Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»GERD dan Ketakutan yang Sering Salah Alamat
    Kesehatan

    GERD dan Ketakutan yang Sering Salah Alamat

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaFebruari 1, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Dr Tirta di sela kegiatan fitnesnya (Ist/ Instagram dr Tirta)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Jakarta – Nyeri dada sering kali menjadi keluhan yang memicu kepanikan. Tidak sedikit orang langsung mengaitkannya dengan masalah jantung, termasuk henti jantung mendadak. Padahal, keluhan tersebut tidak selalu berasal dari organ yang sama.

    Salah satu kondisi yang kerap disalahpahami adalah gastroesophageal reflux disease (GERD). Penyakit yang berkaitan dengan naiknya asam lambung ini sering menimbulkan sensasi panas di dada, rasa sesak, hingga nyeri yang menjalar. Gejala-gejala tersebut kerap membuat penderitanya khawatir berlebihan.

    Dokter sekaligus pegiat edukasi kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi, dalam berbagai penjelasan publiknya di media sosial, menegaskan bahwa GERD bukan penyebab henti jantung.

    “Gerd jauh sekali hubungannya dengan jantung,” kata dr Tirta dalam postingannya beberapa waktu lalu.

    Menurutnya, meski keluhan GERD dan gangguan jantung sama-sama bisa dirasakan di area dada, mekanisme dan risikonya berbeda.

    GERD merupakan gangguan pada sistem pencernaan, sementara henti jantung berkaitan langsung dengan sistem kardiovaskular. Rasa tidak nyaman akibat asam lambung yang naik memang bisa terasa intens, tetapi tidak berarti kondisi tersebut akan langsung berujung pada gangguan jantung.

    Kesalahpahaman ini kerap diperparah oleh kecemasan. Saat seseorang panik, tubuh bisa merespons dengan jantung berdebar, napas pendek, dan rasa tidak nyaman yang semakin kuat. Pada akhirnya, yang muncul bukan hanya keluhan fisik, tetapi juga tekanan mental.

    Meski demikian, para ahli tetap mengingatkan agar setiap keluhan nyeri dada tidak diabaikan. Pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan penyebab pastinya, terutama jika keluhan berlangsung lama atau disertai gejala lain yang mengganggu aktivitas.

    Edukasi yang tepat menjadi penting agar masyarakat tidak terjebak pada ketakutan yang keliru. Memahami perbedaan antara gangguan pencernaan dan gangguan jantung dapat membantu seseorang bersikap lebih tenang dan rasional dalam merespons sinyal dari tubuhnya.

     

    dr Tirta Mandira Hudhi GERD Kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Ismed Tegaskan Makan Berlemak Saat Lebaran Aman, Asal Tak Berlebihan

    Maret 25, 2026

    Kadinkes Samarinda Ingatkan Risiko Penularan Penyakit di Kolam Renang Umum

    Maret 25, 2026

    Penyakit Pernapasan dan Pencernaan Dominasi Pasca Libur, Kadinkes Samarinda Imbau Jaga Lingkungan

    Maret 25, 2026

    Dinsos Samarinda Pastikan Layanan BPJS Tetap Berjalan Meski Ada Penyesuaian Data Peserta

    Maret 9, 2026

    Soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Menguat, Cabang Samarinda Tunggu Arahan Pusat

    Februari 26, 2026

    BPJS Kesehatan dan Pemkot Samarinda Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Meski Anggaran Diperketat

    Februari 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    Ratu ArifanzaApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kebijakan Work From Home (WFH) akan mulai…

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.