Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»FK Unmul Buka Lima Program Studi Spesialis, Prioritaskan Putra Daerah Lewat Sistem Afirmasi
    Samarinda

    FK Unmul Buka Lima Program Studi Spesialis, Prioritaskan Putra Daerah Lewat Sistem Afirmasi

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMaret 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sesi Dokumentasi kegiatan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (FK Unmul) terus memperkuat perannya dalam mencetak dokter spesialis guna mendukung pemerataan layanan kesehatan di Kalimantan Timur.

    Hal tersebut disampaikan Dekan FK Unmul, Nataniel Tandirogang, dalam kegiatan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Spesialis yang digelar di Ruang Rapat Utama FK Unmul pada Kamis, 5 Maret 2026.

    Dalam sambutannya, Nataniel menjelaskan bahwa saat ini FK Unmul telah menyelenggarakan lima program pendidikan dokter spesialis. Program tersebut meliputi spesialis Bedah, Paru, Anestesi, Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), serta Penyakit Dalam.

    “Program spesialis Bedah sudah berjalan dan telah menghasilkan tujuh lulusan. Sementara program Paru saat ini memasuki tahun kedua. Untuk Anestesi, Obgyn, dan Penyakit Dalam merupakan program studi baru yang mulai kami kembangkan,” ujarnya.

    Ia mengatakan, kegiatan sosialisasi ini juga mengundang para bupati dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim. Tujuannya agar pemerintah daerah mengetahui keberadaan program spesialis di FK Unmul sekaligus melihat langsung fasilitas pendidikan yang tersedia.

    Menurutnya, keterlibatan pemerintah daerah sangat penting untuk mendukung pengembangan pendidikan dokter spesialis, termasuk kemungkinan dukungan anggaran bagi peningkatan sarana dan prasarana di fakultas.

    Selain itu, FK Unmul juga akan menerapkan sistem afirmasi dalam penerimaan mahasiswa baru program spesialis yang rencananya dimulai pada Juni mendatang. Sistem ini memprioritaskan calon mahasiswa yang berasal dari daerah dengan mempertimbangkan kepemilikan KTP kabupaten atau kota setempat.

    Kuota penerimaan mahasiswa juga dibatasi. Untuk program studi baru seperti Anestesi, Obgyn, dan Penyakit Dalam, kuota maksimal hanya tiga hingga empat mahasiswa. Sementara program Paru dan Bedah masing-masing maksimal lima mahasiswa.

    “Kami ingin memastikan putra daerah bisa mendapatkan kesempatan menjadi dokter spesialis dan nantinya kembali mengabdi di daerah asalnya,” jelas Nataniel.

    Sebagai bentuk pengamanan agar lulusan benar-benar kembali ke daerah, FK Unmul juga menerapkan sistem ikatan dinas. Dalam skema ini, ijazah lulusan akan diserahkan kepada bupati di daerah asal masing-masing hingga masa pengabdiannya selesai.

    Kebijakan tersebut diambil karena selama ini banyak daerah, terutama wilayah terpencil, mengalami kesulitan mempertahankan dokter spesialis.

    “Dokter spesialis memiliki kompetensi tinggi sehingga tidak selalu bergantung pada status PNS dan bisa dengan mudah berpindah ke rumah sakit swasta atau daerah lain. Karena itu diperlukan sistem yang memastikan mereka tetap mengabdi di daerah,” pungkasnya.

     

    FK Unmul Nataniel Tandirogang Universitas Mulawarman Unmul
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    Juli 19, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    Juli 17, 2026

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    Juli 15, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.