Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Masuk Bursa Pilwali Samarinda 2029, Andi Satya: Golkar Banyak Kader Potensial

    August 5, 2026

    Overkapasitas, Lapas Baru Bayur Disiapkan Tampung 2.000 Narapidana

    August 5, 2026

    Dokter RSUD IA Moeis Disanksi Usai Komentar Viral Kepada Pasien BPJS di Media Sosial

    August 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Dokter RSUD IA Moeis Disanksi Usai Komentar Viral Kepada Pasien BPJS di Media Sosial
    Kesehatan

    Dokter RSUD IA Moeis Disanksi Usai Komentar Viral Kepada Pasien BPJS di Media Sosial

    Nur AjijahBy Nur AjijahAugust 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: RSUD IA Moeis Kota Samarinda (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dokter RSUD IA Moeis yang menanggapi unggahan seorang pasien BPJS di media sosial, yang mengaku harus menunggu hingga delapan jam untuk mendapatkan ruang rawat inap.

    Unggahan dengan kalimat yang dinilai tidak pantas, oleh pihak manajemen Rumah Sakit memutuskan, mengistirahatkan sementara dokter tersebut selama dua hingga tiga hari sambil menunggu proses lebih lanjut.

    Direktur RSUD IA Moeis Samarinda, dr. Osa Rafshodia mengatakan, pihak rumah sakit telah memanggil dokter yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan internal.

    “Jadi salah satu dokter yang bekerja di rumah sakit, kemarin sudah kami panggil dan sudah kami jalankan sesuai peraturan perundang-undangan. Yang bersangkutan juga sudah menyampaikan permohonan maaf kepada rumah sakit,” kata Osa dikonfirmasi media, di RSUD IA Moeis, Rabu, 5 Agustus 2026.

    “Sekarang diistirahatkan dulu, sekitar dua sampai tiga hari. Kami juga sudah melaporkan persoalan ini kepada Inspektorat Daerah” tegasnya.

    Osa menegaskan, peristiwa yang menjadi sorotan publik itu tidak terjadi di lingkungan RSUD IA Moeis.

    Menurutnya, dokter tersebut hanya memberikan komentar pada unggahan media sosial milik orang lain.

    “Kejadiannya bukan di rumah sakit kami. Dokter ini hanya berkomentar di media sosial. Saya juga tidak tahu secara detail rumah sakit mana yang dimaksud,” jelasnya.

    Terkait kemungkinan sanksi lanjutan, termasuk pemberhentian, Osa mengatakan, keputusan akan diambil setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan.

    “Kita lihat nanti,” ucapnya.

    Ia menjelaskan dokter tersebut berstatus sebagai pegawai BLUD dan telah bertugas di RSUD IA Moeis sekitar satu tahun.

    Selama ini, kata Osa, yang bersangkutan dikenal memiliki kinerja baik, khususnya dalam pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

    “Sejauh ini kinerjanya cukup baik, responsif di UGD. Salah satu dokter yang kita andalkan,” katanya.

    Osa juga menyebut, berdasarkan catatan manajemen, dokter tersebut belum pernah melakukan pelanggaran serupa sebelumnya.

    “Setahu saya belum pernah. Ini baru pertama kali,” tuturnya.

    Manajemen RSUD IA Moeis menegaskan, proses penanganan terhadap dokter yang bersangkutan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku, sembari menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

    Informasi yang beredar juga menyebut pasien tersebut, telah meninggal dunia.

     

    BPJS Kesehatan dr Osa Rafshodia RSUD IA Moeis
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Pemkot Samarinda Ambil Alih, Pembiayaan 51 Ribu Peserta BPJS PBI

    August 4, 2026

    Masuk Lapas, CKG Warga Binaan Jalani Skrining TBC dan Pemeriksaan Kesehatan

    August 3, 2026

    Rencana Pembangunan RSUD Baru Kutai Barat, Mulai 2027 Serap Anggaran Capai Rp297 Miliar

    August 2, 2026

    Cara Sederhana Menikmati Air Putih dengan Rasa yang Lebih Segar, Infused Water Jadi Pilihan

    August 1, 2026

    Hipertensi Masih Jadi Penyakit Terbanyak di Samarinda, Capai 53.972 Kasus dalam Enam Bulan

    July 31, 2026

    Warga Diminta Segera Melapor Bila Muncul Riwayat Pemeriksaan Tak Dikenal di Satu Sehat

    July 31, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    You must be logged in to post a comment.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Masuk Bursa Pilwali Samarinda 2029, Andi Satya: Golkar Banyak Kader Potensial

    Nur AjijahAugust 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Masih terlalu prematur jika bicara pemilihan wali kota di tahun 2026. Saat…

    Overkapasitas, Lapas Baru Bayur Disiapkan Tampung 2.000 Narapidana

    August 5, 2026

    Dokter RSUD IA Moeis Disanksi Usai Komentar Viral Kepada Pasien BPJS di Media Sosial

    August 5, 2026

    Optimistis AMDK Samaqua Dongkrak Ekonomi Daerah

    August 5, 2026

    Dikukuhkan 11 Agustus, FKUB Samarinda Siapkan Program Sekolah Kerukunan

    August 5, 2026
    1 2 3 … 3,260 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.