Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Enam Raperda Di Luar Jalur Disepakati, DPRD dan Pemkot Samarinda Kejar Target Satu Tahun

    Mei 14, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Badko HMI Kaltim-Kaltara Kecewa, Pemprov Absen di Seminar Pembangunan

    Mei 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim Desak Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Lingkungan Usai Banjir Samarinda
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim Desak Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Lingkungan Usai Banjir Samarinda

    MartinusBy MartinusMei 24, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kota Samarinda baru-baru ini memantik keprihatinan mendalam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur.

    Peristiwa ini dinilai bukan semata akibat cuaca ekstrem, melainkan sebagai bukti kegagalan pengelolaan tata ruang dan lingkungan hidup yang selama ini belum tertangani secara menyeluruh dan berkelanjutan.

    Hujan deras yang mengguyur ibu kota Provinsi Kalimantan Timur pada Senin, 12 Mei 2025 memicu banjir di berbagai kawasan. Kecamatan Loa Janan Ilir tercatat sebagai salah satu wilayah terdampak paling parah. Puluhan rumah warga terendam selama berhari-hari, bahkan akses utama seperti Jalan HM Rifadin sempat lumpuh akibat tingginya genangan dan kemacetan parah yang tak terhindarkan.

    Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Darlis Pattalongi mengungkapkan bahwa peristiwa banjir ini harus dilihat lebih dalam, bukan hanya sebagai akibat dari curah hujan yang tinggi. Ia menyatakan bahwa kejadian tersebut mencerminkan lemahnya sistem tata kelola kota yang seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

    “Ini bukan lagi soal cuaca semata. Ini adalah cermin dari persoalan yang dibiarkan berlarut-larut. Setiap musim hujan, Samarinda selalu menjadi langganan banjir. Ini adalah peringatan keras bagi kita semua bahwa pendekatan saat ini sudah tidak relevan lagi,” ujar Darlis kepada awak media pada Jumat, 23 Mei 2025.

    Menurutnya, sebagai ibu kota provinsi, Samarinda seharusnya tampil sebagai model penanganan bencana yang progresif. Namun, realitas di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.

    Darlis menyebut bahwa kelemahan utama terletak pada perencanaan dan pengawasan yang tidak konsisten, serta kebijakan pembangunan yang mengabaikan daya dukung lingkungan.

    Ia menyoroti perlunya penataan ulang tata ruang kota yang lebih berpihak pada kelestarian lingkungan. Peningkatan kapasitas saluran drainase, perlindungan kawasan resapan air, serta penindakan tegas terhadap praktik pertambangan yang merusak ekosistem, menjadi poin-poin penting yang menurutnya harus segera diwujudkan.

    “Kita tidak bisa terus-menerus mengandalkan bantuan darurat. Pemerintah harus mengubah pendekatan. Penanganan banjir harus dilakukan secara sistematis, mulai dari kawasan hulu hingga hilir, dengan langkah yang strategis dan terintegrasi,” tegasnya.

    Meski Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda telah melakukan upaya evakuasi dan distribusi bantuan, kondisi warga yang terdampak masih belum stabil. Banyak keluarga masih bertahan di rumah-rumah yang terendam air, tanpa kepastian mengenai kapan situasi akan kembali normal.

    Menurut Darlis, akar persoalan terletak pada minimnya komitmen politik yang kuat untuk melakukan pembenahan. Selama tidak ada keseriusan dalam membangun sistem perlindungan lingkungan yang kokoh, maka banjir akan menjadi bagian tak terpisahkan dari wajah kota ini.

    “Kalau kita terus diam dan hanya sibuk saat bencana datang, maka Samarinda akan dikenal bukan karena keberhasilannya, tetapi karena banjirnya yang tak kunjung usai. Ini seharusnya menjadi alarm yang menggugah semua pihak,” pungkas Darlis dengan nada prihatin.

    Banjir Darlis Pattalongi DPRD Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    Aliansi Masyarakat Kaltim Desak DPRD Segera Gunakan Hak Angket, Soroti Dugaan KKN

    April 30, 2026

    Soroti Pernyataan Gubernur, Afif Harun Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka

    April 25, 2026

    Tak Temui Massa Aksi, Gubernur Kaltim Pilih Dialog Tertutup Demi Keamanan dan Substansi

    April 23, 2026

    Proses PAW DPRD Kaltim Bergulir, NasDem Pastikan Dokumen Sudah Lengkap

    April 23, 2026

    Aliansi Masyarakat Kaltim Kritik Kebijakan Pemprov, Soroti Dugaan Dinasti Politik

    April 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Enam Raperda Di Luar Jalur Disepakati, DPRD dan Pemkot Samarinda Kejar Target Satu Tahun

    Ratu ArifanzaMei 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Kota Samarinda bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi menyepakati enam Rancangan…

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Badko HMI Kaltim-Kaltara Kecewa, Pemprov Absen di Seminar Pembangunan

    Mei 13, 2026

    Saat Ekonomi Lesu, Kadin Kukar Pilih Gas Kolaborasi: Dari Logistik hingga Pariwisata

    Mei 13, 2026

    Soroti Legalitas hingga Dugaan Nepotisme, Advokat Kaltim Siap Gugat TAGUPP ke PTUN

    Mei 12, 2026
    1 2 3 … 3,092 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.