Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kompetisi Bola Tangan Jadi Ujian Kemampuan Atlet Samarinda Jelang Porprov VIII

    Agustus 26, 2026

    Perda Transportasi Samarinda Berlakukan Sanksi Parkir Sembarangan hingga Rp3 Juta

    Agustus 26, 2026

    Belajar Riset Dengan Kuliah, Mahasiswi Polnes Teliti Fasilitas dan Kepuasan Wisatawan

    Agustus 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Dokter RSUD IA Moeis Disanksi Usai Komentar Viral Kepada Pasien BPJS di Media Sosial
    Kesehatan

    Dokter RSUD IA Moeis Disanksi Usai Komentar Viral Kepada Pasien BPJS di Media Sosial

    IraBy IraAgustus 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: RSUD IA Moeis Kota Samarinda (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dokter RSUD IA Moeis yang menanggapi unggahan seorang pasien BPJS di media sosial, yang mengaku harus menunggu hingga delapan jam untuk mendapatkan ruang rawat inap.

    Unggahan dengan kalimat yang dinilai tidak pantas, oleh pihak manajemen Rumah Sakit memutuskan, mengistirahatkan sementara dokter tersebut selama dua hingga tiga hari sambil menunggu proses lebih lanjut.

    Direktur RSUD IA Moeis Samarinda, dr. Osa Rafshodia mengatakan, pihak rumah sakit telah memanggil dokter yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan internal.

    “Jadi salah satu dokter yang bekerja di rumah sakit, kemarin sudah kami panggil dan sudah kami jalankan sesuai peraturan perundang-undangan. Yang bersangkutan juga sudah menyampaikan permohonan maaf kepada rumah sakit,” kata Osa dikonfirmasi media, di RSUD IA Moeis, Rabu, 5 Agustus 2026.

    “Sekarang diistirahatkan dulu, sekitar dua sampai tiga hari. Kami juga sudah melaporkan persoalan ini kepada Inspektorat Daerah” tegasnya.

    Osa menegaskan, peristiwa yang menjadi sorotan publik itu tidak terjadi di lingkungan RSUD IA Moeis.

    Menurutnya, dokter tersebut hanya memberikan komentar pada unggahan media sosial milik orang lain.

    “Kejadiannya bukan di rumah sakit kami. Dokter ini hanya berkomentar di media sosial. Saya juga tidak tahu secara detail rumah sakit mana yang dimaksud,” jelasnya.

    Terkait kemungkinan sanksi lanjutan, termasuk pemberhentian, Osa mengatakan, keputusan akan diambil setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan.

    “Kita lihat nanti,” ucapnya.

    Ia menjelaskan dokter tersebut berstatus sebagai pegawai BLUD dan telah bertugas di RSUD IA Moeis sekitar satu tahun.

    Selama ini, kata Osa, yang bersangkutan dikenal memiliki kinerja baik, khususnya dalam pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

    “Sejauh ini kinerjanya cukup baik, responsif di UGD. Salah satu dokter yang kita andalkan,” katanya.

    Osa juga menyebut, berdasarkan catatan manajemen, dokter tersebut belum pernah melakukan pelanggaran serupa sebelumnya.

    “Setahu saya belum pernah. Ini baru pertama kali,” tuturnya.

    Manajemen RSUD IA Moeis menegaskan, proses penanganan terhadap dokter yang bersangkutan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku, sembari menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

    Informasi yang beredar juga menyebut pasien tersebut, telah meninggal dunia.

     

    BPJS Kesehatan dr Osa Rafshodia RSUD IA Moeis
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Kasus ISPA Kaltim Tembus 216 Ribu

    Agustus 23, 2026

    Festival Merah Putih Kaltim Sediakan CKG, Warga Untuk Periksa Kesehatan Dasar

    Agustus 22, 2026

    Cuaca Panas Mengintai, Dinkes Samarinda Ingatkan Warga Waspadai Heatstroke

    Agustus 20, 2026

    Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin

    Agustus 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kompetisi Bola Tangan Jadi Ujian Kemampuan Atlet Samarinda Jelang Porprov VIII

    Ratu ArifanzaAgustus 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kompetisi olahraga dinilai menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet, karena memberikan…

    Perda Transportasi Samarinda Berlakukan Sanksi Parkir Sembarangan hingga Rp3 Juta

    Agustus 26, 2026

    Belajar Riset Dengan Kuliah, Mahasiswi Polnes Teliti Fasilitas dan Kepuasan Wisatawan

    Agustus 26, 2026

    UMKM Kaltim Raup Rp1,14 Miliar di KKI 2026, Empat Produk Tembus Pasar Internasional

    Agustus 25, 2026

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026
    1 2 3 … 3,298 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.