Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pengguna Narkoba Bukan Sekadar Dipenjara, Tapi Harus Direhabilitasi

    Juni 30, 2026

    Rudy Mas’ud Sambut Kembalinya Rita Widyasari ke Golkar, Status Kader Disebut Tetap Aktif

    Juni 29, 2026

    Bursa Transfer Jadi Panggung Kedua Sepak Bola, Drama di Luar Lapangan Tak Kalah Sengit

    Juni 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Dorong Kemandirian Fiskal, Gubernur Kaltim Ajak Bapenda Perkuat Strategi Optimalisasi PAD
    Diskominfo Kaltim

    Dorong Kemandirian Fiskal, Gubernur Kaltim Ajak Bapenda Perkuat Strategi Optimalisasi PAD

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaFebruari 12, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud didampingi Sekda Sri Wahyuni saat menghadiri kegiatan (Ist/Humas Pemprov Kaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bali – Penurunan dana transfer dari pemerintah pusat menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sumber pendapatan sendiri. Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) wilayah Indonesia Tengah dan Timur di Bali, Kamis, 12 Februari 2026.

    Dalam forum tersebut, Rudy Mas’ud menekankan, kemandirian fiskal bukan lagi pilihan melainkan keharusan. Menurutnya, daerah harus mampu bertahan dan berkembang melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    “Ketergantungan terhadap dana transfer ke daerah harus mulai dikurangi. PAD harus menjadi tulang punggung pembiayaan pembangunan,” ujarnya.

    Sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Rudy mengungkapkan, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kaltim 2026 mengalami penurunan cukup tajam.

    Dari sebelumnya Rp21,7 triliun pada 2025, kini turun menjadi Rp15,15 triliun akibat pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD). Situasi ini, menuntut langkah adaptif dan terukur agar pembangunan tetap berjalan.

    Dari sisi capaian, target PAD Kaltim tahun 2025 sebesar Rp10,03 triliun dengan realisasi Rp9,33 triliun atau sekitar 93 persen. Melalui FGD ini, ia mendorong adanya penyelarasan data antardaerah sekaligus penggalian potensi pajak dan retribusi yang belum tergarap optimal.

    Rudy menyebut sejumlah sektor strategis yang masih dapat dimaksimalkan, seperti pertambangan migas, mineral dan batu bara, kehutanan, hingga perkebunan.

    Selain itu, instrumen pendapatan baru juga perlu diperkuat, di antaranya perdagangan karbon, Pajak Air Permukaan, Pajak Alat Berat, serta Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

    Terkait PBBKB, ia mengingatkan kembali skema pembagian hasil sebesar 70 persen untuk kabupaten/kota dan 30 persen untuk provinsi. Ia juga mendorong peran aktif perusahaan daerah sebagai salah satu motor peningkatan pendapatan.

    Rudy berharap forum ini tidak sekadar menjadi ajang diskusi, tetapi melahirkan rekomendasi konkret yang bisa diterapkan di masing-masing daerah.

    Ia juga meminta Bapenda aktif mengikuti forum-forum strategis serta memberikan masukan teknis kepada kepala daerah dalam upaya optimalisasi PAD.

    “FGD ini harus menghasilkan langkah strategis yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat kemandirian fiskal, khususnya di wilayah Indonesia Tengah dan Timur,” tegasnya.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Direktur Eksekutif APPSI Ismiati, Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Setdaprov Kaltim Siti Sugiyanti, Plt Kepala Bapenda Kaltim Bambang Erryanto, serta para Kepala Bapenda provinsi di wilayah Indonesia Tengah dan Timur.

     

    FGD Gubernur Kaltim PAD PBBKB Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Sambut Kembalinya Rita Widyasari ke Golkar, Status Kader Disebut Tetap Aktif

    Juni 29, 2026

    Rudy Mas’ud Pastikan Pelantikan Pejabat Berlanjut Juli, Jabatan Kosong Segera Terisi

    Juni 29, 2026

    Empat Desa di Kubar Masih Terisolasi, Pemprov Kaltim Akan Rampungkan Tahun Ini

    Juni 26, 2026

    BPS Kaltim Kerahkan 3.085 Petugas Sensus Ekonomi, Kejujuran Data Warga Jadi Kunci

    Juni 26, 2026

    DPRD Tolak Keras Pemangkasan Anggaran, Bantuan Pakan dan Bibit Ikan Terancam Terhenti

    Juni 25, 2026

    Canangkan Desa Cantik di PPU, Harum Dorong Pembangunan Berbasis Data

    Juni 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pengguna Narkoba Bukan Sekadar Dipenjara, Tapi Harus Direhabilitasi

    SittiJuni 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Jaya Mualimin, mengatakan, penanganan penyalahguna narkoba di…

    Rudy Mas’ud Sambut Kembalinya Rita Widyasari ke Golkar, Status Kader Disebut Tetap Aktif

    Juni 29, 2026

    Bursa Transfer Jadi Panggung Kedua Sepak Bola, Drama di Luar Lapangan Tak Kalah Sengit

    Juni 29, 2026

    Jabat Kadiskominfo, Ririn Sari Dewi Bertukar Posisi Dengan Faisal, Kini Pimpin Dispar

    Juni 29, 2026

    Blasting PT PSB Disorot, Warga Keluhkan Debu Ganggu Kesehatan Anak hingga Air Hujan

    Juni 29, 2026
    1 2 3 … 3,180 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.