Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Balai Kota Samarinda Masih Jadi Magnet Warga yang Gemar Jogging

    July 29, 2026

    DP3A Kaltim Kemas HAN dengan Layanan Edukasi dan Kesehatan Gratis

    July 29, 2026

    Dinsos Kaltim Bangun Budaya Siaga Bencana Sejak Bangku Sekolah

    July 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim Bentuk Tiga Pansus, Optimalkan CSR dan PPM Demi Dongkrak PAD
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim Bentuk Tiga Pansus, Optimalkan CSR dan PPM Demi Dongkrak PAD

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaDecember 15, 2025Updated:February 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) membahas pembentukan tiga panitia khusus (pansus) serta penyampaian laporan hasil kerja Komisi II DPRD Kaltim.

    Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menjelaskan, tiga pansus yang dibentuk masing-masing membahas rencana kerja DPRD tahun 2027, panitia khusus Corporate Social Responsibility (CSR), serta pansus pokok-pokok pikiran DPRD. Selain itu, rapat paripurna juga mendengarkan laporan hasil kerja Komisi II.

    “Paripurna ke-49 ini membahas pembentukan tiga pansus dan satu laporan hasil kerja Komisi II, yakni pansus rencana kerja 2027, pansus CSR, serta pansus pokok-pokok pikiran DPRD,” ujar Hasanuddin usai rapat paripurna ke-49 di Kantor DPRD Kaltim Jalan Teuku Umar Kota Samarinda pada Senin, 15 Desember 2025.

    Ia menegaskan, pembentukan pansus CSR menjadi perhatian serius DPRD Kaltim. Pasalnya, pelaksanaan CSR dan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di Kaltim dinilai belum berjalan maksimal, terutama dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.

    “CSR ini sifatnya wajib tetapi selama ini kita lihat pelaksanaannya belum optimal dan manfaatnya belum terlalu dirasakan masyarakat. Padahal jumlah perusahaan di Kaltim sangat banyak,” katanya.

    Hasanuddin menyebutkan, pansus CSR akan bekerja selama kurang lebih tiga bulan ke depan untuk mendalami persoalan tersebut.

    Ia berharap pansus mampu melahirkan rekomendasi konkret agar CSR dan PPM benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata.

    “Kita sudah memiliki perda yang mengatur bahwa persentase tertentu dari keuntungan bersih perusahaan harus dikembalikan kepada masyarakat melalui CSR. Jika ini dijalankan dengan baik, PAD Kaltim bisa meningkat hingga tiga kali lipat dari kondisi saat ini,” tegasnya.

    Menurutnya, sektor-sektor besar seperti perkebunan kelapa sawit, pertambangan, serta minyak dan gas memiliki potensi kontribusi CSR yang sangat besar. Jika pengelolaannya dikawal secara serius, nilai manfaat yang dirasakan masyarakat Kaltim bisa mencapai triliunan rupiah.

    “Terutama sektor sawit, tambang, dan migas. Itu harus benar-benar kembali ke masyarakat dalam bentuk CSR. Kalau pansus ini dikawal bersama, insyaallah akan menghasilkan PAD yang signifikan,” ujarnya.

    Terkait tingkat kepatuhan perusahaan, Hasanuddin mengaku belum dapat memastikan persentase perusahaan yang telah menjalankan kewajiban CSR sesuai aturan. Hal tersebut akan menjadi fokus utama pansus, termasuk menelusuri pihak-pihak yang selama ini ditunjuk mengelola program CSR.

    Selain aspek ekonomi, pansus CSR juga akan menaruh perhatian pada dampak lingkungan, termasuk isu deforestasi. Pihaknya berkomitmen memastikan pembangunan dan investasi berjalan seimbang tanpa mengorbankan lingkungan dan masyarakat.

    “Kita tidak ingin pembangunan justru merusak lingkungan. Pengalaman daerah lain harus menjadi pelajaran. Jika lingkungan rusak, masyarakat yang paling dirugikan,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    May 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    March 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    March 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    March 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    March 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    March 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Balai Kota Samarinda Masih Jadi Magnet Warga yang Gemar Jogging

    R’syaJuly 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Langit yang mulai berwarna jingga menjadi penanda dimulainya aktivitas lain di kawasan…

    DP3A Kaltim Kemas HAN dengan Layanan Edukasi dan Kesehatan Gratis

    July 29, 2026

    Dinsos Kaltim Bangun Budaya Siaga Bencana Sejak Bangku Sekolah

    July 29, 2026

    Tekan Inflasi, BPS Minta Penguatan Komoditas Lokal Harus Berkelanjutan

    July 29, 2026

    Anak-anak Kian Jarang Bergerak, Dispora Sebut Budaya Olahraga Masyarakat Kaltim Masih Rendah

    July 29, 2026
    1 2 3 … 3,246 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.