Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Andi Harun Dorong Pilkada Samarinda Tanpa Politik Uang, Utamakan Kualitas dan Integritas

    Agustus 8, 2026

    Bukan Sekadar Upacara, Anak Muda Samarinda Maknai Kemerdekaan Lewat Kebebasan Memilih dan Berkarya

    Agustus 8, 2026

    75 Pekerja Mal Lembuswana Mendadak Di-PHK, Upah 18 Hari Kerja Belum Dibayar

    Agustus 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»DPRD Samarinda Dorong Penguatan Posyandu untuk Capai Target Penurunan Stunting
    Samarinda

    DPRD Samarinda Dorong Penguatan Posyandu untuk Capai Target Penurunan Stunting

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 29, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Riska Wahyuningsih saat memberikan keterangan kepada awak media. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya percepatan penurunan stunting di Kota Samarinda terus didorong melalui sinergi lintas sektor, termasuk dukungan legislatif. Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Riska Wahyuningsih, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Percepatan Aksi Bangda dan Gerakan Intervensi Stunting Serentak.

    Kegiatan tersebut digelar pada Rabu, 29 April 2026, bertempat di Gedung PKK Kota Samarinda, Jalan Mayor Jenderal S. Parman No. 1A, Kecamatan Samarinda Ulu.

    Dalam keterangannya, Riska menyebutkan, capaian penanganan stunting di Samarinda saat ini masih belum sepenuhnya memenuhi target yang ditetapkan. Berdasarkan pemaparan dalam rapat, masih terdapat sejumlah kecamatan yang belum mencapai indikator yang diharapkan.

    “Kegiatan hari ini tentang pengendalian stunting, di mana Samarinda targetnya masih belum tercapai. Ada beberapa kecamatan yang capaiannya belum sesuai harapan,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, secara regional Kalimantan Timur (Kaltim) juga tengah menjalankan program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), yang turut melibatkan Kota Samarinda. Meski demikian, menurutnya, kekurangan capaian yang tersisa tidak terlalu besar dan masih optimistis dapat dikejar dalam waktu dekat.

    “Untuk keseluruhan Kaltim juga tergabung dalam GENTING. Samarinda sendiri tinggal kurang sedikit lagi, insyaallah targetnya bisa tercapai tahun ini,” tambahnya.

    Terkait pengawasan terhadap kecamatan dengan cakupan penimbangan balita yang masih rendah, Riska menegaskan bahwa langkah konkret akan segera dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Mulai dari tingkat kecamatan hingga RT akan digerakkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

    “Pengawasan dilakukan langsung oleh kecamatan, camat turun langsung. Dari kecamatan menggerakkan kelurahan, lalu ke RT, termasuk melibatkan Dasawisma dan TP-PKK,” jelasnya.

    Ia juga mengungkapkan mulai akhir April ini, kegiatan Posyandu akan digelar secara serentak, dengan pendataan lanjutan dimulai pada Mei 2026 guna memastikan intervensi berjalan optimal.

    Sebagai bentuk dukungan dari DPRD, Riska menyampaikan bahwa dirinya turut mengalokasikan pokok pikiran (pokir) untuk menunjang program penanganan stunting. Di antaranya melalui pembangunan fasilitas Posyandu serta penyediaan alat ukur dan alat timbang di tingkat kelurahan.

    “Saya membantu melalui pokir tahun 2026, membangun tiga Posyandu dan pengadaan alat ukur serta alat timbang untuk 59 kelurahan sesuai kebutuhan,” ungkapnya.

    Pembangunan Posyandu tersebut direncanakan berada di beberapa wilayah, di antaranya Samarinda Utara dan Sambutan, guna memperkuat layanan kesehatan dasar bagi masyarakat.

    Riska berharap, dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat, angka stunting di Kota Samarinda dapat ditekan hingga tuntas.

    “Harapannya stunting di Samarinda bisa habis, terhapus,” tegasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    Juli 19, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    Juli 17, 2026

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    Juli 15, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Andi Harun Dorong Pilkada Samarinda Tanpa Politik Uang, Utamakan Kualitas dan Integritas

    Andika SaputraAgustus 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun mendorong pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang…

    Bukan Sekadar Upacara, Anak Muda Samarinda Maknai Kemerdekaan Lewat Kebebasan Memilih dan Berkarya

    Agustus 8, 2026

    75 Pekerja Mal Lembuswana Mendadak Di-PHK, Upah 18 Hari Kerja Belum Dibayar

    Agustus 8, 2026

    Demi Matangkan Regulasi, DPRD Samarinda Tambah Masa Kerja Pansus I

    Agustus 8, 2026

    Teras Samarinda Tahap II Ditarget Buka 1 September, Pemkot Siapkan Pengelolaan Kawasan

    Agustus 8, 2026
    1 2 3 … 3,266 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.