konflik Lahan Bendungan Marangkayu Mulai Temui Titik Terang, Ganti Rugi Segera Diproses

    Mei 19, 2026

    Kaltim Diincar Jadi Provinsi Pelopor Penerapan Manajemen Talenta ASN Secara Penuh

    Mei 19, 2026

    Terima Audiensi Massa Konflik Agraria, Rudy Mas’ud Janji Bentuk Tim Khusus dan Evaluasi Perizinan

    Mei 19, 2026
    1 2 3 … 3,098 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.