Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Fenomena Judi Online di Kaltim Mengkhawatirkan, Ancam Ketahanan Keluarga dan Generasi Muda
    Kaltim

    Fenomena Judi Online di Kaltim Mengkhawatirkan, Ancam Ketahanan Keluarga dan Generasi Muda

    SittiBy SittiMei 29, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Suasana kegiatan edukasi bahaya judi online di Kantor OJK Kaltim, Jumat, 29/5/2026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Fenomena judi online di Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai semakin mengkhawatirkan dan tidak lagi dipandang sekadar persoalan moral pribadi.

    Teks: Peserta dan narasumber berfoto bersama setelah kegiatan edukasi mengenai fenomena judi online di Kaltim, Jumat, 29/5/2026 (Insitekaltim/Aminah)

    Praktik tersebut telah berkembang menjadi ancaman serius terhadap ketahanan keluarga, kondisi sosial masyarakat, hingga masa depan generasi muda di tengah percepatan transformasi digital dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal menegaskan, judi online kini berkembang menjadi persoalan sistemik yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.

    “Judi online bukan sekadar masalah moral. Ini ancaman bagi keluarga, masyarakat, dan negara,” tegas Faisal saat menjadi narasumber dalam kegiatan bertema Fenomena Judi Online di Kaltim yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim di Gedung B Kantor OJK Provinsi Kaltim, Jumat, 29 Mei 2026.

    Perkembangan teknologi digital yang semakin cepat membuat penyebaran praktik judi online jauh lebih sulit dikendalikan. Situs-situs perjudian terus bermunculan dan beradaptasi meski pemerintah bersama aparat penegak hukum telah melakukan pemblokiran dan penindakan.

    “Pemerintah dan aparat terus melakukan penindakan. Memang sudah ada penurunan, tetapi kita tetap harus waspada karena pola mereka terus berubah,” ujarnya.

    Faisal mengatakan ancaman judi online tidak hanya berdampak pada kerugian ekonomi masyarakat, tetapi juga memicu persoalan sosial lain seperti kriminalitas, konflik keluarga, hingga kerusakan mental generasi muda.

    “Kalau orang sudah kecanduan dan kalah, dampaknya bisa ke mana-mana. Bisa memicu kriminalitas, merusak keluarga, bahkan menghancurkan masa depan anak muda,” katanya.

    Tantangan pemberantasan judi online di Kaltim tidak mudah mengingat luas wilayah provinsi dan terbatasnya jangkauan pemerintah dalam melakukan edukasi langsung ke masyarakat.

    “Wilayah Kaltim sangat luas. Pemerintah tidak mungkin bergerak sendiri menjangkau seluruh masyarakat,” ucap Faisal.

    Karena itu, Diskominfo Kaltim mulai mendorong keterlibatan komunitas, organisasi pemuda, hingga kelompok literasi untuk menjadi bagian dari gerakan edukasi digital di masyarakat.

    “Kami berharap komunitas dan anak-anak muda ikut turun langsung menyampaikan edukasi kepada lingkungannya masing-masing,” ujarnya.

    Sementara itu, Perwakilan Komunitas Samarinda Book PartynFitri, menyoroti banyaknya kelompok rentan seperti anak jalanan hingga masyarakat putus sekolah yang dinilai rawan terpapar judi online.

    Ia mempertanyakan strategi pemerintah dalam menjangkau kelompok masyarakat tersebut agar edukasi bahaya judi online tidak hanya menyasar kalangan tertentu.

    Menanggapi hal itu, Faisal mengakui pendekatan berbasis komunitas menjadi salah satu cara paling realistis dan efektif.

    “Materi akan lebih mudah diterima kalau disampaikan oleh sesama komunitas atau anak muda sendiri,” katanya.

    Ia juga mengkritik pola sosialisasi yang selama ini dinilai terlalu terpusat pada sekolah-sekolah besar dan kelompok tertentu, sementara masyarakat di wilayah pinggiran justru kurang tersentuh edukasi digital.

    “Kalau sosialisasi jangan hanya ke sekolah favorit. Daerah-daerah yang jauh juga harus disentuh,” tegasnya.

    Faisal juga turut mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kaltim menjelang pembangunan IKN. Perkembangan teknologi dan investasi besar di Kaltim harus diimbangi kesiapan masyarakat lokal agar tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri.

    Percepatan transformasi digital yang terjadi saat ini harus berjalan beriringan dengan penguatan literasi digital masyarakat agar teknologi tidak justru dimanfaatkan untuk aktivitas negatif.

    “Percepatan transformasi digital harus diimbangi percepatan literasi digital,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Kendaraan Mati KIR dan Pajak, Tak Bisa Beli Solar Subsidi

    Juli 21, 2026

    Kubar 19 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Curah Hujan Kaltim Tetap Rendah hingga Akhir Juli

    Juli 21, 2026

    Perpustakaan Samarinda Buka Donasi Buku dan Koleksi Lawas untuk Edukasi Generasi Muda

    Juli 21, 2026

    Penerangan hingga Sambungan Aspal Jembatan Mahakam Ulu Dibenahi, CCTV Segera Dipasang

    Juli 21, 2026

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Nur AjijahJuli 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga kini, pelanggaran Work From Home (WFH) yang ditemukan di Samarinda, masih sebatas…

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026

    SPM HIV Capai 99,8 Persen, Samarinda Jadi Lokus Supervisi Kemenkes

    Juli 21, 2026

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Juli 21, 2026
    1 2 3 … 3,230 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.