Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Percepat Swasembada Pangan, DPTPH Kaltim Andalkan Petani Muda Lewat 70 Brigade Pangan

    Juli 10, 2026

    Sindir Ketiadaan Beasiswa Pemkot, Anhar: Jadikan Dulu Wali Kota dari PDIP

    Juli 10, 2026

    Pagu Bapperida Samarinda 2027 Tembus Rp36 Miliar, Gaji dan Revisi RPJMD Jadi Prioritas

    Juli 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»GERD dan Ketakutan yang Sering Salah Alamat
    Kesehatan

    GERD dan Ketakutan yang Sering Salah Alamat

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaFebruari 1, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Dr Tirta di sela kegiatan fitnesnya (Ist/ Instagram dr Tirta)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Jakarta – Nyeri dada sering kali menjadi keluhan yang memicu kepanikan. Tidak sedikit orang langsung mengaitkannya dengan masalah jantung, termasuk henti jantung mendadak. Padahal, keluhan tersebut tidak selalu berasal dari organ yang sama.

    Salah satu kondisi yang kerap disalahpahami adalah gastroesophageal reflux disease (GERD). Penyakit yang berkaitan dengan naiknya asam lambung ini sering menimbulkan sensasi panas di dada, rasa sesak, hingga nyeri yang menjalar. Gejala-gejala tersebut kerap membuat penderitanya khawatir berlebihan.

    Dokter sekaligus pegiat edukasi kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi, dalam berbagai penjelasan publiknya di media sosial, menegaskan bahwa GERD bukan penyebab henti jantung.

    “Gerd jauh sekali hubungannya dengan jantung,” kata dr Tirta dalam postingannya beberapa waktu lalu.

    Menurutnya, meski keluhan GERD dan gangguan jantung sama-sama bisa dirasakan di area dada, mekanisme dan risikonya berbeda.

    GERD merupakan gangguan pada sistem pencernaan, sementara henti jantung berkaitan langsung dengan sistem kardiovaskular. Rasa tidak nyaman akibat asam lambung yang naik memang bisa terasa intens, tetapi tidak berarti kondisi tersebut akan langsung berujung pada gangguan jantung.

    Kesalahpahaman ini kerap diperparah oleh kecemasan. Saat seseorang panik, tubuh bisa merespons dengan jantung berdebar, napas pendek, dan rasa tidak nyaman yang semakin kuat. Pada akhirnya, yang muncul bukan hanya keluhan fisik, tetapi juga tekanan mental.

    Meski demikian, para ahli tetap mengingatkan agar setiap keluhan nyeri dada tidak diabaikan. Pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan penyebab pastinya, terutama jika keluhan berlangsung lama atau disertai gejala lain yang mengganggu aktivitas.

    Edukasi yang tepat menjadi penting agar masyarakat tidak terjebak pada ketakutan yang keliru. Memahami perbedaan antara gangguan pencernaan dan gangguan jantung dapat membantu seseorang bersikap lebih tenang dan rasional dalam merespons sinyal dari tubuhnya.

     

    dr Tirta Mandira Hudhi GERD Kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Pelayanan Kesehatan, SPM Tetap Sesuai Target

    Juli 10, 2026

    RSUD Abdul Wahab Sjahranie Bedah Fasilitas, Keluarga Pasien Hemodialisa Mulai Nikmati Ber-AC

    Juli 9, 2026

    Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, RSUD AWS Libatkan Publik Susun Standar Pelayanan

    Juli 8, 2026

    Hadirkan PET CT Scan, Layanan Kedokteran Nuklir RSUD AWS Pertama di Luar Jawa-Bali

    Juli 8, 2026

    Sudah 28 Ribu Peserta, Dinkes Ajak Warga Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Samarinda

    Juli 7, 2026

    Memeratakan Layanan Kesehatan 29 Dokter Spesialis Diterjunkan ke RS Daerah, Pemprov Kaltim Siapkan Insentif hingga Rp30 Juta

    Juli 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Percepat Swasembada Pangan, DPTPH Kaltim Andalkan Petani Muda Lewat 70 Brigade Pangan

    R’syaJuli 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) mengandalkan peran generasi muda melalui pembentukan…

    Sindir Ketiadaan Beasiswa Pemkot, Anhar: Jadikan Dulu Wali Kota dari PDIP

    Juli 10, 2026

    Pagu Bapperida Samarinda 2027 Tembus Rp36 Miliar, Gaji dan Revisi RPJMD Jadi Prioritas

    Juli 10, 2026

    Efisiensi Anggaran Pemerintah Berpengaruh Signifikan, Terhadap Industri Hotel Kaltim

    Juli 10, 2026

    Satpol PP Kaltim Tegaskan RTH Tak Boleh Lagi Dialihfungsikan untuk Berjualan

    Juli 10, 2026
    1 2 3 … 3,204 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.