Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pimpin Bapenda Kaltim, Dasmiah Bidik PAD dari Pajak Perusahaan hingga Alat Berat

    September 29, 2026

    Target 2.000 MBR, Gratispol Biaya Administrasi Rumah Kaltim Baru 214 Penerima

    September 28, 2026

    Anggaran Menyusut, Target Bedah Rumah Kaltim 2026 Turun Jadi 516 Unit

    September 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Export Center Balikpapan Diresmikan, DPRD Kaltim Ingin Semua UMKM Terlibat
    DPRD Kaltim

    Export Center Balikpapan Diresmikan, DPRD Kaltim Ingin Semua UMKM Terlibat

    AminahBy AminahAgustus 3, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Balikpapan – Peresmian Export Center Balikpapan pada Jumat, 1 Agustus 2025, menjadi momentum penting bagi Kalimantan Timur dalam memperluas partisipasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor ekspor.

    Anggota DPRD Kaltim Nurhadi Saputra menegaskan bahwa pusat ekspor ini harus menjadi ruang terbuka bagi semua UMKM, bukan hanya pelaku besar.

    “UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Sudah saatnya mereka tidak hanya berjaya di pasar lokal, tetapi juga menembus pasar global,” ujar Nurhadi saat menghadiri peresmian.

    Sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim yang membidangi perekonomian, Nurhadi menyebutkan bahwa Export Center ini tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan menjadi ekosistem pembelajaran, pendampingan dan kolaborasi nyata untuk pelaku usaha rakyat.

    “Jangan ragu untuk bermimpi besar. Pasar dunia sedang menunggu produk unggulan dari Kalimantan Timur,” tegasnya dengan optimisme.

    Export Center Balikpapan hadir untuk mendampingi pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan ekspor, mulai dari pelatihan, konsultasi, hingga penguatan jejaring distribusi.

    Menurut Nurhadi, fasilitas ini harus dirancang untuk inklusif dan berkelanjutan, dengan membuka akses seluas-luasnya kepada pelaku usaha kecil yang selama ini minim pendampingan.

    “DPRD Kaltim siap mengawal agar kebijakan ekspor kita tidak eksklusif. Semua pelaku usaha, dari skala mikro hingga menengah, harus mendapat porsi yang adil,” katanya.

    Dalam pandangan Nurhadi, inklusivitas menjadi kunci agar ekonomi daerah tumbuh secara merata. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Export Center, institusi pendidikan, lembaga pelatihan vokasi, dan asosiasi UMKM untuk membentuk SDM ekspor yang kompeten dan adaptif terhadap standar global.

    “Export Center harus terhubung dengan kampus, pelatihan vokasi, dan pelaku usaha agar bisa mempercepat ekspor yang berbasis inovasi,” tambahnya.

    Selain itu, Nurhadi menyoroti pentingnya dukungan regulasi dan insentif yang berpihak pada UMKM, termasuk akses pembiayaan yang terjangkau dan efisiensi sistem logistik.

    “Kalau ingin ekspor kita naik kelas, maka pelaku usaha kecil juga harus naik kelas. Negara harus hadir membantu,” tegasnya lagi.

    Produk-produk lokal seperti olahan pangan, kerajinan tangan, dan komoditas unggulan daerah disebut Nurhadi sebagai aset yang belum tergarap maksimal. Ia mendorong agar pusat ekspor ini aktif melakukan riset pasar dan analisis tren agar pelaku UMKM mampu membaca peluang ekspor secara strategis.

    “Jangan hanya berharap pada sektor migas. Masa depan ekonomi Kaltim ada pada sektor non-migas, dan ekspor berbasis UMKM harus jadi andalan,” kata politisi muda itu.

    Ia juga mengingatkan bahwa penguatan sektor ekspor bukan hanya soal peningkatan volume, tetapi juga keberlanjutan produksi dan keberdayaan ekonomi rakyat.

    “Export Center ini harus jadi mesin akselerasi ekonomi kerakyatan. Bukan hanya etalase, tapi juga laboratorium inovasi ekspor,” tukasnya.

    Export Center Balikpapan Nurhadi Saputra UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    137 UMKM Penyintas Dapat KEMAS, Pertamina Siapkan Pemetaan Pasokan LPG 3 Kg

    September 16, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Festival Pesona Nusantara Buka Ruang Promosi bagi 60 UMKM Lokal

    Juni 28, 2026

    Kadin Kaltim Imbau Perusahaan Besar hingga UMKM Isi Data Sensus dengan Jujur

    Juni 26, 2026

    Buka Akses ke Retail Modern, DPRD Usulkan Batas Modal UMKM Naik Jadi Rp50 Juta

    Juni 25, 2026

    Penerbangan Internasional Buka Peluang Ekspor bagi UMKM Kaltim

    Juni 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pimpin Bapenda Kaltim, Dasmiah Bidik PAD dari Pajak Perusahaan hingga Alat Berat

    AminahSeptember 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tantangan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kalimantan Timur (Kaltim) kini berada di…

    Target 2.000 MBR, Gratispol Biaya Administrasi Rumah Kaltim Baru 214 Penerima

    September 28, 2026

    Anggaran Menyusut, Target Bedah Rumah Kaltim 2026 Turun Jadi 516 Unit

    September 28, 2026

    Enam Pejabat Strategis Pemprov Kaltim Dirotasi, Ini Posisi Barunya

    September 28, 2026

    Realisasi Fisik Pembangunan Kaltim Masih 57 Persen Hingga Akhir September

    September 28, 2026
    1 2 3 … 3,367 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.