Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Generasi Muda Harus Berani Keluar dari Zona Nyaman Demi Indonesia Emas 2045
    DPRD Kaltim

    Generasi Muda Harus Berani Keluar dari Zona Nyaman Demi Indonesia Emas 2045

    LarasBy LarasNovember 13, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kalimantan Timur, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Andi Muhammad Afif Rayhan Harun menyampaikan pandangannya tentang pentingnya keberanian generasi muda untuk meninggalkan zona nyaman dalam menghadapi tantangan hidup, khususnya di bidang politik.

    Hal ini ia sampaikan dalam diskusi publik bertema “Politisi Muda: Antara Harapan dan Realita dalam Menghadapi Tantangan Politik Menuju Indonesia Emas 2045,” yang digelar oleh DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalimantan Timur di Cafe Bagios, Senin (11/11/2024) malam.

    Afif, yang akrab disapa dengan nama panggilannya, berbagi kisah hidupnya yang penuh tantangan.

    Ia memulai pendidikan dasar di SD Muhammadiyah 1, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Samarinda dan bersekolah di City College, Singapura, hingga akhirnya mengambil keputusan untuk berkuliah di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

    Meski sempat mendapat penolakan dari orang tuanya yang lebih memilih melanjutkan studi di luar negeri, Afif merasa keputusan ini mengajarinya banyak hal tentang ketangguhan.

    “Saya merasa seperti kehilangan masa SMA karena segalanya terlalu nyaman,” ungkapnya.

    Tantangan baru mulai dirasakan Afif ketika ia memutuskan menempuh studi di Makassar, tempat yang dikenal dengan budaya mahasiswa yang keras dan berani.

    Menurutnya, hidup di Makassar membawanya pada lingkungan yang lebih nyata, jauh dari kemudahan yang biasa ia terima.

    Di tengah perjalanan pendidikannya, Afif juga aktif dalam berbagai organisasi, termasuk IMM, di mana ia menemukan ruang untuk berkembang lebih baik.

    “Di IMM, saya merasa lebih cocok dan punya ruang untuk tumbuh,” jelasnya.

    Afif menekankan pentingnya generasi muda untuk memiliki keberanian menghadapi kerasnya dunia, terutama dalam dunia politik yang penuh tantangan.

    “Indonesia Timur bisa kita bawa ke arah yang lebih baik, itu mungkin. Jangan terjebak dalam kebiasaan yang kurang bermanfaat,” ungkapnya.

    Ia mengajak para mahasiswa untuk menggantikan kebiasaan tidak produktif dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti literasi dan diskusi mendalam.

    Pendidikan juga mendapat sorotan khusus dari Afif, yang memandangnya sebagai faktor krusial dalam membentuk masa depan bangsa. Menuju Indonesia Emas 2045, Afif berpendapat perubahan yang signifikan di bidang pendidikan dan sumber daya manusia adalah kunci.

    “Indonesia menuju Indonesia Emas pada tahun 2045. Ini adalah kenyataan yang pasti akan terjadi,” tegasnya.

    Di sisi lain, Afif juga menekankan pengaruh politik dalam kehidupan sehari-hari.

    Ia menyebut bahwa politik mengatur hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat, bahkan hal-hal kecil sekalipun.

    “Politik itu sangat berfungsi bagi kehidupan kita, terutama bagi perempuan. Dari ujung kaki hingga ujung rambut, semua itu dipengaruhi oleh politik,” ujarnya.

    Afif mengajak para pemuda untuk terlibat secara bijak dalam politik, dan menghindari pilihan untuk tidak memilih atau golput dalam pemilu.

    “Golput bukanlah pilihan politik. Golput adalah pilihan moral,” tuturnya.

    Dirinya menekankan bahwa keputusan hari ini akan mempengaruhi Indonesia dalam beberapa dekade mendatang.

    Di akhir diskusi, Afif mengingatkan bahwa setiap individu memiliki peran besar dalam pembangunan bangsa.

    Disebutkannya, langkah sederhana dalam memilih pemimpin yang peduli pada rakyat sudah merupakan kontribusi besar untuk masa depan bangsa.

    “Kita mulai dari hal yang paling sederhana. Pilihlah pemimpin yang benar-benar peduli dengan rakyat, karena itu akan memengaruhi seluruh hidup kita,” pungkasnya.

    Sebagai Wakil Bendahara DPC Gerindra, Afif Rayhan Harun juga terlibat aktif dalam organisasi Taekwondo Indonesia di Samarinda sebagai ketua umum.

    Melalui perjalanan hidupnya, Afif menunjukkan ketangguhan dalam memperjuangkan perubahan yang ia yakini, khususnya untuk kesejahteraan masyarakat Kaltim.

    Andi Muhammad Afif Rayhan DPRD Kaltim IMM Kaltim Indonesia Emas 2045
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    Ratu ArifanzaSeptember 27, 2026

    Insitekaltim, ​Jakarta – Dalam lanskap komunikasi kesehatan masyarakat, perdebatan mengenai kebiasaan merokok sering kali terjebak…

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun

    September 26, 2026
    1 2 3 … 3,365 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.