Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026

    Kasus Pelecehan Tak Kunjung Reda, Disdikbud Kaltim Singgung Kegagalan Pengawasan Sekolah

    April 14, 2026

    DBH Sawit Samarinda Menurun, Bapenda Soroti Ketergantungan pada Kebijakan Pusat

    April 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Export Center Balikpapan Diresmikan, DPRD Kaltim Ingin Semua UMKM Terlibat
    DPRD Kaltim

    Export Center Balikpapan Diresmikan, DPRD Kaltim Ingin Semua UMKM Terlibat

    SittiBy SittiAgustus 3, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Balikpapan – Peresmian Export Center Balikpapan pada Jumat, 1 Agustus 2025, menjadi momentum penting bagi Kalimantan Timur dalam memperluas partisipasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor ekspor.

    Anggota DPRD Kaltim Nurhadi Saputra menegaskan bahwa pusat ekspor ini harus menjadi ruang terbuka bagi semua UMKM, bukan hanya pelaku besar.

    “UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Sudah saatnya mereka tidak hanya berjaya di pasar lokal, tetapi juga menembus pasar global,” ujar Nurhadi saat menghadiri peresmian.

    Sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim yang membidangi perekonomian, Nurhadi menyebutkan bahwa Export Center ini tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan menjadi ekosistem pembelajaran, pendampingan dan kolaborasi nyata untuk pelaku usaha rakyat.

    “Jangan ragu untuk bermimpi besar. Pasar dunia sedang menunggu produk unggulan dari Kalimantan Timur,” tegasnya dengan optimisme.

    Export Center Balikpapan hadir untuk mendampingi pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan ekspor, mulai dari pelatihan, konsultasi, hingga penguatan jejaring distribusi.

    Menurut Nurhadi, fasilitas ini harus dirancang untuk inklusif dan berkelanjutan, dengan membuka akses seluas-luasnya kepada pelaku usaha kecil yang selama ini minim pendampingan.

    “DPRD Kaltim siap mengawal agar kebijakan ekspor kita tidak eksklusif. Semua pelaku usaha, dari skala mikro hingga menengah, harus mendapat porsi yang adil,” katanya.

    Dalam pandangan Nurhadi, inklusivitas menjadi kunci agar ekonomi daerah tumbuh secara merata. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Export Center, institusi pendidikan, lembaga pelatihan vokasi, dan asosiasi UMKM untuk membentuk SDM ekspor yang kompeten dan adaptif terhadap standar global.

    “Export Center harus terhubung dengan kampus, pelatihan vokasi, dan pelaku usaha agar bisa mempercepat ekspor yang berbasis inovasi,” tambahnya.

    Selain itu, Nurhadi menyoroti pentingnya dukungan regulasi dan insentif yang berpihak pada UMKM, termasuk akses pembiayaan yang terjangkau dan efisiensi sistem logistik.

    “Kalau ingin ekspor kita naik kelas, maka pelaku usaha kecil juga harus naik kelas. Negara harus hadir membantu,” tegasnya lagi.

    Produk-produk lokal seperti olahan pangan, kerajinan tangan, dan komoditas unggulan daerah disebut Nurhadi sebagai aset yang belum tergarap maksimal. Ia mendorong agar pusat ekspor ini aktif melakukan riset pasar dan analisis tren agar pelaku UMKM mampu membaca peluang ekspor secara strategis.

    “Jangan hanya berharap pada sektor migas. Masa depan ekonomi Kaltim ada pada sektor non-migas, dan ekspor berbasis UMKM harus jadi andalan,” kata politisi muda itu.

    Ia juga mengingatkan bahwa penguatan sektor ekspor bukan hanya soal peningkatan volume, tetapi juga keberlanjutan produksi dan keberdayaan ekonomi rakyat.

    “Export Center ini harus jadi mesin akselerasi ekonomi kerakyatan. Bukan hanya etalase, tapi juga laboratorium inovasi ekspor,” tukasnya.

    Export Center Balikpapan Nurhadi Saputra UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    DPRD Samarinda Ingatkan Standar SPPG, Kualitas Program MBG Harus Diutamakan

    April 8, 2026

    Pemkot Samarinda Investigasi Kenaikan Harga Plastik, UMKM Diminta Gunakan Alternatif

    April 8, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Dorong UMKM dan Pola Pikir Masyarakat, Samri Tegas Harus Ada Perubahan Strategi Ekonomi

    Maret 25, 2026

    Taman Tanjong Dipadati Pengunjung pada Hari Ketiga Lebaran, Jadi Favorit Wisata Keluarga

    Maret 23, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    Ratu ArifanzaApril 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Romadhony Putra Pratama menyebutkan kunjungan kerja…

    Kasus Pelecehan Tak Kunjung Reda, Disdikbud Kaltim Singgung Kegagalan Pengawasan Sekolah

    April 14, 2026

    DBH Sawit Samarinda Menurun, Bapenda Soroti Ketergantungan pada Kebijakan Pusat

    April 14, 2026

    BEM Polnes Bongkar Persoalan Pendidikan Kaltim, Desak Sinkronisasi Kebijakan

    April 14, 2026

    Kuota Haji Samarinda Naik Signifikan, Kesra Siapkan Pembinaan dan Pemberangkatan

    April 14, 2026
    1 2 3 … 3,056 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.