Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kutim Tetap Genjot Kualitas Guru di Tengah Efisiensi Anggaran

    September 4, 2026

    ISPU Tembus Level Berbahaya, Anak Sekolah di Kaltim Disarankan Belajar dari Rumah

    September 4, 2026

    Dua Penghargaan Kemendagri Bawa Rp1,5 Miliar dan 250 Unit BSPS untuk Samarinda

    September 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Dua Kali Banjir Sebulan, Wali Kota Samarinda Minta Kritik Disertai Solusi
    Pemkot Samarinda

    Dua Kali Banjir Sebulan, Wali Kota Samarinda Minta Kritik Disertai Solusi

    AminahBy AminahMei 31, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dalam satu bulan, dua banjir besar merendam Kota Samarinda. Bencana terjadi pada 12 Mei dan berulang pada 27 Mei 2025. Total 36 titik dilaporkan terdampak, disertai insiden longsor, pohon tumbang, dan korban jiwa.

    Menanggapi situasi tersebut, Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan banjir tidak bisa dilihat dari satu penyebab semata. Ia menjelaskan, persoalan ini melibatkan banyak faktor, mulai dari kebijakan tata ruang hingga perilaku warga.

    “Kalau soal banjir, ini variabelnya banyak sekali. Bukan cuma di Samarinda, beberapa kabupaten dan kota sekitar juga mengalami banjir. Tapi memang yang selalu ramai dibicarakan ya Samarinda. Kita nikmati saja karena mungkin Samarinda ini menarik perhatian banyak pihak,” ujarnya usai mengikuti Gerakan Ketinting di Sungai Karang Mumus pada Sabtu, 31 Mei 2025.

    Andi menilai, penanganan banjir di Samarinda sudah berjalan sesuai rencana teknis yang disusun. Ia menyebut kondisi kota selama tiga tahun terakhir relatif aman dari banjir besar. Anomali cuaca yang terjadi belakangan ini dinilainya tidak serta merta menunjukkan bahwa program yang ada gagal.

    “Selama hampir tiga tahun terakhir ini kita relatif aman. Sekarang ada anomali, lalu dikatakan program tidak berhasil, ya tidak bisa disimpulkan seperti itu. Program teknis kami jalan terus, dan kami yakin arahnya sudah tepat,” tegasnya.

    Ia juga mengajak para pengamat maupun warga yang aktif menyuarakan kritik untuk tidak hanya menyampaikan penilaian, tetapi juga ikut memberi masukan yang konstruktif.

    “Terima kasih untuk semua yang aktif mengamati dan mengkritik Samarinda. Tapi akan lebih baik kalau juga menyampaikan solusi. Pemerintah terbuka terhadap saran, termasuk saran teknis. Kalau bisa terlibat secara konstruktif, itu jauh lebih bagus,” tambah Andi.

    Selain persoalan teknis, ia juga menyoroti pentingnya konsistensi kebijakan lingkungan. Menurutnya, meski saluran air dan parit dibersihkan, sedimentasi dari aktivitas tambang dan pengupasan lahan di sekitar kota akan tetap memberi beban tambahan jika tidak dibarengi regulasi yang mendukung.

    “Kita jangan lupa, ada kebijakan lingkungan yang juga harus mendukung. Kalau parit kita bersihkan tapi aktivitas tambang dan pengupasan lahan tetap berjalan, maka sedimentasi akan terus datang,” ujarnya.

    Andi juga menyinggung persoalan sampah yang masih menjadi penyumbang utama penyumbatan saluran air.

    “Kalau parit tersumbat, itu juga akibat kebiasaan kita membuang sampah sembarangan. Ini soal pengendalian diri. Kita harus kelola sampah sendiri, kalau tidak, dampaknya bukan hanya pada kita, tapi pada banyak orang,” jelasnya.

    Ia menutup pernyataan dengan mengajak warga untuk ikut dalam kerja nyata, bukan sekadar menyuarakan keluhan di media sosial.

    “Daripada saling menyalahkan, lebih baik kita ikut terlibat langsung. Seperti saat gotong royong, kerja bakti. Jangan hanya ramai di media sosial, saat aksi nyata malah tidak muncul. Partisipasi seperti itu lebih bermakna. Kami tidak akan lelah dan tidak akan menyerah mengurus masalah banjir di Samarinda,” tutupnya.

    Andi Harun Banjir Banjir samarinda Gerakan Ketinting Pemkot Samarinda Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Dua Penghargaan Kemendagri Bawa Rp1,5 Miliar dan 250 Unit BSPS untuk Samarinda

    September 4, 2026

    Pemkot Satukan Data Proyek Pembangunan dalam Satu Sistem Digital

    September 4, 2026

    Andi Harun Soroti Temuan BPK Berulang, Dorong Sistem APBD Terintegrasi

    September 3, 2026

    Bukan Sekadar Penghargaan, Andi Harun Ingin ASN Award Bentuk Budaya Kinerja

    September 3, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan BTT Rp2,5 Miliar untuk Tangani Dampak Kekeringan

    September 2, 2026

    Wawali Dorong Pelatihan Vokasi Jadi Alternatif Pendidikan bagi Pemuda

    September 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kutim Tetap Genjot Kualitas Guru di Tengah Efisiensi Anggaran

    R’syaSeptember 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Budiman Tahir, akademisi sekaligus Widyaiswara bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) mengapresiasi…

    ISPU Tembus Level Berbahaya, Anak Sekolah di Kaltim Disarankan Belajar dari Rumah

    September 4, 2026

    Dua Penghargaan Kemendagri Bawa Rp1,5 Miliar dan 250 Unit BSPS untuk Samarinda

    September 4, 2026

    Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Samarinda Siapkan Pembelajaran Daring

    September 4, 2026

    Pemkot Satukan Data Proyek Pembangunan dalam Satu Sistem Digital

    September 4, 2026
    1 2 3 … 3,320 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.