Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»FK Unmul Buka Lima Program Studi Spesialis, Prioritaskan Putra Daerah Lewat Sistem Afirmasi
    Samarinda

    FK Unmul Buka Lima Program Studi Spesialis, Prioritaskan Putra Daerah Lewat Sistem Afirmasi

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMaret 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sesi Dokumentasi kegiatan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (FK Unmul) terus memperkuat perannya dalam mencetak dokter spesialis guna mendukung pemerataan layanan kesehatan di Kalimantan Timur.

    Hal tersebut disampaikan Dekan FK Unmul, Nataniel Tandirogang, dalam kegiatan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Spesialis yang digelar di Ruang Rapat Utama FK Unmul pada Kamis, 5 Maret 2026.

    Dalam sambutannya, Nataniel menjelaskan bahwa saat ini FK Unmul telah menyelenggarakan lima program pendidikan dokter spesialis. Program tersebut meliputi spesialis Bedah, Paru, Anestesi, Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), serta Penyakit Dalam.

    “Program spesialis Bedah sudah berjalan dan telah menghasilkan tujuh lulusan. Sementara program Paru saat ini memasuki tahun kedua. Untuk Anestesi, Obgyn, dan Penyakit Dalam merupakan program studi baru yang mulai kami kembangkan,” ujarnya.

    Ia mengatakan, kegiatan sosialisasi ini juga mengundang para bupati dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim. Tujuannya agar pemerintah daerah mengetahui keberadaan program spesialis di FK Unmul sekaligus melihat langsung fasilitas pendidikan yang tersedia.

    Menurutnya, keterlibatan pemerintah daerah sangat penting untuk mendukung pengembangan pendidikan dokter spesialis, termasuk kemungkinan dukungan anggaran bagi peningkatan sarana dan prasarana di fakultas.

    Selain itu, FK Unmul juga akan menerapkan sistem afirmasi dalam penerimaan mahasiswa baru program spesialis yang rencananya dimulai pada Juni mendatang. Sistem ini memprioritaskan calon mahasiswa yang berasal dari daerah dengan mempertimbangkan kepemilikan KTP kabupaten atau kota setempat.

    Kuota penerimaan mahasiswa juga dibatasi. Untuk program studi baru seperti Anestesi, Obgyn, dan Penyakit Dalam, kuota maksimal hanya tiga hingga empat mahasiswa. Sementara program Paru dan Bedah masing-masing maksimal lima mahasiswa.

    “Kami ingin memastikan putra daerah bisa mendapatkan kesempatan menjadi dokter spesialis dan nantinya kembali mengabdi di daerah asalnya,” jelas Nataniel.

    Sebagai bentuk pengamanan agar lulusan benar-benar kembali ke daerah, FK Unmul juga menerapkan sistem ikatan dinas. Dalam skema ini, ijazah lulusan akan diserahkan kepada bupati di daerah asal masing-masing hingga masa pengabdiannya selesai.

    Kebijakan tersebut diambil karena selama ini banyak daerah, terutama wilayah terpencil, mengalami kesulitan mempertahankan dokter spesialis.

    “Dokter spesialis memiliki kompetensi tinggi sehingga tidak selalu bergantung pada status PNS dan bisa dengan mudah berpindah ke rumah sakit swasta atau daerah lain. Karena itu diperlukan sistem yang memastikan mereka tetap mengabdi di daerah,” pungkasnya.

     

    FK Unmul Nataniel Tandirogang Universitas Mulawarman Unmul
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Aji Sofyan Effendi Menilai: Danantara Mampu Perkuat Pengelolaan Aset Strategis Nasional

    Juni 14, 2026

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Juni 11, 2026

    Jelang Voting Hak Angket, Akademisi Unmul Prediksi Ada Fraksi yang Berubah Sikap

    Juni 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.