Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026

    Open Turnamen Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Masa Depan

    Juni 13, 2026

    Tak Lagi Soal Kesepian, Anak Muda Justru Nyaman Habiskan Waktu Sendiri

    Juni 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»DPRD Samarinda Kritik Wacana Penutupan Prodi, Soroti Ketimpangan SDM dan Dunia Kerja
    Politik

    DPRD Samarinda Kritik Wacana Penutupan Prodi, Soroti Ketimpangan SDM dan Dunia Kerja

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 29, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Saat menilai wacana penutupan prodi (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Anhar menilai, wacana penutupan sejumlah program studi, khususnya bidang keguruan, perlu dikaji secara mendalam dan tidak bisa diberlakukan secara menyeluruh.

    Ia menegaskan kondisi kebutuhan tenaga kerja di setiap daerah berbeda, termasuk di Kalimantan Timur (Kaltim) yang masih mengalami kekurangan tenaga pengajar di beberapa bidang.

    “Jangan sampai kebijakan nasional tidak mempertimbangkan kondisi daerah. Kita masih kekurangan guru di beberapa bidang,” ujarnya, Rabu 29 April 2026.

    Menurut Anhar, kebutuhan tenaga pengajar seperti matematika, bahasa Inggris, dan bidang tertentu lainnya masih belum terpenuhi secara optimal di Samarinda.

    Ia juga menyoroti fakta banyak tenaga pengajar di daerah justru berasal dari luar, karena keterbatasan kompetensi lulusan lokal.

    “Ini bukan soal lokal atau luar, tapi soal kompetensi. Kalau kebutuhan tidak ada, ya pasti ambil dari luar,” jelasnya.

    Lebih jauh ia menilai persoalan utama bukan hanya pada jumlah lulusan, tetapi ketidaksesuaian antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.

    Hal ini juga berdampak pada tingginya angka pengangguran di Samarinda, meskipun pertumbuhan ekonomi daerah cukup baik.

    Anhar mencontohkan berbagai proyek pembangunan di Samarinda masih banyak menggunakan tenaga kerja dari luar daerah, karena keterampilan yang dibutuhkan tidak tersedia secara lokal.

    “Anggaran besar tapi tenaga kerja kita tidak terserap maksimal. Ini yang harus jadi evaluasi,” tegasnya.

    Ia menilai dunia pendidikan khususnya sekolah kejuruan dan perguruan tinggi, harus lebih adaptif dengan kebutuhan pasar kerja.

    “Harus ada sinkronisasi. Jurusan yang dibuka harus sesuai dengan kebutuhan industri di daerah,” katanya.

    Selain itu, indikator kesejahteraan masyarakat, di mana masih banyak warga yang masuk kategori prasejahtera, salah satunya tercermin dari tingginya jumlah penerima bantuan BPJS PBI.

    Menurutnya, hal tersebut menjadi sinyal bahwa pembangunan ekonomi belum sepenuhnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    “Pertumbuhan ekonomi ada, tapi pemerataan dan penyerapan tenaga kerja belum maksimal,” pungkasnya.

    Anhar Keguruan Program studi SDM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Targetkan Kursi yang Lepas, Demokrat Gandeng Tokoh Daerah Perkuat Barisan

    Juni 13, 2026

    Demokrat Siapkan Konsolidasi Menuju 2029, Bambang Soepriyadi Berpeluang Pimpin Kaltim

    Juni 13, 2026

    Gelombang Pensiun dan Efisiensi Anggaran, Sekolah di PPU Hadapi Tantangan Berat

    Juni 12, 2026

    PDIP Tak Goyah Meski Paripurna Batal, Hak Angket Tetap Didorong

    Juni 12, 2026

    Tingkat Kepuasan Presiden Capai 68,2 Persen, Publik Nilai Kinerja Prabowo-Gibran Positif

    Juni 12, 2026

    Golkar Tegas Tolak Hak Angket, Usulan terhadap Gubernur Kaltim Masih Prematur

    Juni 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    SittiJuni 13, 2026

    Insitkaltim, Samarinda – Setelah hampir sembilan tahun tidak tampil dalam agenda publik terbuka, mantan Bupati Kutai…

    Open Turnamen Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Masa Depan

    Juni 13, 2026

    Tak Lagi Soal Kesepian, Anak Muda Justru Nyaman Habiskan Waktu Sendiri

    Juni 13, 2026

    80 Persen Warga Kaltim Terhubung Internet, Penyebaran Hoaks Kian Masif

    Juni 13, 2026

    Ririn Optimistis Maratua Jazz 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata dan PAD Berau

    Juni 13, 2026
    1 2 3 … 3,143 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.