Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jelang Iduladha, DPKH Tekankan Sanitasi Ketat Hewan dan Daging Kurban demi Cegah Penyakit

    Mei 25, 2026

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Export Center Balikpapan Diresmikan, DPRD Kaltim Ingin Semua UMKM Terlibat
    DPRD Kaltim

    Export Center Balikpapan Diresmikan, DPRD Kaltim Ingin Semua UMKM Terlibat

    SittiBy SittiAgustus 3, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Balikpapan – Peresmian Export Center Balikpapan pada Jumat, 1 Agustus 2025, menjadi momentum penting bagi Kalimantan Timur dalam memperluas partisipasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor ekspor.

    Anggota DPRD Kaltim Nurhadi Saputra menegaskan bahwa pusat ekspor ini harus menjadi ruang terbuka bagi semua UMKM, bukan hanya pelaku besar.

    “UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Sudah saatnya mereka tidak hanya berjaya di pasar lokal, tetapi juga menembus pasar global,” ujar Nurhadi saat menghadiri peresmian.

    Sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim yang membidangi perekonomian, Nurhadi menyebutkan bahwa Export Center ini tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan menjadi ekosistem pembelajaran, pendampingan dan kolaborasi nyata untuk pelaku usaha rakyat.

    “Jangan ragu untuk bermimpi besar. Pasar dunia sedang menunggu produk unggulan dari Kalimantan Timur,” tegasnya dengan optimisme.

    Export Center Balikpapan hadir untuk mendampingi pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan ekspor, mulai dari pelatihan, konsultasi, hingga penguatan jejaring distribusi.

    Menurut Nurhadi, fasilitas ini harus dirancang untuk inklusif dan berkelanjutan, dengan membuka akses seluas-luasnya kepada pelaku usaha kecil yang selama ini minim pendampingan.

    “DPRD Kaltim siap mengawal agar kebijakan ekspor kita tidak eksklusif. Semua pelaku usaha, dari skala mikro hingga menengah, harus mendapat porsi yang adil,” katanya.

    Dalam pandangan Nurhadi, inklusivitas menjadi kunci agar ekonomi daerah tumbuh secara merata. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Export Center, institusi pendidikan, lembaga pelatihan vokasi, dan asosiasi UMKM untuk membentuk SDM ekspor yang kompeten dan adaptif terhadap standar global.

    “Export Center harus terhubung dengan kampus, pelatihan vokasi, dan pelaku usaha agar bisa mempercepat ekspor yang berbasis inovasi,” tambahnya.

    Selain itu, Nurhadi menyoroti pentingnya dukungan regulasi dan insentif yang berpihak pada UMKM, termasuk akses pembiayaan yang terjangkau dan efisiensi sistem logistik.

    “Kalau ingin ekspor kita naik kelas, maka pelaku usaha kecil juga harus naik kelas. Negara harus hadir membantu,” tegasnya lagi.

    Produk-produk lokal seperti olahan pangan, kerajinan tangan, dan komoditas unggulan daerah disebut Nurhadi sebagai aset yang belum tergarap maksimal. Ia mendorong agar pusat ekspor ini aktif melakukan riset pasar dan analisis tren agar pelaku UMKM mampu membaca peluang ekspor secara strategis.

    “Jangan hanya berharap pada sektor migas. Masa depan ekonomi Kaltim ada pada sektor non-migas, dan ekspor berbasis UMKM harus jadi andalan,” kata politisi muda itu.

    Ia juga mengingatkan bahwa penguatan sektor ekspor bukan hanya soal peningkatan volume, tetapi juga keberlanjutan produksi dan keberdayaan ekonomi rakyat.

    “Export Center ini harus jadi mesin akselerasi ekonomi kerakyatan. Bukan hanya etalase, tapi juga laboratorium inovasi ekspor,” tukasnya.

    Export Center Balikpapan Nurhadi Saputra UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Tindaklanjuti Temuan BPK, DPRD Kaltim Buka Peluang Bentuk Pansus LHP

    Mei 25, 2026

    Kadin Kaltim Tekankan Peran Strategis Dorong UMKM dan Kolaborasi Ekonomi

    Mei 2, 2026

    Kadin Samarinda Dorong Sinergi Pemerintah dan UMKM Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    Mei 2, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    CFN Dorong UMKM dan PAD, Viktor Yuan: Berpotensi Jadi Tradisi Kota

    April 24, 2026

    DPRD Samarinda Ingatkan Standar SPPG, Kualitas Program MBG Harus Diutamakan

    April 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jelang Iduladha, DPKH Tekankan Sanitasi Ketat Hewan dan Daging Kurban demi Cegah Penyakit

    R’syaMei 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Plh Kabid Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim Dyah…

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026

    Tindaklanjuti Temuan BPK, DPRD Kaltim Buka Peluang Bentuk Pansus LHP

    Mei 25, 2026

    DPRD Kaltim Matangkan Hak Angket, Hasanuddin Mas’ud Sebut Pansus Bisa Dibentuk

    Mei 25, 2026
    1 2 3 … 3,105 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.