Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Perkuat Solidaritas Lewat Pesta Sekolah, Dana Capai Puluhan Juta

    Mei 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»DPRD Kritik Minimnya Lahan Parkir Pasar Basah Loktuan, Pemkot Diminta Fokus Perluasan
    DPRD Bontang

    DPRD Kritik Minimnya Lahan Parkir Pasar Basah Loktuan, Pemkot Diminta Fokus Perluasan

    SittiBy SittiOktober 5, 2024Updated:Oktober 5, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam
    Teks: Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bontang – Rencana pembangunan Pasar Basah di Loktuan mendapat kritik dari Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam. Lokasi pasar baru yang akan berdampingan dengan Pasar Taman Citra Mas Loktuan dianggap tidak memiliki lahan parkir yang memadai. Menurutnya, Pemkot Bontang terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan.

    “Saya kira pemerintah terlalu mendadak seperti ini. Apalagi lahan parkir minim. Sebelum membangun pasar baru, seharusnya dilakukan perluasan lahan lebih dulu,” ucap Andi Faizal belum lama ini.

    Politikus Partai Golkar itu menilai, sebelum memulai pembangunan Pemkot Bontang harus memikirkan aspek-aspek lain yang tidak kalah penting. Salah satunya adalah ketersediaan lahan yang memadai untuk parkir.

    Ia menyarankan agar dilakukan pembebasan lahan di sekitar pasar, baik milik warga maupun perusahaan, guna memastikan pengunjung pasar memiliki akses parkir yang layak.

    “Kalau mau membangun pasar, harus berbicara lahan dulu. Misalkan dengan melakukan pembebasan lahan yang ada di sekitar pasar,” jelasnya.

    Jika pembangunan tanpa mempertimbangkan fasilitas pendukung akan menjadi masalah di kemudian hari. Meski memberikan kritik, Andi Faizal mengakui niat Pemkot untuk memisahkan pasar basah dari pasar kering merupakan langkah yang baik untuk menata pedagang. Dengan adanya pemisahan ini, diharapkan ruang usaha di pasar menjadi lebih tertata dan terfokus.

    “Mungkin ini yang diterjemahkan pemerintah dengan membangun pasar basah untuk memisahkan pedagang pasar kering dan basah,” katanya.

    Namun, ia tetap mengingatkan agar Pemkot tidak hanya fokus pada membangun pasar baru, tetapi juga mengatasi persoalan-persoalan yang ada pada pasar lama. Menurutnya, Pasar Citra Mas Loktuan perlu kembali diramaikan agar menjadi pusat ekonomi warga seperti sebelumnya.

    “Harusnya yang dilakukan adalah, bagaimana caranya agar bisa kembali meramaikan pasar. Serta menjadi pasarnya pedagang lagi,” tambah Andi.

    Meskipun mengkritik beberapa aspek, Andi Faizal tetap mendukung upaya pemerintah untuk membangun pasar basah. Ia berharap pemkot dapat mendengarkan aspirasi masyarakat dan memperhatikan kelayakan fasilitas pendukung, sehingga pembangunan pasar tersebut benar-benar bermanfaat bagi pedagang dan warga.

    “Kami mendukung, tapi pemerintah juga harus mendengarkan aspirasi masyarakat. Tidak hanya sebatas membangun, kemudian pasar itu rampung. Tentu ini bukan sebuah solusi untuk ke depannya,” pungkasnya.

    Pasar Basah yang direncanakan akan memiliki 81 lapak, terdiri dari pedagang ayam, ikan, serta satu pedagang daging sapi. Pemkot Bontang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp939 juta melalui APBD Perubahan 2024 untuk pembangunan pasar tersebut.

    Andi Faisal Sofyan Hasdam DPRD Bontang Pasar Basah Loktuan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024

    Tutup Liga Bocah U12, Yassier Arafat Sebut Berbas Pantai Punya Potensi Besar

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Ratu ArifanzaMei 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Arah baru organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai…

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Perkuat Solidaritas Lewat Pesta Sekolah, Dana Capai Puluhan Juta

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan

    Mei 14, 2026
    1 2 3 … 3,094 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.