Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026

    59 Cabor Dipastikan Bertanding di Porprov Kaltim 2026, Lima Digelar Mandiri

    September 14, 2026

    ABS Resmi Isi Kursi PAW DPRD Kaltim, Bawa Janji Berpihak kepada Rakyat

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Minta Keadilan DBH, Pusat Jangan Tutup Mata atas Kerusakan Kaltim
    DPRD Kaltim

    DPRD Minta Keadilan DBH, Pusat Jangan Tutup Mata atas Kerusakan Kaltim

    AminahBy AminahJuli 21, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah pusat diminta tidak menutup mata terhadap kerusakan lingkungan yang dialami Kalimantan Timur (Kaltim) akibat aktivitas tambang dan kehutanan. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono mendorong alokasi dana bagi hasil (DBH) yang lebih adil sebagai bentuk tanggung jawab atas beban ekologis yang ditanggung daerah penghasil.

    Perjuangan Kaltim untuk mendapatkan hak atas DBH dari Pajak Penggunaan Kawasan Hutan (PKH) dan Pajak Penjualan Hasil Tambang (PHT) masih berlangsung. Kaltim menjadi lumbung energi nasional, tetapi pembagian pendapatan belum sebanding dengan dampak kerusakan yang terjadi di lapangan.

    “Nah ini kan masih berjuang ya, khususnya Kalimantan, dan Kalimantan Timur termasuk PKH dan PHT yang sekarang masih terus diperjuangkan,” ujar Sapto saat ditemui di Samarinda, Sabtu 19 Juli 2025

    Menurutnya, kerusakan lingkungan, ekosistem, dan ekologi akibat kegiatan ekstraktif sebagian besar terjadi di Kalimantan Timur. Namun, sebagian besar pendapatan justru mengalir ke pusat. Daerah penghasil tetap memikul tanggung jawab pemulihan tanpa dukungan fiskal yang memadai.

    “Kerusakan lingkungannya di sini, tapi dananya dinikmati pusat. Ini tidak adil,” ucap politisi Partai Golkar itu.

    Sapto mendorong agar perjuangan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dalam menyuarakan DBH ke tingkat nasional didukung oleh seluruh elemen di daerah. Menurutnya, dukungan politik dari legislatif sangat penting agar tuntutan fiskal ini menjadi prioritas bersama.

    “Kalau hak ini diberikan secara proporsional, tentu APBD Kaltim akan lebih kuat. Kita bisa benahi pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dengan lebih maksimal,” tambahnya.

    Ia menyarankan agar Pemprov Kaltim terus memperkuat pendekatan strategis dan diplomasi fiskal dengan pemerintah pusat. Langkah ini penting agar isu DBH tidak berhenti pada retorika, tapi berlanjut menjadi kebijakan konkret yang menguntungkan daerah.

    Isu keadilan DBH kini menjadi perhatian banyak kepala daerah di Kalimantan. Ketimpangan antara kontribusi dan alokasi kembali ke daerah sering menjadi sorotan dalam berbagai forum nasional. Kaltim disebut sebagai salah satu provinsi dengan kontribusi besar, tapi masih menerima DBH yang belum sebanding.

    Gubernur Rudy Mas’ud dalam beberapa kesempatan juga menjadikan isu ini sebagai bagian dari agenda utama pemerintahannya. Perjuangan mendapatkan hak DBH bukan hanya soal anggaran, tetapi juga keadilan pembangunan dan pengakuan terhadap peran daerah dalam menopang ekonomi nasional.

    DPRD Kaltim berharap pemerintah pusat segera merespons tuntutan ini secara serius. DBH yang lebih adil diyakini mampu memperkuat fiskal daerah dan menjadi langkah konkret dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah penghasil.

    DBH PKH Sapto Setyo Pramono
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Pemerintah Pusat Nunggak Kurang Salur Dana Transfer sekitar Rp2 Triliun, Pemprov Kaltim Siapkan Audiensi ke Kemenkeu

    Agustus 3, 2026

    Meski APBD Tertekan, Gratispol Pendidikan Dipastikan Tetap Berjalan

    Agustus 2, 2026

    Pemangkasan DBH Bukti Ketidakadilan Fiskal bagi Kalimantan Timur

    Agustus 2, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    Ratu ArifanzaSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persediaan beras di Kalimantan Timur (Kaltim) masih berada pada level aman meski…

    59 Cabor Dipastikan Bertanding di Porprov Kaltim 2026, Lima Digelar Mandiri

    September 14, 2026

    ABS Resmi Isi Kursi PAW DPRD Kaltim, Bawa Janji Berpihak kepada Rakyat

    September 14, 2026

    Karhutla di Lahan Gambut Tak Cukup Dipadamkan dari Permukaan

    September 14, 2026

    Warga Resah Pemadaman Listrik Bergilir Kembali Terjadi di Samarinda

    September 14, 2026
    1 2 3 … 3,340 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.