Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bukan Pesaing Ritel Modern, Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa

    Juli 7, 2026

    Sudah 28 Ribu Peserta, Dinkes Ajak Warga Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Samarinda

    Juli 7, 2026

    Defisit 23 Persen Air Bersih, Fraksi Golkar Ingatkan Pemkot Samarinda Setop Proyek Mercusuar

    Juli 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Guru 17 TK Negeri di Samarinda Kehilangan Alokasi Bosda 2026
    DPRD Samarinda

    Guru 17 TK Negeri di Samarinda Kehilangan Alokasi Bosda 2026

    SittiBy SittiJuli 7, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie mengungkap fakta bahwa mulai tahun anggaran 2026, seluruh Taman Kanak-Kanak (TK) negeri di Samarinda tidak lagi menerima kucuran dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda).

    Kondisi ini praktis memukul operasional lembaga dan kesejahteraan para tenaga pendidik di 17 sekolah TK negeri yang tersebar di Kota Tepian.

    Pincangnya postur anggaran operasional ini usai melakukan pembedahan usulan program bersama jajaran bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan TK.

    “Usulan yang terkhusus dari bidang taman kanak-kanak dan PAUD itu masalah Bosda. Jadi per tahun 2026 ini guru-guru dari 17 sekolah negeri, TK negeri yang ada di Kota Samarinda itu tidak ada bantuan dana operasional daerahnya. Yang terkucur hanya dari Bosnas-nya. Nah, itu tadi yang diusulkan,” ujar Novan, Senin, 6 Juli 2026.

    Hilangnya intervensi anggaran dari pemerintah daerah dinilai menjadi langkah mundur di tengah kampanye peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

    Hanya mengandalkan Bosnas yang memiliki regulasi penggunaan ketat dari pusat membuat ruang gerak sekolah dalam membiayai kebutuhan lokal dan honorarium guru non-ASN menjadi sangat terbatas.

    Komisi IV menegaskan, pembenahan di sektor hilir pendidikan ini tidak boleh ditunda mengingat beban kerja guru TK negeri berbanding terbalik dengan jaminan kesejahteraan yang mereka terima di tahun ini.

    “Terlepas dari kegiatan yang lain, pembenahan-pembenahan yang di sekolah-sekolah TK negeri saja yang diinikan. Ini krusial karena menyangkut operasional dasar,” tegasnya.

     

    Bosda Bosda Pendidikan DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Defisit 23 Persen Air Bersih, Fraksi Golkar Ingatkan Pemkot Samarinda Setop Proyek Mercusuar

    Juli 7, 2026

    Pelayanan Digital Samarinda Baru Menyentuh Kecamatan, Kelurahan Didorong Segera Berbenah

    Juli 7, 2026

    Belanja ASN Samarinda Masih Gemuk, Lampaui Batas 40 Persen yang Ditetapkan Pusat

    Juli 6, 2026

    Terbebani Utang Kontraktor Rp427 Miliar, Proyek Infrastruktur Samarinda Jalan di Tempat

    Juli 6, 2026

    Keterbatasan Fiskal Paksa Pemkot Samarinda Pangkas Rehabilitasi 50 Sekolah Jadi Perbaikan Ringan

    Juli 6, 2026

    Kian Terhimpit Ritel Modern, Regulasi Baru Pasar Tradisional Samarinda Rampung 3 Bulan Lagi

    Juli 5, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bukan Pesaing Ritel Modern, Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa

    Nur AjijahJuli 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, bukan untuk menyaingi jaringan ritel modern…

    Sudah 28 Ribu Peserta, Dinkes Ajak Warga Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Samarinda

    Juli 7, 2026

    Defisit 23 Persen Air Bersih, Fraksi Golkar Ingatkan Pemkot Samarinda Setop Proyek Mercusuar

    Juli 7, 2026

    Pelayanan Digital Samarinda Baru Menyentuh Kecamatan, Kelurahan Didorong Segera Berbenah

    Juli 7, 2026

    Tak Sekadar Statistik, Hasil Sensus Jadi Dasar Kebijakan Pemerintah

    Juli 7, 2026
    1 2 3 … 3,196 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.