Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 7, 2026

    Keluarga Edianto Wongso Laporkan Dokter RSUD AWS ke Polisi Dugaan Kelalaian Medis

    Oktober 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Guru Harus Siap dengan Perubahan Zaman
    Nasional

    Guru Harus Siap dengan Perubahan Zaman

    LarasBy LarasJuni 29, 2024Updated:Juni 29, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Program Merdeka Belajar (PMB) besutan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Mendikbud Ristek RI) Nadiem Makarim bertujuan mengurangi beban administratif dosen dan tenaga pendidik.

    Namun, proses transformasi pendidikan dari kurikulum lama ke Kurikulum Merdeka menghadirkan tantangan baru. Salah satu tantangan yang paling banyak dikeluhkan adalah terkait administratif bagi guru dalam penerapan PMB ini.

    Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meskipun bertujuan baik, memaksa guru untuk melaporkan apa yang mereka pelajari dan kerjakan secara intensif. Hal ini seringkali memakan waktu dan mengurangi waktu istirahat serta waktu untuk mengurus rumah tangga.

    “Mungkin memangkas waktu mereka untuk beristirahat dan mengurus rumah dan itu adalah salah satu konsekuensi yang harus disikapi. Guru tidak bisa terus seperti dulu, harus mengubah diri untuk menyesuaikan dengan zaman,” ujarnya dalam Podcast Kupas Tuntas di S Caffe, Sabtu (29/6/2027).

    Perubahan memang tidak selalu menyenangkan. Tetapi, menurut politikus Golkar itu guru harus lebih kompeten dalam bidang yang terus menerus akan mengalami perubahan ke depannya. Konsekuensinya adalah bekerja lebih keras dan mengalokasikan lebih banyak waktu.

    Ia mengusulkan agar para guru dapat apresiasi untuk meningkatkan semangat mereka dalam menghadapi transformasi ini. Di mana usaha keras mereka untuk bergerak lebih maju juga harus berbanding lurus dengan kesejahteraannya baik melalui tunjangan maupun insentif.

    “Setelah kesulitan yang mereka alami, tolong diapresiasi. Berikan kesempatan untuk pendidikan bagi guru untuk meningkatkan kompetensinya melalui insentif atau tunjangan. Apa yang mereka lakukan saat ini tidak terlalu membebani mereka jika dibarengi dengan sedikit apresiasi,” tuturnya.

    Transformasi digital dalam pendidikan memang memerlukan adaptasi dan kerja keras dari semua pihak, terutama para guru. Dengan dukungan yang memadai, diharapkan proses ini dapat berjalan lancar dan membawa pendidikan Indonesia menuju kualitas yang lebih baik.

    Hetifah Sjaifudian Nadiem Makarim PMM Wakil Ketua Komisi X DPR RI
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Kekerasan Masih Mengintai Sekolah dan Pesantren, Hetifah Dorong Deteksi Dini

    September 22, 2026

    Hadapi Banjir Informasi Digital, Hetifah Minta Media Terapkan Smart Journalism

    Juli 19, 2026

    Hetifah: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Kebijakan Hadapi Ketidakpastian Global

    Juni 27, 2026

    Partisipasi Aktif Pelaku Usaha Kaltim, Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

    Juni 26, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Ratu ArifanzaOktober 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Samarinda mengembangkan sistem pelayanan ketenagakerjaan berbasis digital…

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 7, 2026

    Keluarga Edianto Wongso Laporkan Dokter RSUD AWS ke Polisi Dugaan Kelalaian Medis

    Oktober 7, 2026

    Kontribusi Hotel Samarinda Menurun, DPRD Soroti Efisiensi Pemerintah

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026
    1 2 3 … 3,376 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.