Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Juni 23, 2026

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Alihkan Rp 1,83 Miliar Untuk Penanganan Covid-19 Di Bontang
    Advertorial

    DPRD Alihkan Rp 1,83 Miliar Untuk Penanganan Covid-19 Di Bontang

    AdminBy AdminApril 23, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Emmi – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, akan mengalirkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020 sebesar Rp 1,83 miliar. Jumlah tersebut akan digunakan untuk penanganan Virus Corona Disease (Covid-19) di Kota Taman.

    Hal itu diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Bontang, H Rustam, Rabu (22/4/2020), usai rapat rekomendasi DPRD terhadap laporan keterangan penanggung jawaban (LKPJ), Walikota tahun anggaran 2019 di Comment Center, Bontang.

    “Kami sudah satu suara dengan anggota DPRD lainnya. Untuk APBD 2020 kita alihkan Rp 1,83 miliar lebih untuk penanganan Covid-19,” ucapnya.

    Ia menjelaskan, sebelumnya DPRD mengalokasikan sebesar Rp 65 miliar. Namun ada surat kedua dari kementerian, untuk merealisasi APBD yang telah ditetapkan.

    “Awalnya kita sudah sepakati Rp 65 miliar. Karena ada pergeseran dari perintah pusat. Akhirnya kita tembus di Rp 100 miliar ke atas, khusus untuk Covid-19. Kita juga tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir,” katanya.

    Rustam, menambahkan, ia bersama dengan delapan anggotanya, bisa menyelesaikan Pansus LKPJ tahun anggaran 2019 di tengah pandemi Covid-19 ini.

    “Kita tahu dengan kondisi Covid-19 ini, dengan semangat yang dimiliki oleh tim. Akhirnya, kami berhasil menyelesaikan tepat dengan aturan yang berlaku, yaitu 30 hari kerja dan sesuai dengan undang-undang yang mengatur tentang pihak Walikota. Bilamana hari ini kami tidak melakukan paripurna. Maka secara tidak langsung DPRD tidak memberi pesanan rekomendasi kepada pemerintah daerah,” terangnya saat dijumpai usai rapat.

    Ia sangat mengapresiasi pemerintah Kota Bontang dalam penyerapan anggaran, terkait penyelenggara pemerintahan tahun anggaran 2019.

    “Alhamdulillah berkat semangat dari teman-teman semua. Kajian yang dilakukan terkait penganggaran tahun 2019, diketahui bahwa APBD tahun 2019 pemerintah Kota Bontang mendapatkan WTP (wajar tanpa pengecualian,Red.),” ungkapnya.

    Lanjutnya, serapan anggaran 2019 mencapai 90 persen. Artinya pemerintah sangat objektif dalam melaksanakan penganggaran melalui dinas terkait.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026

    Terbentur Anggaran, Kelanjutan Mega Proyek Samarinda Diusulkan Masuk APBN 2027

    Juni 23, 2026

    Ambisi Politik Menguat, Ketua DPC PDIP Samarinda Siap Tarung di Pilwali hingga Pilgub

    Juni 23, 2026

    DPRD Samarinda Warning Pemkot: Cari PAD Baru, Jangan Jadikan Warga Sasaran Beban Tambahan

    Juni 22, 2026

    Efisiensi Anggaran Tak Boleh Korbankan Rakyat, DPRD Samarinda Kawal APBD Pro-Masyarakat

    Juni 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Nur AjijahJuni 23, 2026

    Insifekaltim, Samarinda – Geliat pembangunan yang semakin masif, termasuk dampak kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).…

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026
    1 2 3 … 3,166 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.