Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Narkotika hingga Kejahatan Investasi

    September 3, 2026

    Antisipasi Tribun Penuh, Borneo FC Terapkan Nomor Kursi di Stadion Segiri

    September 3, 2026

    Hadapi Perubahan Industri, BPVP Siapkan Tenaga Kerja Masuk Era Green Jobs

    September 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Gratispol Diklaim Berdampak Nyata, Gubernur Kaltim Dorong Mahasiswa Jadi Pencipta Kerja
    Pendidikan

    Gratispol Diklaim Berdampak Nyata, Gubernur Kaltim Dorong Mahasiswa Jadi Pencipta Kerja

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 14, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Suasana Peserta dalam sosialisasi dan diskusi terkait Program Gratispol di Polnes (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Program Pendidikan Gratispol yang telah menyerap anggaran ratusan miliar rupiah di Kalimantan Timur (kaltim) diakui masih menyisakan sejumlah kekurangan dalam pelaksanaannya, meski telah menjangkau puluhan ribu mahasiswa.

    Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyampaikan, hingga 2026 program tersebut telah berjalan dan memberikan manfaat nyata.Namun, tetap membutuhkan evaluasi dan penyempurnaan agar lebih tepat sasaran.

    Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan secara daring dalam kegiatan sosialisasi dan diskusi program Gratispol di Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), Selasa 14 April 2026.

    Dalam paparannya dijelaskan, pada tahap pertama 2026 bantuan telah disalurkan kepada 1.683 mahasiswa dengan nilai sekitar Rp7,42 miliar. Sementara pada tahap kedua, bantuan diberikan kepada 192 mahasiswa dengan nilai sekitar Rp6,48 miliar.

    Secara keseluruhan, program Gratispol di tingkat provinsi telah menjangkau sekitar 48.675 mahasiswa dengan total anggaran lebih dari Rp220 miliar.

    “Ini menunjukkan bahwa program ini berjalan secara nyata, terukur, dan terus kita perluas secara bertahap,” ujarnya.

    Meski capaian tersebut cukup besar, Rudy tidak menampik masih adanya kekurangan dalam implementasi program. Ia menegaskan bahwa perbaikan akan terus dilakukan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

    “Yang terpenting program ini sudah berjalan. Ke depan akan terus kita perbaiki dan kita upgrade agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

    Menurutnya, pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar beban anggaran. Setiap dana yang digelontorkan diyakini akan berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

    “Setiap rupiah yang kita keluarkan hari ini adalah investasi untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan menjadi penggerak ekonomi daerah,” katanya.

    Lebih lanjut, Pemprov Kaltim menargetkan akses pendidikan gratis dapat dirasakan secara luas oleh seluruh anak di daerah, termasuk melalui penguatan pendidikan vokasi seperti di Polnes.

    Ia menekankan, lulusan pendidikan vokasi diharapkan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru.

    “Kami ingin lulusan tidak hanya mencari kerja, tapi juga menjadi inovator dan pencipta lapangan kerja,” ujarnya.

    Rudy juga membuka ruang kolaborasi dengan kalangan akademisi dan mahasiswa untuk memberikan masukan demi penyempurnaan program Gratispol.

    “Kami ingin mendengar masukan dan ide dari akademisi dan mahasiswa agar program ini benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan,” ungkapnya.

    Di akhir sambutannya, ia mendorong mahasiswa untuk memiliki visi besar dan berani mengambil peran sebagai pemimpin di masa depan.

    “Mahasiswa harus punya semangat menjadi leader, bukan sekadar follower,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Hadapi Perubahan Industri, BPVP Siapkan Tenaga Kerja Masuk Era Green Jobs

    September 2, 2026

    Wawali Dorong Pelatihan Vokasi Jadi Alternatif Pendidikan bagi Pemuda

    September 2, 2026

    Distribusi Seragam Gratis di Kaltim Ditargetkan Rampung Awal Oktober

    September 1, 2026

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026

    Sempat Vakum karena Anggaran, Festival Literasi Kaltim Kini Hidup Lagi Lewat Kolaborasi

    Agustus 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Narkotika hingga Kejahatan Investasi

    Andika SaputraSeptember 3, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset didorong tidak hanya digunakan untuk menangani tindak…

    Antisipasi Tribun Penuh, Borneo FC Terapkan Nomor Kursi di Stadion Segiri

    September 3, 2026

    Hadapi Perubahan Industri, BPVP Siapkan Tenaga Kerja Masuk Era Green Jobs

    September 2, 2026

    Borneo FC Samarinda Tak Pilih Kompetisi, Nabil Tegaskan Semua Ajang Dihadapi

    September 2, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan BTT Rp2,5 Miliar untuk Tangani Dampak Kekeringan

    September 2, 2026
    1 2 3 … 3,316 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.