Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    Juli 21, 2026

    Kendaraan Mati KIR dan Pajak, Tak Bisa Beli Solar Subsidi

    Juli 21, 2026

    Kubar 19 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Curah Hujan Kaltim Tetap Rendah hingga Akhir Juli

    Juli 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim Desak Pengusutan Tuntas Kasus Muara Kate
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim Desak Pengusutan Tuntas Kasus Muara Kate

    SittiBy SittiJuni 24, 2025Updated:Juni 24, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur Salehuddin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mendesak aparat penegak hukum segera menuntaskan kasus pembunuhan Rusel (60), warga Desa Muara Kate, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, yang terjadi pada 15 November 2024. Hingga kini, delapan bulan pascakejadian, pelaku masih belum terungkap dan masyarakat kian resah atas lambannya proses hukum tersebut.

    “Ini bukan perkara kecil. Nyawa orang melayang dan sudah delapan bulan belum ada kepastian. Kami mendesak aparat hukum bergerak lebih cepat,” kata Salehuddin, Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, saat diwawancarai pada Senin, 23 Juni 2025.

    Peristiwa berdarah itu terjadi saat Rusel dan rekannya, Ansouka (55), tengah tidur di pos penjagaan sebuah rumah dua lantai yang dijadikan pusat pengawasan warga terhadap aktivitas tambang. Rusel tewas di tempat akibat luka bacok, sementara Ansouka mengalami luka serius. Belum ada satu pun tersangka yang ditetapkan.

    “Kami memahami ini wilayah sensitif karena menyangkut aktivitas perusahaan besar. Tapi jangan sampai ini justru jadi alasan pembiaran hukum,” tambah Salehuddin.

    Ia menyebut, kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke lokasi pada 14 Juni 2025 seharusnya menjadi momentum serius penegakan hukum. Kunjungan tersebut, menurutnya, tidak cukup hanya bersifat simbolik, tetapi mesti diikuti dengan tindakan konkret oleh kepolisian.

    “Warga butuh kepastian dan rasa aman. Jangan sampai mereka merasa dikhianati oleh lambannya negara dalam memberi perlindungan hukum,” ujarnya.

    Salehuddin juga menekankan, pengusutan kasus ini harus diiringi dengan pembenahan tata kelola wilayah tambang. Ia menyoroti banyaknya kendaraan operasional perusahaan yang menggunakan jalan negara tanpa pengawasan tonase.

    “Penggunaan jalan umum oleh truk tambang itu jadi sumber ketegangan warga. Selain merusak infrastruktur, kondisi ini juga jadi latar belakang konflik sosial. Pemerintah harus tegas,” jelasnya.

    Sebagai solusi jangka pendek, Salehuddin mendukung kebijakan pembatasan waktu operasi truk tambang yang diusulkan Gubernur Kaltim. Namun ia menegaskan bahwa kebijakan permanen yang melarang hauling di jalan umum harus tetap menjadi target akhir.

    “Sif malam bisa jadi solusi sementara, tapi arahnya tetap. Nol hauling di jalan umum. Warga tidak boleh terus-menerus jadi korban,” pungkasnya.

    DPRD Kaltim Kasus Muara Kate Salehuddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    Juli 21, 2026

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    Juli 20, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    Juli 20, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    Juli 18, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    Juli 9, 2026

    Aturan Pusat Kaku, Fraksi PDI-P Kaltim Protes Daerah Dilarang Adakan Pupuk dan Alsintan

    Juli 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    SittiJuli 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah derasnya eksploitasi batu bara dan sumber daya alam Kalimantan Timur…

    Kendaraan Mati KIR dan Pajak, Tak Bisa Beli Solar Subsidi

    Juli 21, 2026

    Kubar 19 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Curah Hujan Kaltim Tetap Rendah hingga Akhir Juli

    Juli 21, 2026

    Perpustakaan Samarinda Buka Donasi Buku dan Koleksi Lawas untuk Edukasi Generasi Muda

    Juli 21, 2026

    Penerangan hingga Sambungan Aspal Jembatan Mahakam Ulu Dibenahi, CCTV Segera Dipasang

    Juli 21, 2026
    1 2 3 … 3,229 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.