Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Disdag Samarinda Tertibkan Pedagang di Pasar Pagi, Larang Jualan di Koridor dan Luar Kios

    Maret 31, 2026

    Ekonomi Kaltim Terancam Ketergantungan Tambang, BI Dorong Pariwisata dan UMKM Jadi Penyelamat

    Maret 31, 2026

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Nasional»Guru Harus Siap dengan Perubahan Zaman
    Nasional

    Guru Harus Siap dengan Perubahan Zaman

    LarasBy LarasJuni 29, 2024Updated:Juni 29, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Program Merdeka Belajar (PMB) besutan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Mendikbud Ristek RI) Nadiem Makarim bertujuan mengurangi beban administratif dosen dan tenaga pendidik.

    Namun, proses transformasi pendidikan dari kurikulum lama ke Kurikulum Merdeka menghadirkan tantangan baru. Salah satu tantangan yang paling banyak dikeluhkan adalah terkait administratif bagi guru dalam penerapan PMB ini.

    Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meskipun bertujuan baik, memaksa guru untuk melaporkan apa yang mereka pelajari dan kerjakan secara intensif. Hal ini seringkali memakan waktu dan mengurangi waktu istirahat serta waktu untuk mengurus rumah tangga.

    “Mungkin memangkas waktu mereka untuk beristirahat dan mengurus rumah dan itu adalah salah satu konsekuensi yang harus disikapi. Guru tidak bisa terus seperti dulu, harus mengubah diri untuk menyesuaikan dengan zaman,” ujarnya dalam Podcast Kupas Tuntas di S Caffe, Sabtu (29/6/2027).

    Perubahan memang tidak selalu menyenangkan. Tetapi, menurut politikus Golkar itu guru harus lebih kompeten dalam bidang yang terus menerus akan mengalami perubahan ke depannya. Konsekuensinya adalah bekerja lebih keras dan mengalokasikan lebih banyak waktu.

    Ia mengusulkan agar para guru dapat apresiasi untuk meningkatkan semangat mereka dalam menghadapi transformasi ini. Di mana usaha keras mereka untuk bergerak lebih maju juga harus berbanding lurus dengan kesejahteraannya baik melalui tunjangan maupun insentif.

    “Setelah kesulitan yang mereka alami, tolong diapresiasi. Berikan kesempatan untuk pendidikan bagi guru untuk meningkatkan kompetensinya melalui insentif atau tunjangan. Apa yang mereka lakukan saat ini tidak terlalu membebani mereka jika dibarengi dengan sedikit apresiasi,” tuturnya.

    Transformasi digital dalam pendidikan memang memerlukan adaptasi dan kerja keras dari semua pihak, terutama para guru. Dengan dukungan yang memadai, diharapkan proses ini dapat berjalan lancar dan membawa pendidikan Indonesia menuju kualitas yang lebih baik.

    Hetifah Sjaifudian Nadiem Makarim PMM Wakil Ketua Komisi X DPR RI
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Maret 20, 2026

    Hilal Tak Terpantau di 170 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H di Hari Sabtu

    Maret 19, 2026

    Menaker Yassierli Tinjau Posko THR Idulfitri 2026

    Maret 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Disdag Samarinda Tertibkan Pedagang di Pasar Pagi, Larang Jualan di Koridor dan Luar Kios

    Andika SaputraMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda mulai melakukan penertiban terhadap pedagang di kawasan…

    Ekonomi Kaltim Terancam Ketergantungan Tambang, BI Dorong Pariwisata dan UMKM Jadi Penyelamat

    Maret 31, 2026

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    Disdag Samarinda Tertibkan Pedagang di Pasar Pagi, Larang Jualan di Koridor dan Luar Kios

    Maret 31, 2026

    Ekonomi Kaltim Terancam Ketergantungan Tambang, BI Dorong Pariwisata dan UMKM Jadi Penyelamat

    Maret 31, 2026

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.