Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bonus Menanti, 70 Wartawan Samarinda Siap Berebut Prestasi di Porwada 2026

    November 3, 2026

    Inflasi Kaltim Oktober 2026 Capai 4,04 Persen, Transportasi dan Pangan Jadi Penyumbang

    November 3, 2026

    Karhutla di Samarinda Berulang, BPBD Tunggu Keputusan BNPB soal Water Bombing

    November 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»DPRD Bontang Desak OPD Perketat Perencanaan dan Pengawasan Proyek
    DPRD Bontang

    DPRD Bontang Desak OPD Perketat Perencanaan dan Pengawasan Proyek

    AminahBy AminahNovember 15, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi C DPRD Bontang Alfin Rausan Fikry.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Bontang – Ketua Komisi C DPRD Bontang Alfin Rausan Fikry meminta agar setiap organisasi perangkat daerah (OPD) memperbaiki perencanaan dan pengawasan proyek, khususnya dalam sektor pembangunan infrastruktur.

    Belum lama ini Alfin menyoroti sejumlah kendala di lapangan, termasuk proyek drainase yang dinilai kerap terkendala akibat lemahnya pengawasan dan pelaksanaan yang tidak sesuai perencanaan.

    Banyak kasus proyek yang mengalami perbaikan berulang karena lemahnya pengawasan sejak awal. Ia menyarankan agar konsultan perencana dan kontraktor selalu turun ke lapangan guna memastikan pelaksanaan proyek sesuai dengan anggaran yang telah dialokasikan.

    Masalah drainase menjadi salah satu contoh yang diangkat oleh Alfin sebagai bukti lemahnya pengawasan di lapangan. Ia melihat bahwa proyek drainase kerap kali tidak berjalan sesuai harapan, sehingga OPD hanya mengulang proyek yang sama setiap tahun.

    Hal ini, menurutnya, mengakibatkan anggaran yang seharusnya bisa dimanfaatkan lebih luas justru habis pada perbaikan berkala.

    “Ini yang saya maksud, konsultan perencana dan kontraktor harus betul-betul mengikuti anggaran yang telah direncanakan, jangan hanya bicara tanpa turun langsung ke lapangan,” ujar Alfin.

    Selain masalah drainase, Alfin menyoroti program bantuan seragam sekolah yang sering menghadapi kendala terkait ukuran seragam yang tidak sesuai dengan kebutuhan siswa. Seharusnya, masalah ini bisa dihindari jika OPD melakukan perencanaan yang lebih teliti.

    Alfin berharap perbaikan perencanaan dan pengawasan dapat meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran di Bontang. Jika tidak, lanjutnya, anggaran yang dialokasikan hanya akan habis untuk perbaikan berulang tanpa pembangunan baru yang berdampak nyata bagi masyarakat.

    “Saya minta perencanaan dan pengawasan ini diperketat, supaya anggaran kita betul-betul terserap dan bermanfaat bagi masyarakat Bontang,” tambahnya.

    Selain proyek fisik, Alfin juga menekankan perlunya pengawasan ketat dalam berbagai program di OPD lainnya agar setiap program bisa berjalan sesuai tujuan tanpa terkendala masalah teknis yang berulang. Ia mengharapkan pemerintah lebih serius dalam memperbaiki sistem pengawasan dan perencanaan agar anggaran yang tersedia benar-benar dimanfaatkan dengan efektif.

    Alfin Rausan Fikry DPRD Bontang infrastruktur bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024

    Tutup Liga Bocah U12, Yassier Arafat Sebut Berbas Pantai Punya Potensi Besar

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bonus Menanti, 70 Wartawan Samarinda Siap Berebut Prestasi di Porwada 2026

    AminahNovember 3, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 70 wartawan yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia…

    Inflasi Kaltim Oktober 2026 Capai 4,04 Persen, Transportasi dan Pangan Jadi Penyumbang

    November 3, 2026

    Karhutla di Samarinda Berulang, BPBD Tunggu Keputusan BNPB soal Water Bombing

    November 3, 2026

    Gubernur Kaltim Pastikan Pasokan Batu Bara dan Perbaikan Jalan di Kutai Timur

    November 3, 2026

    Delapan RT di Sempaja Barat Terima Hasil Pengadaan Barang dan Tanaman TOGA

    November 2, 2026
    1 2 3 … 3,424 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.