Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»200 Hektare Sawah di Samarinda Belum Panen Terancam Kekeringan
    Ekonomi

    200 Hektare Sawah di Samarinda Belum Panen Terancam Kekeringan

    R’syaBy R’syaAgustus 21, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Plt Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Samarinda, Noke Pattipawaej (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sekitar 200 hektare lahan pertanian di Kota Samarinda yang belum memasuki masa panen kini menjadi perhatian pemerintah di tengah kondisi cuaca kering. Lahan tersebut tersebar di sejumlah kawasan pertanian, yakni Sambutan, Palaran, Loa Janan dan Samarinda Utara.

    Plt Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Samarinda Sawahmengatakan, sebagian lahan pertanian sudah selesai dipanen. Namun, masih terdapat lahan yang tanaman padinya berada pada fase pengisian bulir, sehingga membutuhkan pasokan air yang cukup.

    “Yang dikhawatirkan itu jika sampai akhir bulan ini tidak ada hujan, khawatirnya itu akan mengalami puso atau kekeringan,” ujarnya di DKPP Samarinda, Jumat, 21 Agustus 2026.

    Ia menjelaskan, kondisi tanaman padi tidak seluruhnya sama. Tanaman yang sudah mendekati panen tidak membutuhkan air sebanyak tanaman yang masih berada dalam fase pertumbuhan, terutama ketika memasuki proses pengisian bulir.

    “Pada saat pengisian bulir padi mereka harus memerlukan air yang banyak,” terangnya.

    Noke menyebut, di kawasan Sambutan terdapat sekitar 180 hektare lahan sawah. Dari luasan tersebut, sekitar 80 hektare di antaranya telah memasuki masa panen.

    Sementara itu, lahan yang belum panen di seluruh wilayah Samarinda masih dalam proses pendataan dan koordinasi. Namun, perkiraannya mencapai sekitar 200 hektare.

    “Total kalau kita yang belum, untuk keseluruhan kita masih menghitung, masih koordinasi tapi mungkin sekitar 200 hektare lah,” jelasnya.

    Pemerintah Kota Samarinda, lanjut Noke, berupaya agar kondisi kekeringan tidak sampai menyebabkan gagal panen dalam skala besar. Terlebih, Sambutan dan Samarinda Utara merupakan kawasan yang menjadi salah satu lumbung panen di Kota Samarinda.

    “Kita mencoba itu tetap supaya tidak gagal panen di daerah-daerah lumbung panen kita,” tegasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Beda dengan Pemprov Kaltim, Pemkot Samarinda Tak Wajibkan ASN Menginap di Hotel Pemda

    Oktober 8, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026

    Ratusan Kapal Beraktivitas di Muara Berau, Potensi PAD Kaltim Masih Dihitung

    Oktober 1, 2026

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    AminahOktober 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di Samarinda pada 2027 dipastikan tetap…

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026

    Karhutla Ancam Pasokan Pangan, Samarinda Cari Alternatif Komoditas dari Banjarmasin

    Oktober 9, 2026

    Anggaran 21 Ribu Rumah RTLH di Samarinda Masih Menunggu Verifikasi

    Oktober 8, 2026
    1 2 3 … 3,378 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.