Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Fraksi PKS Desak Evaluasi Ketat Penggunaan APBD Bontang 2024
    DPRD Bontang

    Fraksi PKS Desak Evaluasi Ketat Penggunaan APBD Bontang 2024

    AminahBy AminahAgustus 6, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Bontang mendesak dilakukan evaluasi ketat terhadap penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024.

    Hal ini disampaikan dalam Pandangan Umum Terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bontang tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024, yang digelar pada Sabtu (3/8/2024).

    Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Adrofdita menyampaikan pentingnya evaluasi ketat terhadap penggunaan anggaran, serta peningkatan pendapatan dari pajak dan retribusi daerah.

    Kenaikan pendapatan daerah 16,50% dari sebelumnya Rp2,38 triliun menjadi Rp2,77 triliun. Menurutnya, peningkatan ini harus diimbangi dengan pengelolaan yang lebih efisien dan transparan.

    “Kami menekankan perlunya evaluasi ketat dan optimalisasi pendapatan dari pajak dan retribusi daerah agar penggunaan APBD lebih efektif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Adrofdita.

    Dalam pandangannya, PKS juga menyoroti pentingnya menjaga prinsip-prinsip keadilan dan transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah. Hal ini dianggap krusial untuk memastikan, setiap rupiah yang dibelanjakan dapat memberikan manfaat maksimal bagi warga Bontang.

    Selain itu, PKS meminta penjelasan dari pemerintah mengenai penurunan anggaran untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang turun sebesar Rp6,81 miliar. Penjelasan ini penting untuk memastikan, penurunan anggaran tidak berdampak negatif pada layanan kesehatan masyarakat.

    “Kami meminta penjelasan dari pemerintah terkait penurunan anggaran RSUD agar layanan kesehatan tetap optimal,” tambah Adrofdita

    PKS berharap, dengan evaluasi ketat dan peningkatan pendapatan, APBD 2024 dapat digunakan secara lebih efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bontang, terutama dalam sektor kesehatan dan pendidikan.

    Adrof Dita APBD Bontang 2024 Raperda 2024
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024

    Tutup Liga Bocah U12, Yassier Arafat Sebut Berbas Pantai Punya Potensi Besar

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    Ratu ArifanzaSeptember 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kekayaan kuliner tradisional Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi salah satu potensi yang terus…

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026
    1 2 3 … 3,369 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.