Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»GMNI Samarinda , Ikut Bela Sungkawa Terhadap Korban ke-34, Meninggal di Lubang Tambang
    Daerah

    GMNI Samarinda , Ikut Bela Sungkawa Terhadap Korban ke-34, Meninggal di Lubang Tambang

    MartinusBy MartinusMei 31, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Lubang bekas galian tambang kembali memakan korban. Korban yang terhitung menjadi korban ke-34 ini atas nama Natasya Aprilia Dewi, diduga tenggelam di lubang bekas galian tambang di daerah Palaran, Samarinda pada Rabu (29/05/2019).
    Wakil Ketua Bidang Agitasi dan Propaganda DPC GMNI Kota Samarinda, Andi Akbar mengungkapkan Pemerintah tumpul ketika berhadapan dengan para korporasi hingga tidak ada satu pun yang di seret ke pengadilan dan Pemerintah tidak pernah adil dalam penuntasan kasus-kasus ini.
    “Jelas ini akibat dari lalainya Pemerintah dalam menindak tegas korporasi-korporasi yang menyumbangkan kerusakan alam di Kalimantan Timur,” ujarnya saat ditemui di Sekretariat DPC GMNI Kota Samarinda, Jl. Suwandi Samarinda pada Jumat (31/05/2019) malam.
    Ia juga menambahkan bahwa DPC GMNI Kota Samarinda menuntut tindakan tegas dari Pemerintah agar jumlah korban yang semakin hari semakin banyak ini tidak bertambah lagi di kemudian hari. Serta menuntut kepada pemerintah agar menggantikan pengerukan sumber daya alam yang ada di Kalimantan Timur dan segera mengantikannya dengan membangun sektor ekonomi yang ramah lingkungan.
    “Sikap kami jelas, kami mendorong dan menuntut agar segera menuntaskan seluruh kasus korban meninggal dilubang tambang dan segera melakukan reklamasi seluruh bekas galian tambang yang ada di Kalimantan Timur, juga menuntut menghentikan ekonomi yang berbasis industri ekstraktif dan bangun ekonomi terbarukan ramah lingkungan,” tambahnya.
    Selain itu Akbar yang mewakili DPC GMNI Kota Samarinda juga mengungkapkan rasa bela sungkawanya yang terdalam kepada keluarga Natasya yang menjadi korban ke-34 dari ganasnya industri keruk di Kalimantan Timur.
    “Kami juga mengungkapkan rasa bela sungkawa kami yang terdalam kepada Natasya Aprilia Dewi, semoga diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, doa kami menyertai kepergiannya,” pesannya. (Renalt)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Keluarga Edianto Wongso Laporkan Dokter RSUD AWS ke Polisi Dugaan Kelalaian Medis

    Oktober 7, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Sengketa Lahan di Samarinda Seberang, Dokumen Era 1990-an Kembali Dipersoalkan

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    AminahOktober 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda diminta membenahi drainase dan memastikan seluruh sistem pengendalian banjir…

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    1 2 3 … 3,380 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.