Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Juni 23, 2026

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»DPRD Bontang Minta Keluhan Guru Honorer Diteruskan ke Disdik Kaltim
    DPRD Bontang

    DPRD Bontang Minta Keluhan Guru Honorer Diteruskan ke Disdik Kaltim

    SeliBy SeliSeptember 6, 2021Updated:September 6, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris saat memimpin RDP di Sekretariat DPRD Kota Bontang, Senin (6/9/2021).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Agus Haris meminta kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang untuk meneruskan atau mengkomunikasikan keluhan para guru honorer terkait seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru kepada wali kota dan Disdik Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

    Suasana RDP Pimpinan DPRD Bontang, Komisi I DPRD Bontang bersama forum guru honorer di Sekretariat DPRD, Senin (6/9/2021).

    Jadwal pelaksanaan seleksi PPPK jabatan fungsional guru akan dilakukan tiga tahap. Tahap pertama tanggal 13-17 September, tahap kedua 26-30 Oktober dan tahap ketiga 2-6 Desember 2021.

    “Kalau bisa guru honorer kita lolos semua pada tahap pertama, jadi tidak perlu ada tahap kedua dan ketiga,” kata Agus Haris saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan forum guru honorer Kota Bontang di Sekretariat DPRD Kota Bontang, Senin (6/9/2021)

    Dia menjelaskan, perwakilan dari forum guru honorer mengeluhkan nilai ambang batas seleksi PPPK untuk guru agama sebesar 325 poin. Oleh karena itu Disdik Bontang mengkomunikasikan hal ini kepada Disdik Provinsi Kaltim.

    “Disdik Bontang agar melakukan komunikasi kepada Disdik Provinsi Kaltim, kemudian diteruskan ke pusat terkait kondisi sebenarnya guru honorer di Kota Bontang,” terangnya.

    Menurutnya, dengan melonggarkan ketentuan seleksi PPPK guru. Akan membantu guru honorer yang sudah lama mengabdi di Kota Bontang. Jika tidak bisa menurunkan nilai ambang batas seleksi PPPK guru maka solusi lain Disdik bisa memberikan kisi-kisi soal seleksi kompetensi.

    Selain itu, ia juga meminta kepada Disdik Bontang untuk menjelaskan sedetail mungkin terkait keluhan guru honorer  kepada wali kota dan wakil wali kota. Sehingga kepala daerah dapat mengambil kebijakan sesuai dengan aturan yang berlaku.

    “Saya yakin wali kota dan wakil wali kota akan mendukung. Tinggal caranya seperti apa, nanti menunggu keputusannya,” tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024

    Tutup Liga Bocah U12, Yassier Arafat Sebut Berbas Pantai Punya Potensi Besar

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Nur AjijahJuni 23, 2026

    Insifekaltim, Samarinda – Geliat pembangunan yang semakin masif, termasuk dampak kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).…

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026
    1 2 3 … 3,166 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.