Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hadapi Kekeringan, Pemkot Maksimalkan Pompa Air hingga Irigasi

    Agustus 21, 2026

    HYROX Makin Diminati Perempuan, Olahraga Beban Tak Lagi Identik dengan Pria

    Agustus 21, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Hadapi Kekeringan, Pemkot Maksimalkan Pompa Air hingga Irigasi
    Pemerintah

    Hadapi Kekeringan, Pemkot Maksimalkan Pompa Air hingga Irigasi

    R’syaBy R’syaAgustus 21, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Plt Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Samarinda, Noke Pattipawaej (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai memaksimalkan berbagai sumber air untuk menjaga lahan pertanian tetap mendapat pasokan air di tengah ancaman kekeringan.

    Plt Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Samarind Noke Pattipawaej mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk menekan risiko gagal panen akibat kekurangan air.

    Menurutnya, sejumlah kelompok tani telah memiliki pompa air yang dapat dimanfaatkan untuk mengairi lahan. Pemerintah mendorong agar fasilitas tersebut digunakan secara maksimal selama kondisi kering berlangsung.

    “Kalau untuk pompa air memang beberapa kelompok itu memang ada pompa airnya. Kita maksimalkan untuk penggunaan untuk pengairan,” ujarnya di DKPP Samarinda, Jalan Biola, Jumat, 21 Agustus 2026.

    Namun, persoalan yang dihadapi bukan hanya ketersediaan pompa, melainkan juga sumber air yang dapat digunakan. Noke menjelaskan, apabila sumber air utama seperti anak sungai ikut mengering, pemerintah akan mencari alternatif dari sumber lain, termasuk sumur maupun embung yang masih tersedia.

    Untuk menjangkau sumber air tersebut, pemerintah juga mempertimbangkan penggunaan pompa portable yang lebih mudah dipindahkan. Fasilitas pendukung seperti pipa atau selang nantinya dapat diberikan untuk membantu menjangkau sumber air.

    Selain itu, upaya pengairan juga telah dilakukan di kawasan Samarinda Utara. Pemerintah berkoordinasi dengan badan pengelola waduk untuk membuka jalur irigasi menuju kawasan persawahan.

    “Kemarin sih sudah dilaksanakan beberapa, untuk kawasan Samarinda Utara itu dibuka pintu airnya untuk kawasan persawahan di sana,” jelasnya.

    Ia menuturkan, penggunaan tangki air juga menjadi salah satu opsi untuk membantu memenuhi kebutuhan air. Namun, langkah tersebut dinilai sebagai alternatif terakhir.

    “Kemarin itu kita coba selain mencari sumber air mungkin dengan penggunaan bantuan tangki air. Tapi menurut saya juga itu upaya itu sebagai upaya terakhir,” sebutnya.

    Berbagai langkah tersebut dilakukan dengan harapan fase kekeringan dapat dilewati tanpa menimbulkan dampak besar terhadap hasil panen petani.

     

    Cuaca panas ekstrem DKPP Samarinda Kekeringan Kemarau Noke Pattipawaej
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    BMKG Prediksi Kemarau Masih Berlangsung hingga September, Samarinda Susun Rencana 30 Hari

    Agustus 21, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan 42 Tandon untuk Antisipasi Gangguan Pasokan Air

    Agustus 21, 2026

    Hotspot Kaltim Capai 500 Titik per Hari, BPBD Imbau Warga Hentikan Pembakaran Lahan

    Agustus 21, 2026

    Salat Istisqa Digelar di Kaltim, Pemprov Berharap Hujan Segera Turun

    Agustus 21, 2026

    200 Hektare Sawah di Samarinda Belum Panen Terancam Kekeringan

    Agustus 21, 2026

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hadapi Kekeringan, Pemkot Maksimalkan Pompa Air hingga Irigasi

    R’syaAgustus 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai memaksimalkan berbagai sumber air untuk menjaga lahan…

    HYROX Makin Diminati Perempuan, Olahraga Beban Tak Lagi Identik dengan Pria

    Agustus 21, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026

    BMKG Prediksi Kemarau Masih Berlangsung hingga September, Samarinda Susun Rencana 30 Hari

    Agustus 21, 2026

    FGD Jadi Langkah Evaluasi Penataan Pasar Pagi, 700 Pedagang Masih Berjualan

    Agustus 21, 2026
    1 2 3 … 3,289 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.