Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Gangguan Server Warnai SPMB Terintegrasi Perdana di Kaltim, Jadi Sorotan Evaluasi
    Pendidikan

    Gangguan Server Warnai SPMB Terintegrasi Perdana di Kaltim, Jadi Sorotan Evaluasi

    R’syaBy R’syaJuni 26, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) Rahmat Ramadhan saat menjadi narasumber Dialog Publika TVRI Kalimantan Timur “Evaluasi Penyelenggaraan SPMB 2026 Kaltim” (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) Rahmat Ramadhan mengatakan gangguan server pada hari pertama penerapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 yang untuk pertama kalinya dilaksanakan secara terintegrasi di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim menjadi catatan evaluasi.

    Rahmat menjelaskan, integrasi sistem dilakukan untuk menyatukan pengelolaan SPMB yang sebelumnya dijalankan secara terpisah oleh masing-masing kabupaten dan kota.

    Menurutnya, perubahan tersebut menjadi langkah awal menuju standar pelayanan yang sama, meski diwarnai kendala teknis pada tahap pelaksanaan.

    “Sebelumnya, masing-masing kabupaten dan kota mengelola sistemnya sendiri. Tahun ini seluruh daerah digabung dalam satu sistem yang dikelola secara terpusat bersama Diskominfo Kaltim. Tentu dalam proses awal ada tantangan, salah satunya gangguan server pada hari pertama pelaksanaan,” ujarnya dalam Dialog Publika TVRI Kalimantan Timur dengan “Evaluasi Penyelenggaraan SPMB 2026 Kaltim”, Jumat, 25 Juni 2026.

    Ia menyampaikan pemerintah segera melakukan sejumlah langkah mitigasi agar proses pendaftaran tetap berjalan.

    Langkah tersebut meliputi penyiapan skema alternatif apabila gangguan berlangsung lebih lama, pembagian waktu akses pendaftaran untuk mengurangi kepadatan pengguna, serta penyediaan layanan bantuan (helpdesk) di tingkat dinas, cabang dinas, hingga sekolah.

    Ia menuturkan, evaluasi terhadap pelaksanaan SPMB menjadi bagian dari upaya penyempurnaan sistem terintegrasi agar lebih siap diterapkan pada tahun-tahun berikutnya. Pemerintah juga akan menyelaraskan petunjuk teknis di seluruh daerah sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih sederhana, efisien, dan mudah diakses.

    “Ke depan, kami ingin seluruh daerah memiliki sistem dan petunjuk teknis yang semakin selaras sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih sederhana, efisien dan mudah diakses,” terangnya.

    Sementara itu, Kepala Bidang TIK dan Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Bambang Kukilo Argo Suryo mengaku, integrasi sistem merupakan langkah penting dalam mewujudkan standardisasi layanan publik berbasis digital.

    Penyatuan sistem memungkinkan masyarakat di seluruh Kaltim memperoleh kualitas layanan yang sama dalam proses penerimaan peserta didik.

    “Integrasi sistem ini merupakan langkah yang baik untuk memastikan seluruh masyarakat di Kaltim mendapatkan kualitas layanan yang sama. Infrastruktur dan aplikasi yang dibangun menjadi sarana untuk menjalankan proses yang lebih terstandar,” jelasnya.

    Asisten Pencegahan Maladministrasi Ombudsman RI Perwakilan Kaltim Ignasius Ryan Gamas menyebut pelaksanaan SPMB tahun ini menunjukkan adanya perbaikan tata kelola dibandingkan tahun sebelumnya.

    Meski demikian, ia mengakui masih terdapat keluhan masyarakat akibat gangguan sistem pada awal pelaksanaan.

    “Kami mengapresiasi semangat perbaikan yang dilakukan pemerintah provinsi. Memang pada hari pertama masih terdapat keluhan masyarakat terkait sistem, namun langkah cepat yang dilakukan pemerintah untuk melakukan penyesuaian jadwal dan penanganan kendala juga sudah dilakukan,” ucapnya.

    Ryan menambahkan, penguatan sistem digital perlu terus dilakukan agar kendala serupa tidak kembali terjadi, mengingat pendidikan merupakan layanan dasar yang harus dapat diakses masyarakat secara optimal.

     

    Disdikbud kaltim Gangguan Server Rahmat Ramadhan SPMB SPMB 2026
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Tunjangan Guru di TK Negeri 2, dari 14 Guru Hanya 2 yang Menerima

    Agustus 12, 2026

    SMPN 28 Samarinda Ajukan Dua RKB, Lab Terpaksa Dipakai untuk Belajar

    Agustus 12, 2026

    SDN 010 Samarinda Target Adiwiyata Nasional 2026, Tekan Sampah Plastik dari Kebiasaan Siswa

    Agustus 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.