Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    September 27, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim Desak Pengusutan Tuntas Kasus Muara Kate
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim Desak Pengusutan Tuntas Kasus Muara Kate

    AminahBy AminahJuni 24, 2025Updated:Juni 24, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur Salehuddin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mendesak aparat penegak hukum segera menuntaskan kasus pembunuhan Rusel (60), warga Desa Muara Kate, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, yang terjadi pada 15 November 2024. Hingga kini, delapan bulan pascakejadian, pelaku masih belum terungkap dan masyarakat kian resah atas lambannya proses hukum tersebut.

    “Ini bukan perkara kecil. Nyawa orang melayang dan sudah delapan bulan belum ada kepastian. Kami mendesak aparat hukum bergerak lebih cepat,” kata Salehuddin, Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, saat diwawancarai pada Senin, 23 Juni 2025.

    Peristiwa berdarah itu terjadi saat Rusel dan rekannya, Ansouka (55), tengah tidur di pos penjagaan sebuah rumah dua lantai yang dijadikan pusat pengawasan warga terhadap aktivitas tambang. Rusel tewas di tempat akibat luka bacok, sementara Ansouka mengalami luka serius. Belum ada satu pun tersangka yang ditetapkan.

    “Kami memahami ini wilayah sensitif karena menyangkut aktivitas perusahaan besar. Tapi jangan sampai ini justru jadi alasan pembiaran hukum,” tambah Salehuddin.

    Ia menyebut, kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke lokasi pada 14 Juni 2025 seharusnya menjadi momentum serius penegakan hukum. Kunjungan tersebut, menurutnya, tidak cukup hanya bersifat simbolik, tetapi mesti diikuti dengan tindakan konkret oleh kepolisian.

    “Warga butuh kepastian dan rasa aman. Jangan sampai mereka merasa dikhianati oleh lambannya negara dalam memberi perlindungan hukum,” ujarnya.

    Salehuddin juga menekankan, pengusutan kasus ini harus diiringi dengan pembenahan tata kelola wilayah tambang. Ia menyoroti banyaknya kendaraan operasional perusahaan yang menggunakan jalan negara tanpa pengawasan tonase.

    “Penggunaan jalan umum oleh truk tambang itu jadi sumber ketegangan warga. Selain merusak infrastruktur, kondisi ini juga jadi latar belakang konflik sosial. Pemerintah harus tegas,” jelasnya.

    Sebagai solusi jangka pendek, Salehuddin mendukung kebijakan pembatasan waktu operasi truk tambang yang diusulkan Gubernur Kaltim. Namun ia menegaskan bahwa kebijakan permanen yang melarang hauling di jalan umum harus tetap menjadi target akhir.

    “Sif malam bisa jadi solusi sementara, tapi arahnya tetap. Nol hauling di jalan umum. Warga tidak boleh terus-menerus jadi korban,” pungkasnya.

    DPRD Kaltim Kasus Muara Kate Salehuddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    Ratu ArifanzaSeptember 27, 2026

    Insitekaltim, Kukar – Perjalanan darat dari Samarinda menuju Bontang atau sebaliknya kerap membutuhkan tempat untuk…

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026
    1 2 3 … 3,366 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.