Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026

    Pemkot Samarinda Kejar 80 Persen Transaksi Pajak Berbasis Non Tunai

    Mei 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Politik»DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Lahan Kosong untuk Dukung Program MBG dan Ketahanan Pangan
    Politik

    DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Lahan Kosong untuk Dukung Program MBG dan Ketahanan Pangan

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 1, 2026Updated:April 1, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah saat menjelaskan terkait ketahanan pangan Kota Samarinda (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Helmi Abdullah, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung program nasional khususnya terkait ketahanan pangan dan pengembangan sumber daya lokal.

    Dalam penyampaiannya ia menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai akan berdampak besar terhadap kebutuhan pangan dalam jumlah besar setiap harinya.

    Program tersebut diperkirakan membutuhkan suplai hingga sekitar 285.000 porsi setiap hari, sehingga kesiapan daerah menjadi hal yang sangat krusial. Menurutnya, kebutuhan sebesar itu tidak bisa sepenuhnya bergantung pada pasokan dari pasar atau daerah lain.

    ”Kondisi saat ini di mana sejumlah kebutuhan pangan masih didatangkan dari luar daerah seperti dari Surabaya hingga ke wilayah lain. Ini menunjukkan kemandirian pangan daerah masih perlu diperkuat agar mampu menopang program berskala besar seperti MBG,” ungkapnya Rabu, 1 April 2026.

    Oleh karena itu, Helmi mendorong agar pemerintah daerah mulai memanfaatkan lahan-lahan kosong yang dimiliki untuk dikelola secara produktif. Lahan tersebut dapat diberdayakan dengan melibatkan masyarakat, sehingga mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.

    Ia juga menekankan bahwa pengelolaan lahan tersebut harus dilakukan secara profesional agar hasil yang diperoleh benar-benar maksimal dan berkelanjutan.

    “Lahan-lahan kosong pemerintah itu harus dimanfaatkan dan diberi kemampuan kepada masyarakat untuk mengelolanya secara baik,” ujarnya.

    Selain itu, pentingnya integrasi dalam pembangunan sektor lain, seperti transportasi dan pendidikan. Transformasi transportasi perkotaan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan, agar mobilitas masyarakat dapat berjalan lebih efektif.

    Di sisi lain konsep sekolah terintegrasi juga dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan yang lebih terarah dan efisien.

    Helmi menilai berbagai program tersebut membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menegaskan bahwa kepala daerah memiliki peran penting dalam menerjemahkan program nasional agar dapat berjalan optimal di tingkat lokal.

    ”Melalui langkah itu dirharapkan pembangunan yang dilakukan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung program strategis nasional,” tutupnya.

    DPRD Helmi Abdullah MBG
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026

    Ledakan Proyek Besar di Samarinda Dinilai Belum Berdampak Signifikan pada Penurunan Angka Pengangguran

    Mei 22, 2026

    Revitalisasi Pasar Segiri Diusulkan Gunakan Skema BOT, DPRD Soroti Risiko Bebani APBD Samarinda

    Mei 22, 2026

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026

    Tarik Event Nasional ke Samarinda, DPRD Ingatkan Fasilitas Jangan Tertinggal

    Mei 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    R’syaMei 22, 2026

    Insitekaltim, Tangerang – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah mulai…

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026

    Pemkot Samarinda Kejar 80 Persen Transaksi Pajak Berbasis Non Tunai

    Mei 22, 2026

    Bapenda Samarinda Ingatkan ASN Jadi Garda Terdepan Edukasi BPHTB dan Layanan Pajak

    Mei 22, 2026

    Ledakan Proyek Besar di Samarinda Dinilai Belum Berdampak Signifikan pada Penurunan Angka Pengangguran

    Mei 22, 2026
    1 2 3 … 3,102 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.